ILUSTARASI ; Gubernur Jabar Ridwan Kamil, didampingi Ketua KONI Jabar memberikan sepeda kepda atlet. (Foto : Humas Pengpro jabar)
BANDUNG, FORMASNEWS.COM- Kebijakan Pemerintah daerah (Pemprov Jabar), dalam multi even Pekan olahraga provinsi (PORPROV) XIV Jabar, dikabarkan banyak di soroti dalam pengucuran anggaran. Padahal agenda ini, untuk meningkatkan prestasi atlet yang diproyeksikandi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI-2024 di Sumatera Utara dan Aceh.
Harumnya daerah itu bisa dirasakan dari prestasi olahraga, lalu siapa yang paling mendapat perhatian pertama, pastinya Gubernurnya. Bukan siapam, bukan Ketua Koninya. Maka, atas keberhasilan itu beberapa pekan silam pada kegiatan Harornas, M Ridwan Kamil mendapat pengharagaan dari Kemenpora RI, sebagai insan olahraga berprestasi katagori pembina olahraga.
Itu bisa disandangnya karena prestasi olahraga Jabar, contohnya ketika berhasil mempertahankan gelar juara umum PON di Papua. Gubernur juga pernah dianugerahi penghargaan oleh SIWO PWI Pusat pada Februari 2022 di Kendari, kendati Ridwan Kamil tidak bisa hadir.
Dikutif dari berbagai laman media, seperti pelitajabar, rri.co.id, maungbandung, walimedia, sekikasjabar, beritakbb, terbitan awal Juli 2022, dikabarkan Gubernur Ridwan Kamil hanya memberi anggaran rutin KONI Jawa Barat (Jabar) dan dana PORPROV XIV Jabar, kalau ditotal Rp 23 miliar (rutin Rp 22,5M-PORPROV Rp 500jt). Menurut data, ini realisasi dari pengajuan KONI Jabar sebesar: Rp 167M dana rutin dan Rp 121 miliar untuk PORPROV XIV Jabar yang akan digelar Nopember mendatang.
Dari semua laman itu menyebutkan, sumber terpercaya yang memberi informasi adalah Kol. Tek Gunaryo, ST,MT, selaku Ketua Pengprov Federasi Triathlon Indonesia Jabar.
Penulis rasa sangat logis apa yang diungkapkan Gunaryo, apalagi Jabar saat ini sedang dikejar target. Pertama: harus menghasilkan atlet potensial medali emas untuk PON 2024 dari hasil PORPROV XIV Jabar. Kedua: mengkonstruksi pelatda menuju target besar Jabar Juara Untuk Indonesia dengan hattrick pada PON 2024.
Namun patut pula untuk dipahami, turunnya SK Bersama Mendagri dengan Menkeu, Nomor: 119/2813/SJ/ nomor: 177/KMK.07/2020 tentang percepatan penyesuaian APBD 2020 dalam rangka pengamanan Covid-19 serta pengamanan daya beli masyarakat dan perekonomian, kemudian peraturan Menkeu No: 35/PMK.07/2020 tentang pengelolaan transfer ke daerah dan dana desa tahun 2020 dimana pemerintah daerah diminta melakukan pemotongan anggaran yang mencapai 50 persen. Kemungkinan dari sinilah kondisi keuangan daerah, sehingga belum maksimal dalam memberikan suport.
Atau bisa saja ini terjadi karena tarik ulur penyelenggaraan PORPROV XIV Jabar yang semula Gubernur inginkan pada 2023. Disisilain PORPROV XIV Jabar sudah menjadi agenda dari hasil rapat anggota Koni Jabar dan Rakerprov, dimana sepakat PORPROV XIV Jabar dilaksanakan November 2022. Atau jika penulis katakan secara ekstrem, ini terjadi sumbatan komunikasi KONI Jabar dengan Pemprov Jabar dalam hal ini Gubernur.
Dengan kondisi keuangan yang sangat minim, penulis berharap, pemerintah masih bisa mengalokasikan anggaran tambahan. Jika mungkin. Seandainya pun sudah tutup buku. Maka mau tidak mau suka tidak suka, KONI Jabar dengan Cabor berikut Konida, harus berkomitmen untuk menyelenggarakan PORPROV XIV Jabar yang akan di gelar Nopember 2022.
Artinya PORPROV XIV Jabar jangan mengejar gebyar, tetapi targetkan setiap Cabor menghasilkan prestasi sebaik mungkin. Tanggalkan PORPROV XIV Jabar itu sebagai pesta.
Jika KONI Jabar, Cabor dengan Konida mampu melaksanakan PORPROV XIV Jabar dengan konsep sederhana hasil nyata, maka legislatif, eksekutif pasti akan meng-anggukan kepala.
Bagi KONI Jabar jangan berkecil hati, justeru sebaliknya, buktikan bersama Cabor dan Konidanya. Jadi kuncinya jika memang suporting non teknis dari Gubernur itu sangat minim, penulis rasa ini tinggal kemampuan manajerial skill Brigadir Jenderal Purnawirawan H Ahmad Saefudin,SE, MM, AIFO yang harus mampu mengendalikan dan mengelolanya. Pasti bisa.
Pada sisi lain, kondisi semacam ini jangan ada politisasi jelang Musorprov Jabar. Saya kira Koni Jabar, Cabor dengan Konida harus lurus Kedepan demi prestasi olahraga.
Dalam ajang PORPROV XIXV Jabar, Pemprov Jabar sangat membutuhkan prestasi demi harkat martabat masyarakat. Untuk merealisasikan prestasi, idelnya Gubernur memberi dukungan dana maksimal yang diperlukan untuk proses pembinaan prestasi.
Gubernur tinggal duduk manis memantau dan meminta tanggungjawab KONI Jabar sebagai induk organisasi olahraga yang bertanggung jawab atas pembinaan dan prestasinya, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga.
Maka itu jika KONI Jabar tak mampu menjawab dan mempertanggung jawabkan apa yang sudah diprogramkan, Gubernur tinggal “ngagendir” KONI Jabar, asalkan kebutuhan KONI untuk bina prestasi didukung maksimal.
Terjadinya kondisi itu, jika diamati kurang nyambungnya komunikasi antara Ketua KONI Jabar dengan Gubernur Ridwan Kamil, yang sejak awal ada riwayatnya.
Kalau saja sampai PORPROV XIV terselenggara masih saja kondisinya tak berubah,kemudian setelah Musorprov terjadi perubahan siqnifikant. Maka mata insan olahraga Jawa Barat bisa menilai. Ada apa gerangan.
Sebelum penulis akhiri, marilah seluruh stake holder olahraga di Jabar dengan kepala dingin hati bersih, mensukseskan PORPROV XIV dengan konsep sederhana, agar menghasilkan prestasi menuju titik kulminasi olahraga secara nasional pada PON 2024. Ingat tahun 2022 masih dalam kondisi pasca Covid-19, dampaknya adalah surutnya PAD Jabar, sehingga pemerintah membuat Surat Keputusan: kebijakan refocusing anggaran dan realokasi anggaran. (Penulis: Pujo Hastowo, Jurnalis olahraga)
BRI Genjot Pembiayaan Properti dan Otomotif Lewat Consumer Expo 2026 di Bandung
Cashback hingga Kartu Debit FC Barcelona Jadi Magnet BRI di Indomaret Fun Bike 2026
BRI Perkuat Digitalisasi Transaksi Merchant di Bandung Lewat Program Merchant Lucky Ride
Zakat Pekerja BRI Jadi Investasi SDM Jawa Barat, 556 Pelajar dan Mahasiswa Terima Beasiswa
BRI Ubah Pola Kurban Korporasi, Insan BRILian Bandung Sebar Hewan Kurban Langsung ke Kampung-Kampung
Dorong Lingkungan Bersih di Kawasan Pendidikan Militer, BRI Salurkan Armada Sampah ke Sesko AU
BRI Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah Rp200 Juta untuk Warga Antapani
BRI Perkuat Keamanan Digital, Gencarkan Edukasi Bahaya Penipuan KUR Online
BRImo Bawa Nasabah Asal Sukabumi ke Camp Nou
Insan BRILian Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Regol Bandung
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa