Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Badung Ema Sumarna yang juga selaku Sekda, saat peninjauan tempat isoman, Rabu (7/7/2021). Foto :ist.
BANDUNG, FORMASNEWS.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menyiapkan sebanyak 132 tempat isolasi mandiri (isoman) yang tersebar di 30 kecamatan. Tempat isoman itu disiapkan untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 bergejala ringan dan tanpa gejala (OTG).
Salah satunya yaitu di Kelurahan Pasir Impun, Kecamatan Mandalajati, tepatnya di Balai Pengelolaan Perumahan Jabar Jalan Pasir Impun No.56 Kota Bandung.
Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, dengan adanya tempat Isoman, pihaknya meminta Camat maupun lurah untuk menginformasikan kepada semua warganya tentang keberadaan tempat isoman. Bagi warganya terpapar Covid-19, mereka tidak panik dan langsung mendatangi fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit dan Puskesmas.
Disediakannya tempat isoaman, terang Ema, saat ini BOR (Bad Occupancy Ratio) atau ketersediaan tempat tidur di Rumah Sakit sudah mencapai sekitar 92,86 persen, artinya sudah sangat darurat. “Untuk itu, bagi gejala ringan bisa masuk ke tempat isoman seperti ini. Jadi kalau semuanya kita kompak, insyaallah penanganan Covid-19 di Kota Bandung tertangani,” ujarnya di sela-sela peninjauan tempat isoman, Rabu (7/7/2021)
Dikatakan Ema yang juga selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, pihaknya memastikan tempat isoman yang telah disediakan sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang cukup representatif, sehingga warga tidak perlu khawatir. “Makanya tempat isoman ini harus diinformasikan diyakinkan kepada warga agar tidak panik. Kalau di rumahnya tidak representatif, bisa (isoman) di sini,” tuturnya.
Seperti tempat isoman di Kelurahan Pasir Impun, Ema memastikan gedung milik Dinas Perumahan Dan Permukiman Jawa Barat sangat layak menjadi tempat isoman dan mampu menampung sekitar 40 orang. “Ditempat itu, terdapat beberapa ruangan yang telah dilengkapi tempat tidur, kamar mandi yang terawat dengan air yang bersih, serta tersedia juga lahan untuk berjemur maupun olahraga,” tuturnya.
“Saya tadi lihat semuanya sangat representatif dari aspek ruangan, ventilasi, aksesibilitas yang banyak sekali tempat-tempat untuk berjemur. Selain itu juga, ketersediaan air ini sangat luar biasa, dan banyak ruangan isoman ada yang khusus untuk ibu/anak saya fikir ini sangat representatif,” katanya.
Bahkan, kata Ema, bagi pasien yang isoman tidak perlu khawatir memikirkan obat-obatan dan makanan. Nanti kewilayahan dan para relawan akan membantu. Bahkan saat isoman mereka akan terus dipantau oleh dokter. “Semuanya itu pendekatannya adalah gotong royong. Masyarakat di sini berbagi. Kemarin waktu lihat di tempat isoman lain itu makannya diurus oleh para relawan,” tuturnya. (Tan/Yat)
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
BRI Percepat Pembiayaan Sektor Produktif, KUR Tembus Rp84,36 Triliun Hingga Mei 2026
BRI Peduli Serahkan Ambulans ke Polres Kuningan, Perkuat Layanan Darurat untuk Masyarakat
BRI Gandeng Gereja di Bandung Salurkan Ratusan Paket Sembako bagi Masyarakat Rentan
BRI Perkuat Sinergi dengan Lapas Banjar Lewat Bantuan Ambulans Program TJSL
BRI dan TNI Perkuat Kolaborasi Sosial Lewat Renovasi Masjid Annur di Kodim 0605 Subang
BRI Genjot Pembiayaan Properti dan Otomotif Lewat Consumer Expo 2026 di Bandung
Cashback hingga Kartu Debit FC Barcelona Jadi Magnet BRI di Indomaret Fun Bike 2026
BRI Perkuat Digitalisasi Transaksi Merchant di Bandung Lewat Program Merchant Lucky Ride
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa