KAB. BANDUNG. FORMASNEWS.COM – Fenomena bank emok dewasa ini cukup ramai dibicarakan orang, dari mulai masyarakat, tokoh masyarakat, kepala desa hingga anggota legislatif menyikapinya secara intens dan serius.
Mengingat di wilayah kabupaten Bandung sudah banyak korban dari sistem pinjaman yang dinamakan Bank emok ini.
Seperti dikatakan Kepala Desa Cilame Kecamatan Kotawaringin Kab. Bandung Alo Sobirin. Menurutnya, Bank emok yang merebak di kabupaten Bandung, jauh lebih berbahaya dibanding dengan wabah virus corona.
Dikatakan Alo Sobirin, di Kabupaten Bandung tidak perlu panik dengan adanya virus corona yang tengah mewabah di Tiongkok. Karena virus itu tidak akan hidup pada suhu di atas 1 derajat. “Corona mewabah di negeri tirai bambu itu wajar, saat ini kan suhunya dingin sekira 1 derajat. Kalau di Indomesia, menurut ahli Biologi, corona itu tidak akan hidup, karena suhu di kita itu di atas 10 derajat,” jelasnya, Jumat (7/2).
Jadi virus paling jahat, khususnya di Kabupaten Bandung itu bank emok. Korbannya sudah dimana-mana, bukan saja dibayar dengan materi, tetapi juga harga diri dan nyawa.
Sehingga dirinya mengapresiasi, langkah DPRD Kabupaten Bandung yang akan menerbitkan Peraturan daerah (Perda) inisiatif anti rentenir. Dengan adanya payung hukum itu, Alo berharap dapat mempersempit aktivitas bank emok.
Sebagai kepala desa (kades) dia mengaku, sering menerima pengaduan dari warga yang jadi korbam bank emok. Tapi dikarenakan tidak ada payung hukum, dirinya tidak bisa berbuat banyak. Apalagi jika menghadapi yang katanya sudah mengantongi ijin operasional.
“Untuk menyatakan legal dan tidak legalnya bank emok, jangankan kades, DPRD saja tidak bisa. Sebab otoritasnya ada di BI dan OJK,” ucapnya.
Mengenai pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) ujar Alo, langkah ideal jika setiap desa di Kabupaten Bandung memilikinya.
“Di Kabupaten Bandung, baru sekitar 10 persennya yang memilki BUMDES. Kebanyakannya sih pada.belum,” jelas Alo seraya menambahkan, lebih efektif dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat dan koperasi.*(dado)
Renovasi Rumah Jadi Langkah BRI Peduli Dukung Pencegahan Stunting di Indramayu
Dari Sekolah, BRI BO Sukabumi Dorong Pelajar Jadi Generasi Cerdas Finansial
BRI Region 9 Bandung Perkuat UMKM di Era AI, Dewi Hestiningrum Sari Raih Penghargaan
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
BRI Percepat Pembiayaan Sektor Produktif, KUR Tembus Rp84,36 Triliun Hingga Mei 2026
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa