Pemberian edukasi ancaman siber kepada nasabah. (Foto: Istimewa)
JAKARTA, FORMASNEWS.COM — Momentum libur Lebaran tidak hanya meningkatkan mobilitas masyarakat, tetapi juga mempercepat aktivitas transaksi digital. Di tengah tren tersebut, ancaman kejahatan siber ikut meningkat, terutama melalui penyebaran file aplikasi ilegal yang menyasar pengguna layanan keuangan digital. 📱⚠️
Bank Rakyat Indonesia (BRI) menilai kondisi ini menuntut penguatan literasi keamanan digital di kalangan nasabah. Edukasi dinilai penting agar masyarakat mampu mengenali indikasi penipuan sejak awal sebelum berdampak pada kebocoran data maupun kerugian finansial.
Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, menjelaskan bahwa pelaku kejahatan siber semakin adaptif memanfaatkan momentum tertentu, termasuk periode libur panjang yang identik dengan peningkatan penggunaan layanan digital.
Pesan singkat yang mengatasnamakan instansi resmi, undangan digital, resi pengiriman paket, hingga dokumen perpajakan kerap digunakan sebagai pintu masuk untuk menyebarkan file berformat .APK. Jika diunduh dan dipasang, file tersebut berpotensi membawa program berbahaya yang mampu memantau aktivitas perangkat hingga mengambil alih akses layanan keuangan tanpa disadari pengguna.
Menurutnya, pengenalan indikasi ancaman sejak dini menjadi langkah penting untuk mencegah akses tidak sah terhadap data nasabah. Kolaborasi antara perbankan dan masyarakat dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan ekosistem transaksi digital yang aman dan nyaman.
BRI juga menekankan pentingnya kebiasaan digital yang aman, seperti tidak sembarangan mengklik tautan, mengunduh aplikasi dari sumber tidak jelas, maupun membagikan informasi pribadi melalui pesan yang belum terverifikasi. Penggunaan fitur keamanan tambahan seperti Two-Factor Authentication (2FA) dianjurkan guna memperkuat perlindungan akses layanan perbankan digital.
Selain itu, masyarakat diimbau segera mengambil langkah cepat apabila terlanjur menginstal aplikasi mencurigakan, mulai dari memutus koneksi internet, menghapus aplikasi, mengganti kata sandi akun keuangan dan email, hingga melakukan reset perangkat untuk memastikan sistem kembali aman.
Melalui edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, BRI berharap kesadaran masyarakat terhadap keamanan digital semakin meningkat, sehingga pertumbuhan transaksi digital dapat berjalan seiring dengan perlindungan data serta kenyamanan bertransaksi. (red)
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
BRI Percepat Pembiayaan Sektor Produktif, KUR Tembus Rp84,36 Triliun Hingga Mei 2026
BRI Peduli Serahkan Ambulans ke Polres Kuningan, Perkuat Layanan Darurat untuk Masyarakat
BRI Gandeng Gereja di Bandung Salurkan Ratusan Paket Sembako bagi Masyarakat Rentan
BRI Perkuat Sinergi dengan Lapas Banjar Lewat Bantuan Ambulans Program TJSL
BRI dan TNI Perkuat Kolaborasi Sosial Lewat Renovasi Masjid Annur di Kodim 0605 Subang
BRI Genjot Pembiayaan Properti dan Otomotif Lewat Consumer Expo 2026 di Bandung
Cashback hingga Kartu Debit FC Barcelona Jadi Magnet BRI di Indomaret Fun Bike 2026
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa