Anggota Banggar DPRD Jabar Dudy Pamuji, saat menerima kunjungan kerja DPRD Kuningan, di ruang Banggar DPRD Jabar, Senin (29/7/2024)./Foto : Ist.
BANDUNG, FORMASNEWS.COM – DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar), menerima kunjungan kerja Badan Angggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan. Kunjungan kerja membahas terkait Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran (PPAS) Tahun Anggaran atau TA 2025 Kabupaten Kuningan dan Provinsi Jabar.
Kunjungan kerja Banggar DPRD Kabupaten Kuningan diterima langsung Anggota Badan Anggaran DPRD Jawa Barat Dudy Pamuji, di ruang Bangga DPRD Jabar, Senin (29/7/2024).
Anggota Banggar DPRD Jabar Dudy Pamuji mengatakan, Banggar DPRD Kabupaten Kuningan konsultasi terkait sistem dan proses pembahasan penyusunan KUA PPAS hingga menjadi dasar penyusunan RAPBD TA 2025. Termasuk dibahas soal sinkronisasi dan bagaimana kebijakan fiskalnya.
“Terus kondisi keuangan di Kabupaten Kuningan tadi disampaikan juga dalam pertemuan. Kondisinya disebutkan sedang tidak baik-baik saja, seperti kemiskinan ekstrem di Kabupaten Kuningan masih tinggi, gagal bayar dan sebagainya,” ujar Dudy Pamuji.
Disamping itu lanjut Dudy Pamuji, disinggung pula soal Pokok-pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD. Banggar DPRD Kabupaten Kuningan menanyakan soal anggota DPRD yang tidak terpilih kembali apakah tetap mendapatkan hak Pokir untuk TA 2025 atau tidak.
“Anggota DPRD yang terpilih kembali sudah tidak ada masalah, tapi yang tidak terpilih menjadi masalah karena apakah Pokirnya tetap bisa terakomodasi di 2025 atau tidak,” ucap dia.
Sementara itu sebelumnya, Anggota Banggar DPRD Kabupaten Kuningan Toto Tohari menanyakan terkait sistem dan proses pembahasan penyusunan KUA PPAS hingga menjadi dasar penyusunan RAPBD TA 2025. Selain itu, pihaknya pun menanyakan terkait permasalahan Pokir Anggota DPRD yang terpilih dan yang tidak terpilih.
“Kemudian dalam pertemuan dibahas pula soal bantuan keuangan Provinsi Jabar ke Kabupaten Kuningan. Banggar DPRD Kabupaten Kuningan meminta penyesuaian bantuan keuangan dengan kondisi Kabupaten Kuningan yang saat ini kondisi keungannya kurang baik baik aja. “ pungkas Anggota Banggar Kuningan Toto Tohari. (Rls/Adv)
Ribuan Aset BRI Dibuka untuk Masyarakat, Gebyar Lelang 2026 Digelar Serentak
BRI Peduli Sentuh Akar Persoalan Stunting Lewat Perbaikan Hunian di Ciamis
Renovasi Rumah Jadi Langkah BRI Peduli Dukung Pencegahan Stunting di Indramayu
Dari Sekolah, BRI BO Sukabumi Dorong Pelajar Jadi Generasi Cerdas Finansial
BRI Region 9 Bandung Perkuat UMKM di Era AI, Dewi Hestiningrum Sari Raih Penghargaan
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa