Satgas Pangan Polri gelar Operasi Pasar mendadak di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur. Satgas Pangan Polri memastikan tidak ada penyimpangan harga beras dan memonitor stok beras. Gelar operasi mendadak yang dipimpin Kadiv Propam Polri Irjen Pol Listyo Sigit dan Kasatgas Pangan Polri Kombes Pol Nico Afinta Bersama Rombongan langsung sidak di Pasar Induk Beras Cipinang, seperti yang dilansir Jakartanews.id, Kamis (22/11/18). Foto : Jakartanews.id
JAKARTA, FORMASNEWS.COM – Satgas Pangan Polri gelar Operasi Pasar mendadak di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur. Satgas Pangan Polri memastikan tidak ada penyimpangan harga beras dan memonitor stok beras. Gelar operasi mendadak yang dipimpin Kadiv Propam Polri Irjen Pol Listyo Sigit dan Kasatgas Pangan Polri Kombes Pol Nico Afinta Bersama Rombongan langsung sidak di Pasar Induk Beras Cipinang.
Kadiv Propam Polri Irjen Pol Listyo Sigit mengatakan pemerintah ingin segera harga beras kembali normal. Kami dari Polri bekerja sama dengan stakeholder sepakat, kami akan kerja sama, harga beras akan segera normal dan mencapai sasaran, masyarakat yang memang membutuhkan beras ini.
Kehadiran Satgas Pangan Pol ke Pasar Induk Cipinang untuk memastikan distribusi beras medium ini berjalan dengan baik dan harga beras stabil.
“Kami harapkan pelaksanaan ini bisa maksimal dan keluhan segera teratasi. Karena stok kita sangat cukup, paling banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya, karena tahun ini Bulog memiliki stok yang lebih dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Listyo di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, seperti yang dilansir Jakartanews.id, Kamis (22/11/18).
Sementara itu, Kasatgas Pangan Kombes Pol Nico Afinta mengatakan pihaknya dan seluruh stakeholder yang terlibat telah berulang kali mengadakan pertemuan. Pertemuan tersebut guna membahas ketersediaan pangan, distribusi pangan, dan fluktuasi harga. “Titik kerawanan penyimpangan distribusi beras belum ada,” kata Nico.
Nico menambahkan kehadiran Satgas Pangan cukup kuat untuk memastikan tidak adanya penyimpangan terkait harga dan stok beras untuk masyarakat. Nico pun menjelaskan salah satu cara Satgas Pangan mengawasi distribusi beras ke masyarakat, agar tak menyimpang.
“Kami sudah bentuk satgas pangan mulai dari tingkat Mabes sampai tingkat polres, polsek. Sehingga kami akan bersama stakeholder dan pedagang mengawasi, Bulog sudah menetapkan aturan sebelum mengedarkan ke pasar dalam jumlah besar, yaitu pedagang melaporkan misalnya di pasar sini ada 38 downline (pasar turunan), distribusi beras berapa banyak ke pasar-pasar turunan. Berapa lama beras itu habis, nanti terlihat. Dengan kontrol kami maka terlihat,” tegas Nico.(Naek/Yat)
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
BRI Percepat Pembiayaan Sektor Produktif, KUR Tembus Rp84,36 Triliun Hingga Mei 2026
BRI Peduli Serahkan Ambulans ke Polres Kuningan, Perkuat Layanan Darurat untuk Masyarakat
BRI Gandeng Gereja di Bandung Salurkan Ratusan Paket Sembako bagi Masyarakat Rentan
BRI Perkuat Sinergi dengan Lapas Banjar Lewat Bantuan Ambulans Program TJSL
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa