Para pemenang dan peserta Pasanggiri Agung Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa” berfoto bersama usai malam penghargaan di Gedung Pertunjukan Kesenian, Jalan Naripan, Kota Bandung, Senin (14/9/2026). (Foto: Istimewa)
BANDUNG, FORMASNEWS.COM – Pesan pencegahan narkoba tidak selalu harus disampaikan melalui kampanye konvensional. Di Jawa Barat, seni tradisional kawih sinom dimanfaatkan sebagai medium untuk mengajak generasi muda menjauhi penyalahgunaan narkotika.
Pendekatan tersebut terlihat dalam Pasanggiri Agung Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa” yang digelar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat di Gedung Pertunjukan Kesenian, Jalan Naripan, Kota Bandung, Senin 14 September 2026.
Sebanyak 16 peserta, terdiri dari delapan pelajar dan delapan peserta umum, tampil membawakan karya kawih dengan pesan antinarkoba. Mereka tidak hanya berkompetisi dalam kemampuan seni suara, tetapi juga membawa pesan moral tentang pentingnya menjaga diri dan lingkungan dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Pemanfaatan budaya lokal menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Pesan mengenai bahaya narkoba dikemas melalui karya seni yang memiliki kedekatan dengan kehidupan masyarakat Jawa Barat, sehingga kampanye pencegahan diharapkan dapat disampaikan secara lebih kreatif dan mudah diterima.
Kepala BNNP Jawa Barat, Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono, S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada para peserta, dewan juri serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Kegiatan itu juga mendapat dukungan dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kepala BNN RI turut hadir melalui perwakilan Sekretaris Utama BNN RI, sementara Wali Kota Bandung hadir sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika melalui seni dan budaya.
Dari kategori pelajar, Muhammad Raffi Putra Pangestu dari SMA Negeri 2 Kota Sukabumi meraih juara pertama. Juara kedua diraih Asep Tatang Hidayat dari SMA Negeri 1 Sumedang dan juara ketiga diraih Griselda Mardatila Nutrisfinanzalda dari SMA Negeri 1 Parigi, Kabupaten Pangandaran.
Untuk kategori umum, juara pertama diraih Wendih Widia Rahayu dari Kota Bandung. Selanjutnya, Eva Purnama Dewi dari Kabupaten Sumedang meraih juara kedua dan Dhesdyana Erindha Dewi dari Kabupaten Sumedang menjadi juara ketiga.
Para pemenang mendapatkan Piala Gubernur Jawa Barat sebagai bentuk apresiasi atas karya dan penampilan mereka.
Lebih dari sekadar kompetisi, BNNP Jawa Barat juga mendorong agar karya “Narkoba Musuh Bangsa” dapat memiliki keberlanjutan. Karya kawih sinom tersebut telah memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), sehingga memiliki perlindungan atas karya kreatif yang membawa pesan pencegahan narkoba.
Karya tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Kepala BNN RI sebagai bagian dari program Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak, Bersih Narkotika). Setelah itu, karya akan diserahkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk dapat dikembangkan sebagai salah satu muatan lokal.
Langkah tersebut menunjukkan upaya memperluas kampanye antinarkoba melalui medium yang berakar pada budaya daerah. Kawih sinom diharapkan tidak berhenti sebagai karya dalam sebuah pagelaran, tetapi dapat digunakan dalam berbagai ruang edukasi untuk memperkenalkan pesan pencegahan narkoba kepada masyarakat.
Keterlibatan pelajar dan pemuda juga menjadi bagian penting dari pendekatan tersebut. Mereka diberikan ruang untuk berkarya sekaligus menyuarakan pesan positif melalui seni, sehingga aktivitas kreatif dapat menjadi salah satu pilihan kegiatan yang produktif.
BNNP Jawa Barat berharap kolaborasi antara pencegahan narkoba dan pelestarian budaya dapat terus dikembangkan. Dengan memanfaatkan bahasa seni yang dekat dengan masyarakat, pesan mengenai bahaya narkotika diharapkan semakin mudah diterima sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. (red)
Dari Sekolah, BRI BO Sukabumi Dorong Pelajar Jadi Generasi Cerdas Finansial
BRI Region 9 Bandung Perkuat UMKM di Era AI, Dewi Hestiningrum Sari Raih Penghargaan
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
BRI Percepat Pembiayaan Sektor Produktif, KUR Tembus Rp84,36 Triliun Hingga Mei 2026
BRI Peduli Serahkan Ambulans ke Polres Kuningan, Perkuat Layanan Darurat untuk Masyarakat
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa