Konferensi pers peluncuran kembali Semen Kujang di Bandung, Rabu (5/8/2026). (Foto: Istimewa)
Bandung, sebelas12.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) resmi menghidupkan kembali merek legendaris Semen Kujang sebagai strategi memperkuat dominasi pasar di Jawa Barat. Kebangkitan merek yang telah menjadi bagian dari sejarah pembangunan Tanah Pasundan itu dipadukan dengan inovasi teknologi terbaru untuk menjawab kebutuhan konstruksi modern sekaligus memperkuat daya saing industri bahan bangunan nasional.
Peluncuran kembali Semen Kujang dilakukan di Bandung, Rabu (5/8/2026). Produk yang pertama kali hadir pada 1975 tersebut kini tampil dengan wajah baru, kualitas premium, serta teknologi mutakhir yang diklaim mampu menghasilkan bangunan lebih kokoh, padat, dan tahan lama.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengatakan Semen Kujang merupakan warisan industri yang memiliki ikatan emosional kuat dengan masyarakat Jawa Barat. Karena itu, kehadirannya kembali bukan sekadar menghidupkan sebuah merek, tetapi juga menjadi bagian dari strategi transformasi SIG dalam menghadirkan solusi bahan bangunan yang inovatif dan berkelanjutan.
“Semen Kujang merupakan local heritage yang telah menjadi bagian dari sejarah pembangunan Jawa Barat. Peluncuran kembali Semen Kujang juga sejalan dengan strategi transformasi SIG untuk terus menghadirkan solusi bahan bangunan yang inovatif, berkualitas, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Jawa Barat serta memperkuat daya saing industri bahan bangunan nasional,” ujar Indrieffouny.
Semen Kujang memiliki sejarah panjang sebagai produk semen pertama yang diproduksi di Jawa Barat. Merek ini lahir dari pendirian PT Semen Cibinong pada 1971, kemudian mulai diproduksi di Pabrik Narogong yang diresmikan Presiden Soeharto pada 1975 dengan kapasitas awal 600 ribu ton per tahun. Dua tahun kemudian, PT Semen Cibinong mencatat sejarah sebagai perusahaan pertama yang melantai di bursa saham setelah pasar modal Indonesia kembali diaktifkan.
Kini, Semen Kujang diproduksi oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, anak usaha SIG, dengan spesifikasi Portland Composite Cement (PCC) sesuai SNI 7064:2022. Produk ini dibekali teknologi Active Micro Particle, yaitu inovasi butiran mikro yang mampu mengisi rongga material lebih optimal sehingga menghasilkan struktur bangunan yang lebih padat, kuat, dan memiliki daya tahan lebih tinggi.
Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, menjelaskan teknologi tersebut menghadirkan tiga keunggulan utama, yakni daya rekat lebih kuat, hasil finishing lebih halus, serta kualitas pengecoran yang lebih padat.
“Kami ingin menghadirkan produk yang tidak hanya memiliki kualitas premium, tetapi juga membawa kembali kebanggaan masyarakat Jawa Barat terhadap merek yang telah menjadi bagian dari sejarah pembangunan daerah ini,” kata Dicky.
Dalam kesempatan yang sama, SIG juga mengumumkan kemitraan strategis antara Semen Kujang dan PERSIB Bandung. Kerja sama tersebut akan berlangsung selama tiga musim, dengan logo Semen Kujang terpampang pada jersey resmi PERSIB sebagai simbol kolaborasi dua ikon yang sama-sama memiliki akar sejarah dan kedekatan emosional dengan masyarakat Jawa Barat.
Melalui kolaborasi ini, SIG juga akan menghadirkan berbagai program aktivasi merek, kegiatan komunitas, hingga inisiatif kolaboratif di berbagai daerah di Jawa Barat sebagai upaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat.
Menurut Dicky, kemitraan tersebut bukan sekadar bentuk dukungan terhadap klub sepak bola kebanggaan warga Jawa Barat, tetapi juga menjadi representasi komitmen SIG untuk terus tumbuh bersama masyarakat.
“Kami berharap Semen Kujang dapat kembali menjadi bagian dari setiap proses pembangunan masyarakat sekaligus menghadirkan nilai tambah melalui kolaborasi ini,” ujarnya.
Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyambut positif kerja sama tersebut. Menurutnya, PERSIB dan Semen Kujang memiliki kesamaan semangat karena sama-sama tumbuh bersama masyarakat Jawa Barat dan menjadi bagian dari perjalanan daerah.
“Kemitraan Semen Kujang dan PERSIB menjadi simbol kolaborasi yang kami harapkan tidak hanya memperkuat kedua merek, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk terus bangga terhadap karya anak bangsa serta bersama-sama berkontribusi bagi kemajuan Jawa Barat,” tutur Adhitia.
Kembalinya Semen Kujang menjadi langkah strategis SIG dalam memperkuat penetrasi pasar Jawa Barat melalui perpaduan nilai historis, inovasi teknologi, dan kolaborasi dengan salah satu ikon olahraga terbesar di Indonesia. Langkah tersebut diharapkan mampu mengembalikan Semen Kujang sebagai pilihan utama masyarakat dalam mendukung pembangunan yang kokoh, berkualitas, dan berkelanjutan. (red)
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
BRI Percepat Pembiayaan Sektor Produktif, KUR Tembus Rp84,36 Triliun Hingga Mei 2026
BRI Peduli Serahkan Ambulans ke Polres Kuningan, Perkuat Layanan Darurat untuk Masyarakat
BRI Gandeng Gereja di Bandung Salurkan Ratusan Paket Sembako bagi Masyarakat Rentan
BRI Perkuat Sinergi dengan Lapas Banjar Lewat Bantuan Ambulans Program TJSL
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa