Kelompok P3A Darma Usaha Tiga yang beralamat di Kampung Sukamaju Desa Sukamukti kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya yang mendapatkan program tersebut dari kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy.(Anton)
TASIKMALAYA,FORMASNEWS.COM-Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) adalah program rehabilitasi, peningkatan, atau pembangunan Jaringan Irigasi dengan berbasis peran serta masyarakat petani yang dilaksanakan sendiri oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) atau Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) secara swakelola.
Adapun jenis kegiatan pelaksanaan P3-TGAI terdiri dari, rehabilitasi Jaringan Irigasi, peningkatan Jaringan Irigasi, dan/atau pembangunan Jaringan Irigasi. Tiga penerima P3-TGAI ini terdiri atas Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A), dan/atau Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A). Penerima tersebut harus memenuhi kriteria sebagai berikut, berbadan hukum, disahkan dengan keputusan kepala daerah, disahkan dengan akta notaris, atau disahkan dengan keputusan kepala desa, untuk P3A.
Seperti hal nya Kelompok P3A Darma Usaha Tiga yang beralamat di Kampung Sukamaju Desa Sukamukti kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya yang mendapatkan program tersebut dari kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy untuk peningkatan Daerah Irigasi (DI) Pulo Balong atau lebih dikenal dengan sebutan Pulo Subri.
Ketua kelompok P3A Darma Usaha Tiga Candra Permana, mengatakan memang benar untuk kelompok kami saat ini sedang melakukan pekerjaan jaringan irigasi di wilayah DI Pulo Balong, tepatnya di Kp. Sukamaju Desa Sukamukti kecamatan Cisayong kabupaten Tasikmalaya.
“Untuk para pekerja alhamdulillah sesuai dengan arahan dari peraturan yang ada, yaitu tentang padat karya, sehingga para pekerja pribumi dari wilayah kami sebagai swakelola ataupun bentuk pemberdayaan masyarakat,”ujar Candra Permana,ditemui dilokasi,Senin (15/05/2023).
Ia,menjelaskan untuk pekerjaan saat ini sudah mencapai 50 persen, semoga saja semuanya berjalan dengan lancar. Karena setiap akan melakukan kegiatan, kami selalu terus berkordinasi dan melakukan evaluasi dengan para pekerja.
“Sehingga jangan sampai menyalahi spek yang ada, tentunya dengan spek yang sudah ditentukan supaya hasil pekerjaan maksimal,”tuturnya Candra.
Lanjut Candra, menambahkan mudah-mudahan saja dengan adanya bantuan untuk peningkatan jaringan irigasi di wilayah kami ini dapat meningkatkan hasil pertanian, karena sumber aliran air yang lancar.
“Dan tidak lupa saya juga selaku ketua kelompok mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak kementerian PUPR juga BBWS Citanduy atas bantuan dan kepercayaannya ini melalui kelompok kami,” ungkap Candra Permana.(Anton)
BRILink Melejit di Sukabumi, 4.658 Agen BRI Layani Transaksi Rp47,3 Triliun
Dominasi Sektor Perdagangan, Penyaluran KUR BRI Cibadak Tembus Rp107,8 Miliar
BRI Perkuat Peran Sosial Lewat TJSL, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Ciamis
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Layanan Safe Deposit Box BRI Bandung Jadi Pilihan Nasabah Lindungi Aset Berharga
Yayasan Bandung Cinta Damai Terima Ambulans dari BRI untuk Perkuat Layanan Sosial Kesehatan
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa