Pimpinan dan Anggota Komisi V DPRD Jabar, saat melaksanakan Kunjungan Kerja ke BKKBN RI, untuk mendapatkan informasi program Bangga Kencana, Senin (13/9/2021)./Foto : Dok Humas DPRD Jabar.
JAKARTA, FORMASNEWS.COM- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia, merupakan lembaga yang diantaranya, mengurusi soal Keluarga Berencana. Sejalan dengan itu, DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) menijau pelaksanaan Program Bangga Kencana untuk Provinsi Jabar.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jabar, Achmad Ru’yat mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, sampai saat ini selalu konsen dalam program-program BKKBN di Kabupaten/Kota se Jabar. “Sehingga, dengan penduduk Jabar sebanyak 50 juta jiwa, sepertinya diperlukan perhatiannya untuk mengatur Bangga Kencana,” ujarnya di Provinsi DKI Jakarta, Senin, (13/9/2021).
Dikatakannya, DPRD Jabar bersama Pemprov Jabar akan selalu mengawal program BKKBN. Begitu juga, saat ini Pemprov Jabar telah merasakan dampak positif dengan hadirnya tenaga penggerak PKK Desa di seluruh Kabupaten/Kota untuk kesejahteraan keluarga, sehingga formula untuk tim penggerak PKK tingkat Desa harus bisa dipatenkan posisinya.
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jabar, Abdul Harris Bobihoe, dalam kesempatan yang sama menyatakan, maksud dan tujuan mendatangi BKKBN, adalah untuk mencari informasi mengenai bantuan BKKBN untuk disalurkan ke Kabupaten/Kota se Jawa Barat, karena masih ditemukannya penyerapan yang terkendala.
“Kami ingin mengetahui apakah bantuan dari BBKBN dari Kabupaten Kota tentang kerluarga berencana ini yang sudah berjalan dengan baik akan tetapi masih ditemukannya kurang penyerapan di, sejulah Kabupaten Kota di Provinsi Jabar,” tuturnya.
Untuk itu, pihaknya berharap kedepannya BKKBN bersama Pemerintah Daerah bisa selalu berkomunikasi serta bekerjasama terutama dalam upaya menekan angka stunting, pernimahan di usia dini serta kesejahteraan keluarga dengan memperhatikan kebahagiaan serta kesehatan ibu dan anak.
“Kami ingin ada sinkronisasi kerjasama antara BKKBN pusat, Pemprov Jabar dan Komisi V DPRD Jabar, tentunya yang paling urgent di Provinsi Jabar adalah menekan angka stunting, serta menekan angka pernikahan di usia dini. Selain itu juga, kesejahteraan keluarga dengan memperhatikan kesehatan terutama kesehatan ibu dan anak. Kondisi ini harus benar benar diperhatikan,” tegasya. (Rls/Yat)
Dari Sekolah, BRI BO Sukabumi Dorong Pelajar Jadi Generasi Cerdas Finansial
BRI Region 9 Bandung Perkuat UMKM di Era AI, Dewi Hestiningrum Sari Raih Penghargaan
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
BRI Percepat Pembiayaan Sektor Produktif, KUR Tembus Rp84,36 Triliun Hingga Mei 2026
BRI Peduli Serahkan Ambulans ke Polres Kuningan, Perkuat Layanan Darurat untuk Masyarakat
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa