Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) bekerja sama dengan PT. Antam Tbk, Pemerintah daerah dan pengrajin perak Gianyar, sedang memberikan workshop, di Aula Kemenag, Selasa (19/11/2018) Foto. SPB
JAKARTA, FORMASNEWS.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) bekerja sama dengan PT. Antam Tbk, Pemerintah daerah dan pengrajin perak Gianyar, menyelenggarakan kegiatan workshop. Kegiatan workshop dengan tema Persiapan Pameran Ekspor dan Kalkulasi Harga Ekspor, berlangsung di Aula Kemenag, seperti yang dilansing Sinar Pagi Baru, Selasa (19/11/2018)
Menururt, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemenag, Arlinda, worshop sebagai tindak lanjut dari MoU antara DJPEN Kemendag dengan PT. Antam Tbk. Melakukan pembinaan dan bimbingan kepada 40 pelaku usaha yang terpilih sebagai pengrajin dari wilayah Ubud, Gianyar. Dalam kegiatan tersebut, Kemendag dan PT. Antam Tbk. memberi fasilitas keikutsertaan para pengrajin untuk mengikuti pameran ekspor pada Trade Expo Indonesia (TEI).
“Adanya pembekalan dan bimbingan yang dilakukan, Kementrian perdagangan agar para pengrajin dapat menampilkan produk lebih elegan dan memberi kesan excellent di suatu pameran internasional,” katanya.
Direktur Kerja sama Pengembangan Ekspor, Marolop Nainggolan, selaku pelaksana kegiatan workshop, menjelaskan beberapa alasan penting mengikuti sebuah pameran dagang antara lain memperkenalkan produk, menjaring para pembeli potensial serta melihat perkembangan pasar. Pada, kegiatan itu karena pelaku usaha atau pengrajin untuk keberhasilan bisnis.
Selain pembekalan persiapan pameran internasional, para pengrajin juga dibekali dengan pengetahuan penetapan harga ekspor agar lebih tepat dalam menentukan strategi harga jual untuk ekspor. Kecepatan dan ketepatan pemberian informasi harga akan memperlancar negosiasi bisnis bagi kedua belah pihak, penjual maupun pembeli, terutama ketika mengikuti pameran dagang.
Kementerian Perdagangan dan PT. Antam Tbk. telah melakukan sinergi terkait pengembangan kapasitas, pengembangan desain produk, dan promosi dagang bagi para pengrajin perak di Gianyar Bali.
Gianyar merupakan salah satu pusat kerajinan perak Nasional, saat ini sedang dalam proses untuk mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai pusat kerajinan perak dunia. Maka bila Gianyar mendapatkan pengakuan internasional, diharapkan dapat meningkatkan ekspor produk kerajinan Nasional. Karena, Kerajinan perak Gianyar dikenal memiliki karakteristik yang unik sebagai warisan budaya leluhur mereka. (Ginting/Yat)
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
BRI Percepat Pembiayaan Sektor Produktif, KUR Tembus Rp84,36 Triliun Hingga Mei 2026
BRI Peduli Serahkan Ambulans ke Polres Kuningan, Perkuat Layanan Darurat untuk Masyarakat
BRI Gandeng Gereja di Bandung Salurkan Ratusan Paket Sembako bagi Masyarakat Rentan
BRI Perkuat Sinergi dengan Lapas Banjar Lewat Bantuan Ambulans Program TJSL
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa