Kades Cipta Gumati Ade Suparman (kanan), sedang di wawancara pada kegiatan sosialisasi pandemic Covid-19, di Aula Desa Ciptagumati Cikalong Wetan, Selasa (3/11/2020). Foto : Yat.
KAB. BANDUNG BARAT, FORMASNEWS.COM- Penangan dan penanggualan Pandemi Covid-19, bukan hanya kewajiban Pemerintah saja. Akan tetapi masyarakat umum juga tidak salah bila ikut menanganinya. Seperti yang dilakukan oleh sekelompok awak Media melakukan sosialisasi dan edukasi masalah Covid-19 yang dikemas dengan program Hideung Bodas. Kegiatan, berlangsung di Aula Desa Ciptagumati Cikalong Wetan, Selasa (3/11/2020).
Program Hideung Bodas dengan Tema “Menuju Indonesia Sehat di Masa Pandemi Covid-19”, yang dipandu pembawa acara Chamila yang juga sebagai penyanyi daerah pop sunda menghadirkan para nara sumber. Yaitu, di antaranya Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpina Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) Agus Ganjar Hidayat, Kades Cipta Gumati Ade Suparman.
Kegiatan yang langsung secara streaming dan Live dan bisa di buka cenel Youtube, Kabag prokol Agus Ganjar Hidayat mengatakan, Virus Corona atau Covid-19 sejak menyebar di Indonesi, termasuk di KBB berdampak cukup besar. Baik terhadap kegiatan di Pemerintah KBB temasuk dampak ekonomi terhadap masyarakat. Sehingga Bupati KBB, menyulap sebuah ruangan yang tidak terpakai dijadikan rumah sakit yang terkonpirmasi positif Covi-19 dan tempat ruang isolasi. Termasuk, meberikan batuan bagiwarga yang tedampak Covid-19.
Hos Chamila dan Kades Cipta Gumati Ade Suparman dan jajaran, sedang mengikuti kegiatan sosialisasi pandemic Covid-19, di Aula Desa Ciptagumati Cikalong Wetan, Selasa (3/11/2020). Foto : Yat.
Kades Cipta Gumati Ade Suparman, dalam kesempatan yang sama Desa Cipta Gumati yang sudah masuk ke wilaya perkotaan memiliki banyak potensi yang biasa digali untuk di jadikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Desa. “Maka, untuk merealisasikan potensi tersebut, pihaknya bersama Badan Pengawas Desa (BPD) sudah merencakan berbagai pembangunan. Salah satunya, pembangunan pasar Desa sebagai pasar tradisional dan moderen. Rencana ini, sudah disampaikan kepada Bupati,” ujarnya.
Dikatakan, Ade sejalan merebaknya Virus Corona tau Covid-19, di Desanya tidak ada satupun warga yang terpapar positif Covid-19. Dalam kasus ini, hanya ada warga yang masih gejala. Namun, setelah di periksana dan dilakukan Swab hasilnya negative. Maka itu, merujuk anjuran Pemerintah, tim Gugus Tugas Desa Ciptagumati melakukan penyemprotan disinpektan di 19 RW dan sejumlah pasar. Penyemprotan itu, upaya memutus mata ranta penyebaran Covid-19 di Desa Ciptagumati.
Upaya lain, lanjut Ade untuk memutus mata rantai Covid-19, adalah dengan membagikan masker sekitar 40 ribuan kurang lebih kepada warganya. Diperuntukan, warga yang mendapatkan masker 1 orang 4 masker. “Kemudian melakukan kerja sama dengan para RW dan ibu -ibu Kader, memberikan edukasi kepada masyarakat agar setiap aktipitas melakukan protokol kesehatan dengan 3 M dan 1 T, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan Tidak berkerumun,” pungkas Kades Ade. (Yat/H.AR)
Kades Cipta Gumati Ade Suparman, dalam kesempatan yang sama Desa Cipta Gumati yang sudah masuk ke wilaya perkotaan memiliki banyak potensi yang biasa digali untuk di jadikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Desa. “Maka, untuk merealisasikan potensi tersebut, pihaknya bersama Badan Pengawas Desa (BPD) sudah merencakan berbagai pembangunan. Salah satunya, adalah pembangunan pasar Desa sebagai pasar tradisional dan moderen. Rencana ini, sudah disampaikan kepada Bupati,” ujarnya.
Dikatakan, Ade sejalan merebaknya Virus Corona tau Covid-19, di Desanya tidak satupun warga yang terpapar positif Covid-19. Dalam kasus ini, hanya ada warga yang masih gejala. Namun, setelah di periksana dan dilakukan Swab hasilnya negative. Maka itu, merujuk anjuran Pemerintah, tim Gugus Tugas Desa Ciptagumati melakukan penyemprotan disinpektan di 19 RW dan sejumlah pasar. Penyemprotan itu, upaya memutus mata ranta penyebaran Covid-19 di Desa Ciptagumati.
Upaya lain, lanjut Ade untuk memutus mata rantai Covid-19, adalah dengan membagikan masker sekitar 40 ribuan kurang lebih kepada warganya. Diperuntukan, warga yang mendapatkan masker 1 orang 4 masker. “Kemudian melakukan kerja sama dengan para RW dan ibu -ibu Kader, memberikan edukasi kepada masyarakat agar setiap aktipitas melakukan protoikol kesehatan dengan 3 M dan 1 T, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan Tidak berkerumun,” jelas Kades Ade. (Yat)
BRI Gandeng Gereja di Bandung Salurkan Ratusan Paket Sembako bagi Masyarakat Rentan
BRI Perkuat Sinergi dengan Lapas Banjar Lewat Bantuan Ambulans Program TJSL
BRI dan TNI Perkuat Kolaborasi Sosial Lewat Renovasi Masjid Annur di Kodim 0605 Subang
BRI Genjot Pembiayaan Properti dan Otomotif Lewat Consumer Expo 2026 di Bandung
Cashback hingga Kartu Debit FC Barcelona Jadi Magnet BRI di Indomaret Fun Bike 2026
BRI Perkuat Digitalisasi Transaksi Merchant di Bandung Lewat Program Merchant Lucky Ride
Zakat Pekerja BRI Jadi Investasi SDM Jawa Barat, 556 Pelajar dan Mahasiswa Terima Beasiswa
BRI Ubah Pola Kurban Korporasi, Insan BRILian Bandung Sebar Hewan Kurban Langsung ke Kampung-Kampung
Dorong Lingkungan Bersih di Kawasan Pendidikan Militer, BRI Salurkan Armada Sampah ke Sesko AU
BRI Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah Rp200 Juta untuk Warga Antapani
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa