Direktur Kepatuhan dan manajemen Resiko yang melaksanakan tugas sebagai direktur utama bank bjb, Agus Mulyana (Kanan) menemani Gubernur Jabar Ridwan kamil yang menyerahkan kunci mobil secara simbolis bus pariwisata kepada Walikota Sukabumi Achmad Fahmi saat peluncuran 13 Bus Pariwisata, tahun lalu. (Foto : Dok Humas bjb)
BANDUNG, FORMASNEWS.COM – Indonesia adalah Negeri 1001 pesona. Negeri ini masyhur dengan julukan Atlantis yang hilang. Entah siapa yang pertama kali mengatakannya. Namun, siapapun itu, sepertinya dia menyadari keindahan bentang alam dan panorama kultural budaya Nusantara. Keindahan, pariwisata Indonesia tidak diragukan lagi, sehingga tak heran banyak pelancong dari luar Negeri betah di Indonesia.
Untuk menunjang, sektor pariwisata di Indonesia pada umumnya dan khususnya di Jawa Barat, Pemerintah Jawa Barat, tentunya harus menyiapkan berbagai sarana prasana inspratruktur. Begitu juga, pemerintah pusat harus melakukan pembangunan yang sama. Seperti, pembangunan pembangkit listrik, jalan tol, bandara, pelabuhan, dan fasilitas lainnya untuk meningkatkan sektor pariwisa sebagai daya saing Indonesia dimata dunia.
Untuk mewujudkan target kunjungan 20 Juta wisman di tahun 2019, dalam sektor pariwisata. Pemerintah pusat, terus berkolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk lembaga-lembaga Bank yang ada di daerah untuk memberikan dukungan yang maksimal dalam pembangunan inspratruktur. Yaitu, lembaga bank bjb sebagai agen perubahan ikut terlibat dalam pengembangan sektor pariwisata daerah, khususnya di Provinsi Jawa Barat.
Peluncuran 13 Bus Pariwisata, tahun lalu. (Foto : Dok Humas bjb)
Dukungan itu, salah satunya adalah dalam pembiayaan kredit Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek kepada PT. Jasamarga Jalan layang Cikampek (JJC), sebesar Rp. 252 miliar sebagai fasilitas Kredit Investasi (KI) Sindikasi. Jalan tol layang yang didukung pembiayaanya oleh Bjb, sebagai jalur alternatif transportasi maupun distribusi arus barang dan jasa, baik yang menuju maupun keluar Jakarta dari Jawa Barat. Disamping itu juga, untuk memecah kemacetan di Tol Cipularang.
Adapun Jalan Tol Layang Jakarta – Cikampek yang sedang digarap, sekarang ini memiliki panjang sekitar 36 kilometer, membentang dari ruas Cikunir hingga Karawang Barat. Keberadan Tol ini juga diproyeksikan sebagai jalur wisata yang mampu memperlancar para pelancong dari Jakarta menuju Bandung yang selalu ramai setiap akhir pekan.
Dukungan, bank bjb dalam membiayai pembangunan infrastruktur bukan hanya jalan Tol layang Jakarta – Cikampek. Tapi bank bjb ikut mendukung pembangunan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dan airport link Tol Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Dalam proyek itu, bank bjb menjadi salah satu perbankan yang menyalurkan pembiayaan sindikasi berjangka waktu 15 tahun, sebesar Rp.751,4 miliar dari total Rp.8,889 triliun kepada Lintas Marga Sedaya. Secara detail, sindikasi Rp.711,4 miliar dialokasikan untuk tranche A dan Rp.39,9 miliar untuk tranche B.
Untuk itu, dengan adanya dukungan pembangunan inspratruktur dari bank bjb, keberadaan Bandara Kertajati diharapkan bisa membuka akses pariwisata baru di Jabar selatan dan Timur yang meliputi, kawasan Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan (Ciayumajakuning) yang selama ini belum tergarap secara serius.
Dari segi program, bank bjb rutin menjadi sponsor West Java Marathon yang merupakan salah satu ajang kontes lari terbesar di Jabar. Kontes lari yang juga mengampanyekan sport tourism ini sering menjadi para pelari dan pelancong internasional untuk mengasah kemampuan sekaligus memanjakan diri dengan pesona pariwisata Jabar.
Selain itu juga, dalam kiprahnya yang baru dilakukan bank bjb telah meluncurkan 13 unit bus wisata untuk digunakan di berbagai daerah di Jabar. Bus wisata ini diperuntukkan bagi wisatawan untuk mengelilingi kota sehingga wisatawan bisa lebih mudah mengetahui, lokasi terkenal ataupun bersejarah yang dilewatinya.
Bus wisata mengajak wisatawan tidak hanya mengunjungi daerah wisata karena alamnya yang indah tetapi juga dapat melakukan wisata budaya, wisata religi, wisata belanja, wisata kuliner, wisata kota tua, wisata museum, dan wisata heritage yang menjadi daya tarik di setiap daerah. (**)
BRI Gandeng Gereja di Bandung Salurkan Ratusan Paket Sembako bagi Masyarakat Rentan
BRI Perkuat Sinergi dengan Lapas Banjar Lewat Bantuan Ambulans Program TJSL
BRI dan TNI Perkuat Kolaborasi Sosial Lewat Renovasi Masjid Annur di Kodim 0605 Subang
BRI Genjot Pembiayaan Properti dan Otomotif Lewat Consumer Expo 2026 di Bandung
Cashback hingga Kartu Debit FC Barcelona Jadi Magnet BRI di Indomaret Fun Bike 2026
BRI Perkuat Digitalisasi Transaksi Merchant di Bandung Lewat Program Merchant Lucky Ride
Zakat Pekerja BRI Jadi Investasi SDM Jawa Barat, 556 Pelajar dan Mahasiswa Terima Beasiswa
BRI Ubah Pola Kurban Korporasi, Insan BRILian Bandung Sebar Hewan Kurban Langsung ke Kampung-Kampung
Dorong Lingkungan Bersih di Kawasan Pendidikan Militer, BRI Salurkan Armada Sampah ke Sesko AU
BRI Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah Rp200 Juta untuk Warga Antapani
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa