Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung, H. Aries Supriyatna, S.H., M.H., menghadiri acara Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Dinas Sosial Kota Bandung Tahun 2024, di Hotel Savoy Homann, Kamis (9/3/2023)./Foto: Dani.
BANDUNG, FORMASNEWS.COM- Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung, H. Aries Supriyatna, S.H., M.H., menghadiri acara Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Dinas Sosial Kota Bandung Tahun 2024, di Hotel Savoy Homann, Kamis (09/03/2023).
Acara ini turut dihadiri oleh Bappeda, Bapelitbang, Kepala Kantor Departemen Agama, Perwakilan dari Kapolres, Baznas, dan beberapa instansi terkait lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, H. Soni Bakhtiyar, S.Sos., M.Si., menuturkan lima isu strategis penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Di antaranya tingginya angka kemiskinan, adanya kemiskinan ekstrem, terdapat PPKS jalanan, penanganan ODGJ dan belum terintegrasinya penyelenggaraan rehabilitasi sosial, perlindungan sosial, jaminan sosial dan pemberdayaan sosial.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi D H. Aries Supriyatna, S.H., M.H., menyatakan bersyukur karena rencana kerja Dinas Sosial Kota Bandung merupakan implementasi dari Perda No.4 tahun 2020 tentang Penanggulangan Kemiskinan.
“Perda No.4 tahun 2020 menjadi blueprint rencana dari Dinas Sosial, dan saya bersyukur terlibat di dalam penyusunannya. Hari ini saya melihat bahwa apa yang diamanatkan dalam perda tersebut dijabarkan dengan detail bahkan dilengkapi,” ujarnya.
Aries pun menambahkan, ada 3 catatan penting yang menjadi sorotan baginya terkait pemaparan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial, yang pertama mengenai kemiskinan ekstrim, yang kedua terkait program bantuan sosial di mana Pemkot Bandung belum dilibatkan secara utuh, yang ketiga mengenai validitas data sistem pelayanan “satu pintu”.
Terakhir, Aries sangat mengapresiasi dan menghaturkan terimakasih kepada Kepala Dinas Sosial Kota Bandung beserta jajarannya atas penyusunan rencana kerja tahun 2024 dan mendoakan agar rencana tersebut cepat terealisasi.
“Mudah-mudahan apa yang direncanakan ini bisa terlaksana dan yang kita cita-citakan untuk penanggulangan kemiskinan dapat kita wujudkan dalam waktu dekat,” ujarnya. (Satria)
BRILink Melejit di Sukabumi, 4.658 Agen BRI Layani Transaksi Rp47,3 Triliun
Dominasi Sektor Perdagangan, Penyaluran KUR BRI Cibadak Tembus Rp107,8 Miliar
BRI Perkuat Peran Sosial Lewat TJSL, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Ciamis
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Layanan Safe Deposit Box BRI Bandung Jadi Pilihan Nasabah Lindungi Aset Berharga
Yayasan Bandung Cinta Damai Terima Ambulans dari BRI untuk Perkuat Layanan Sosial Kesehatan
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa