Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jabar Phinera Wijaya. (Foto : Dok Humas DPRD Jabar)
KAB. BANDUNG BARAT, FORMASNEWS.COM- Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Phinera Wijaya mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan dalam memanfaatkan asset Pengelola Pendapatan Daerah (P3D) yang merupakan milik Pemerintah Provinsi Jabar, dinilai kurang maksimal.
“Kondisi itu, terlihat dari banyaknya kantor P3D yang kurang dalam memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke kas daerah Provinsi Jabar,” ujarnya saat melakukan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu, (10/11/21).
Dikatakan Phinera, Komisi III DPRD Provinsi Jabar mencatat ada sekitara 34 kantor P3D yang luas dan strategis. Namun, tidak maksimal dalam mengais PAD. Padahal, dengan lahan yang harus dimaksimalkan dan bisa di manfaatan asetnya untuk mendongkrak PAD.
“Saya menyayangkan, banyak kantor P3D yang luas dan strategis namun kurang diolah dengan baik. Padahal kantor itu, ada 34 kantor P3D di seluruh Jabar, asetnya bisa dimanfaatkan untuk potensi pendapatan yang lebih baik,” tuturnya.
Lebih lanjut Phinera menyatakah, Kantor P3D rata-rata mengalami kendala dalam menertibkan Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU). Untuk itu Pemprov Jabar harus dicari solusinya agar masyarakat dapat membayar pajak tepat waktu dan sesuai.
“Kalau saya lihat Kantor P3D, selalu terjebak dengan permasalah KTMDU, makanya disitu kita, harus bisa mencari permasalahanya dimana dan P3D harus bisa mencari solusi yang baik agar masyarakat mau membayar pajak,” tambahnya.
Karena program digitalisasi dalam hal pembayaran pajak menjadi yang tepat untuk dikembangkan, karena dengan adanya digitalisasi membuat masyarakat mudah untuk membayar pajak.
“Program digitalisasi dalam pengelolaan, pajak kendaraan bermotor perlu diperhatikan dan dikembangkan karena digitalisasi. Pasalnya, akan membuat program pembayaran pajak menjadi lebih gampang,” katanya.
Untuk itu dalam hal ini pihaknya berharap, Kantor P3D di Jawa Barat dapat mengoptimalkan program digitalisasi terutama dalam hal pembayaran pajak. Karena, dengan begitu sedikit demi sedikit permasalahan yang ada dapat terselesaikan sehingga pemasukan dalam PAD Provinsi Jabar akan meningkat.
“Kami dari Komisi III DPRD Jabar, sangat berharap, semua kantor P3D bisa membuat program digitalisasi yang maksimal sehingga permasalahan di kantor P3D bisa terselesaikan. Selain itu juga, pendapatan dari P3 D bisa menjadi lebih baik sehingga PAD jawa Barat meningkat,” tegasnya. (Rls/Yat)
BRI Gandeng Gereja di Bandung Salurkan Ratusan Paket Sembako bagi Masyarakat Rentan
BRI Perkuat Sinergi dengan Lapas Banjar Lewat Bantuan Ambulans Program TJSL
BRI dan TNI Perkuat Kolaborasi Sosial Lewat Renovasi Masjid Annur di Kodim 0605 Subang
BRI Genjot Pembiayaan Properti dan Otomotif Lewat Consumer Expo 2026 di Bandung
Cashback hingga Kartu Debit FC Barcelona Jadi Magnet BRI di Indomaret Fun Bike 2026
BRI Perkuat Digitalisasi Transaksi Merchant di Bandung Lewat Program Merchant Lucky Ride
Zakat Pekerja BRI Jadi Investasi SDM Jawa Barat, 556 Pelajar dan Mahasiswa Terima Beasiswa
BRI Ubah Pola Kurban Korporasi, Insan BRILian Bandung Sebar Hewan Kurban Langsung ke Kampung-Kampung
Dorong Lingkungan Bersih di Kawasan Pendidikan Militer, BRI Salurkan Armada Sampah ke Sesko AU
BRI Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah Rp200 Juta untuk Warga Antapani
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa