Salah seorang lansia, sedang melaksanakan vaksnasi booster, di Puskesmas Cimahi Tengah, di Jalan Djulaeha Karmita, Senin (17/1/2022)./Foto : Dok Humas Pemkot Cimahi.
CIMAHI, FORMASNEWS.COM- Untuk menjaga imunitas dan kekebalan kelompok, bagi masyarakat Kota Cimahi. Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, mulai melakukan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster. Vaksinasi, akan dilaksanakan di setiap Puskesmas di Kota Cimahi.
Adapun Puskesmas yang sedang melaksanakan vaksnasi booster, yaitu Puskesmas Cimahi Tengah, di Jalan Djulaeha Karmita, Senin (17/1/2022). Saat vaksinasi, sejumlah lansia memang menjadi target prioritas untuk di vaksinasi booster. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi Dwihadi Isnalini mengatakan, vaksinasi dosis ketiga atau booster untuk tahap awal diperuntukan bagi lansia dan masyarakat yang rentan terhadap penyakit.
“Namun untuk menghimpun lansia cukup sulit. Tapi meski begiru, kita tetap mengutamanakn para lansia. Tapi daripada nunggu para lansia, maka vaksinator mendahulukan yang hadir untuk di vaksinasi booster, karena siapapun bisa terdampak,” ujarnya.
Lebih lanjut Dwihadi Isnalini menyatakan, pemberian vaksinasi dosis ketiga atau booster di Kota Cimahi untuk tahap awal, menggunakan jenis AstraZeneca. Kemudian pihaknya juga sudah menyiapkan jenis Pfijer.
“Bila saja dosisnya cukup aman, untuk vaksin AstraZeneca ada sekitar 20 ribu, dan Pfijer ada sekitar 10 ribu vaksin,” tuturnya.
Sementara saat pelamsanan vaksin berlangsung, para lansia tanpak terlihat sangat antusias untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga ini. Seperti yang dialami, Supriadi (73), Warga kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara. Dia mengaku, mengikuti vaksinasi yang ketiga kalinya sesuai anjuran Pemerintah.
“Rasanya gak beda jauh, dengan vaksinasi yang kesatu maupun kedua. Saya setiap bulan diambil darah, jadi lebih sakit diambil darah dari pada di vaksinasi. Jadi bagi saya divaksin biasa-biasa saja,” katanya.
Untuk itu, dia juga mengajak warga yang belum divaksin, termasuk dosis lanjutan ini untuk mendatangi tempat-tempat vaksinasi. Sebab, kata dia, program yang dibuat pemerintah ini untuk menyehatkan masyarakat.
“Jangan dinanti-nanti kan demi kesehatan kita, jangan dengerin berita-berita yang kurang baik usai di vaksin terjadi hal – hal yang buruk, itu tidak benar. Ayo kita di vaksin. Silahkan di vaksin, mumpung masih ada kesempatan,” tutur Supriadi. (Yat)
Insan BRILian Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Regol Bandung
BRILink Melejit di Sukabumi, 4.658 Agen BRI Layani Transaksi Rp47,3 Triliun
Dominasi Sektor Perdagangan, Penyaluran KUR BRI Cibadak Tembus Rp107,8 Miliar
BRI Perkuat Peran Sosial Lewat TJSL, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Ciamis
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Layanan Safe Deposit Box BRI Bandung Jadi Pilihan Nasabah Lindungi Aset Berharga
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa