Kepala Disdik Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi. (Foto : Dok Bisnis Jabar).
BANDUNG, FORMASNEWS.COM- Kantor Cabang Dinas (KCD) yang merupakan kepanjang tanganan Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat. Pada tahun anggaran 2022, setiap KCD di wilayah Jawa Barat setidaknya akan mengelola anggaran senilai Rp 250 miliar.
Kepala Disdik Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan, pengelolaan anggaran sebesar itu, adalah sebagai konsekuensi dari kebijakan desentralisasi anggaran yang menjadi komitmen.
“Untuk tahun 2022 anggaran yang ada di Disdik Jabar, di desentralisasikan ke 13 KCD. Maka itu, nanti tahun anggara 2022 anggaran KCD bisa mengelola anggaran Rp. 250 miliar. Pembagian anggara itu, agar tidak bertumpuk di kantor Disdik Jabar,” ujar Dedi, saat Webinar yang dikutif FormasNews.com dari Beritadisdik.com, belum lama ini.
Dikatakan Dedi, kebijakan desentralisasi anggaran sebagian dilimpahkan ke KCD, merupakan salah satu upaya untuk melaksanakan program Inovasi Pendidikan Juara di Jawa Barat, sebagaiman harapan Gubernur Jabar dan semua pihak pemangku pendidikan di Jawa barat.
Secara umum, merujuk Jabar Juara Lahir Batin dengan Inovasi dan Kolaborasi, pihaknya sangat setuju inovasi di bidang pendidikan harus dilakukan. Pasalnya, kalau tidak segera dilaksanakan akan berjalan lambat.
“Dengan inovasi, misalnya harusnya selesai lima tahun. Tapi bisa, selesai dua tahun. Sehingga dengan demikian, harus di tingkatkann strateginya, aksesibilitas maupun mutu pendidikan. Bicara, soal aksesibilitas pendidikan, di Jawa Barat ada SMA, SMK, dan SLB, ada juga guru tenaga kependidikan,” tuturnya.
Lebih lanjut Dedi menyatakan, setelah melakukan analisis antara harapan dan kenyataan, dibutuhkan program inovasi pendidikan karakter berbasis agama dan budaya Jawa Barat. Program inovasi pendidikan karakter ini, adalah Inovasi Pendidikan Juara yang harus segera disiapkan.
“Secara garis besar, tiga program Inovasi Pendidikan Juara. Pertama sekolah juara, kedua revitalisasi dan integrasi, dan ketiga adalah Jabar Future Leader. Untuk Sekolah juara, ada cabang-cabang inovasi seperti saat pandemi Covid-19 kemarin kita bicara pinjam pakai gawai, kita memberikan kuota gratis, kita bicara bantuan pendidikan menengah universal bagi sekolah swasta,” jelas Dedi.
Terkait dengan revitalisasi dan integrasi, salah satunya adalah bagaimana caranya melakukan desentralisasi anggaran. Selain itu, masih dalam tataran revitalisasi dan integrasi, Dedi mencontohkan ada suatu daerah di Pangandaran yang membutuhkan SLB. Bila saja, menggunakan pola-pola lama, untuk mendirikan SLB membeli tanah dulu lalu membangun. Pola-pola, seperti itu dinilainya terlalu lama.
“Saya lakukan inovasi, ternyata di Cimerak ada SMK dengan bangunan yang luas. Ya sudah diintegrasi aja,” imbuhnya.
Bahkan ungkap Dedi, pihaknya tengah disupport beberapa daerah, seperti Sukabumi dan Kabupaten Bandung yang siap menyediakan tanah untuk sebuah sekolah menengah, bangunannya dianggarkan dari Disdik Jabar.
“Pola yang cepat, tanahnya milik pemerintah Kabupaten/kota, di situ ada SD. Nanti kita diberikan imbal lahan dari sana, lalu kita membangun sekolah SMA. Kita bangun sarana fasilitasnya. Nanti fasilitas sekolah SMA atau sekolah yang ada di kita bisa diintegrasi bisa dipakai untuk sekolah SD. Itulah hal-hal yang paling cepat kita lakukan,” katanya.
Lebih jauh Dedi menyatakan, terkait dengan Jabar Future Leader, kaitannya bagaimana memberikan perumahan bakti pada guru, juga memberikan beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa. Sebagaimana telah di programkan, akan memberikan bagi orang Jawa Barat kuliah di luar Jabar.
“Seperti kuliah, di UNDIP, UGM, Unair, dan ITS. Dalam hal ini, Disdik Jabar sudah menyimpukan dan mengngagendakan, inovasi, kolaborasi, dan desentralisasi terhadap para pelajar dan Mahasiswa harus segera dilakukan dengan cepat. Hal itu, agar mereka bisa berjalan aman dalam melaksanakan pendidikannya,” tegas Dedi. (Yat)
Ribuan Aset BRI Dibuka untuk Masyarakat, Gebyar Lelang 2026 Digelar Serentak
BRI Peduli Sentuh Akar Persoalan Stunting Lewat Perbaikan Hunian di Ciamis
Renovasi Rumah Jadi Langkah BRI Peduli Dukung Pencegahan Stunting di Indramayu
Dari Sekolah, BRI BO Sukabumi Dorong Pelajar Jadi Generasi Cerdas Finansial
BRI Region 9 Bandung Perkuat UMKM di Era AI, Dewi Hestiningrum Sari Raih Penghargaan
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa