Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Kota Bandung melakukan kunjungan kerja dalam rangka audiensi permasalahan program sertifikasi tanah, ke Kantor Agraria dan Pertanahan (ATR/BPN) Kota Bandung. (Foto Istimewa)
BANDUNG, FORMASNEWS.COM- Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Kota Bandung melakukan kunjungan kerja dalam rangka audiensi permasalahan program sertifikasi tanah, ke Kantor Agraria dan Pertanahan (ATR/BPN) Kota Bandung, Jumat (12/10/2025).
Kegiatan kunjungan kerja dan audiensi dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Assoc. Prof. Dr. H. Radea Respati Paramudhita, S.H., M.H., dan diterima oleh Kepala Kantor BPN Kota Bandung Yuliana, S.H., M.Eng.
Serta dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Erick Darmadjaya, B.Sc., M.K.P.; Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bandung, Susanto Triyogo Adiputro, S.ST., M.T.; dan para anggota Komisi I DPRD Kota Bandung yaitu, Ahmad Rahmat Purnama, A.Md.; Ir. H. Kurnia Solihat; Dudy Himawan, S.H.; dan Mochamad Ulan Surlan, S.Tr. AKUN.
Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung Radea Respati menjelaskan, kesempatan tersebut di samping menjembatani aspirasi masyarakat terkait pengurusan administratif pertanahan, namun juga mengetahui berbagai program serta inovasi yang akan dilakukan ATR/BPN Kota Bandung.
“Alhamdulillah kami diterima langsung oleh Kepala BPN Kota Bandung, dan kami juga mendapatkan banyak informasi dan juga inovasi-inovasi terhadap proses pengurusan pertanahan, salah satunya bagaimana menanggulangi misalnya hilangnya dokumen administrasi. Kami juga menyampaikan keluh kesah masyarakat terhadap pelayanan di Kantor BPN Kota Bandung ini, sehingga kami mendapatkan informasi dan tawaran solusi bagi masyarakat,” ujarnya.
Radea menambahkan, adapun hasil audiensi serta tawaran solusi yang diberikan selanjutnya akan segera disampaikan kepada masyarakat. Sehingga upaya yang dilakukan DPRD Kota Bandung tersebut merupakan wujud dorongan optimalisasi terhadap pelayanan publik pemerintah bagi masyarakat.
“Hasil dari audiensi ini tentu akan kami sampaikan kepada masyarakat agar menjadi sebuah solusi dan juga mendorong optimalisasi pelayanan publik pemerintah agar lebih baik lagi,” ucapanya.
Terlebih, Pemerintah Kota Bandung memiliki target untuk segera mewujudkan sertifikasi dari sejumlah aset tanah hingga akhir tahun 2025.
Dari sekitar 13 ribuan aset tanah milik Pemerintah Kota Bandung yang telah bersertifikat, hal tersebut baru terhitung sekitar 60 persen, dan masih ada sekitar 40 persen yang belum bersertifikat.
“Tentunya ini menjadi PR kita bersama, dan juga kami sangat berharap adanya bantuan dukungan dari BPN, karena kami juga di Badan Anggaran DPRD Kota Bandung sudah menyetujui adanya sertifikasi dari target sekitar 1.115 aset tanah yang difokuskan pada tanah-tanah yang selama ini digunakan untuk sekolah, puskesmas, dan fasilitas pelayanan publik lainnya, dan menjadi prioritas utama untuk segera diselesaikan di tahun 2025,” katanya. (Cipta)
Zakat Pekerja BRI Jadi Investasi SDM Jawa Barat, 556 Pelajar dan Mahasiswa Terima Beasiswa
BRI Ubah Pola Kurban Korporasi, Insan BRILian Bandung Sebar Hewan Kurban Langsung ke Kampung-Kampung
Dorong Lingkungan Bersih di Kawasan Pendidikan Militer, BRI Salurkan Armada Sampah ke Sesko AU
BRI Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah Rp200 Juta untuk Warga Antapani
BRI Perkuat Keamanan Digital, Gencarkan Edukasi Bahaya Penipuan KUR Online
BRImo Bawa Nasabah Asal Sukabumi ke Camp Nou
Insan BRILian Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Regol Bandung
BRILink Melejit di Sukabumi, 4.658 Agen BRI Layani Transaksi Rp47,3 Triliun
Dominasi Sektor Perdagangan, Penyaluran KUR BRI Cibadak Tembus Rp107,8 Miliar
BRI Perkuat Peran Sosial Lewat TJSL, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Ciamis
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa