etua Pengurus Provinsi PABERSI Jabar Sugito (Berdiri tengah, nomor 5 dari kiri atau kanan), berfoto bersama Lifter Jabar PON Papua. (Foto : Dok.PABERSI Jabar).
BANDUNG,FORMASNEWS.COM- Setelah tuntas mengantarkan Jabar juara umum Pada Pekan Olahraga (PON) XX Papu, di antaranya dari atlet Angkat Berat Jabar dengan memberikan kontribusi medali emas 8, 1 perak dan 2 perunggu, sekaligus mengukir rekor Asia dan rekor PON.
Kelima Lifter putri Jabar, seperti Susi Susanti 52 Kg dengan rekor Asia, PON dan Nasional, kemudian Siti Haeroni 63 Kg, Aneu Veronika 72 Kg, Maria Magdalena 72 Kg dan Seila Walmori 84 Kg.
Di Pra Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XIV-2022 Jabar, Cabor Angkat Berat tanpa batasan usia, akan diselenggarakan Desember 2021, di GOR Tri Lomba Juang Bandung. Selain itu juga, sasaranya adalah PON XXI-2024 Sumut-Aceh, untuk kembali berjaya.
Ketua Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERSI) Pengurus Provinsi Jabar, Sugito menyatakan, pihaknya akan menentukan tanggal pelaksanaan Babak Kualifikasi (BK) Angkat Berat, satelah selesai kegiatan Pekan Olahraga Paralympic Nasional.
“Memang tanggal belum kami tetapkan, tetapi pada bulan Desember 2021, harus digelar BK Angkat Berat. Yang pasti akan dibahas khusus, termasuk budget kegiatanpun mesti kami sampaikan ke KONI Jabar,” ujarnya Rabu (10/11/2021) petang.
Dikatakanya, angkat Berat Pra PORDA, penting dilakukan bagi Lifter yang nantinya ikut di PORDA, PABERSI Jabar inginkan yang ikut BK itu Lifter daerah Jabar.
“Soal atlet atau lifter, saya sarankan atlet-atlet binaan murni Pengcab Kota Kabupaten di Jawa Barat. Makanya sebelum BK semua persyaratan terkait keabsyahan atlet harus dibereskan,” katanya.
Pasalnya, Pra PORDA XIV itu untuk mengetahui siapa atlet yang nantinya bisa tampil di PORDA XIV yang merupakan program PABERSI Jabar dalam membantu KONI mencari atlet yang akan diturunkan di PON mendatang.
“Dalam hal ini juga, PABERSI sangat berhati-hati dalam menentukan kelas, karena kemungkinan besar ada penambahan kelas,” tuturnya.
Lebih lanjut dia menyatakan, PABERSI juga harus mengacu pada Internasional Power Lifting (IPL), kemungkinan putri penambahan pada kelas bawah, bisa saja dibagian putra tambah kelas di kelas atas.
“Memang dari BK diupayakan dengan kuota lolos delapan kelas. Namun terpenting ikut dulu Pra PORDA atau BK agar bisa mengetahui kondisi atlet, apakah Lifter asli Jabar atau pendatang,” tandas Sugito.
Adapun rencananya BK Angkat Berat PORDA XIV Jabar, akan diikuti sekitar 20 Pengcab Kota Kabupaten SE Jawa Barat. (Pujo Hastowo).
Ribuan Aset BRI Dibuka untuk Masyarakat, Gebyar Lelang 2026 Digelar Serentak
BRI Peduli Sentuh Akar Persoalan Stunting Lewat Perbaikan Hunian di Ciamis
Renovasi Rumah Jadi Langkah BRI Peduli Dukung Pencegahan Stunting di Indramayu
Dari Sekolah, BRI BO Sukabumi Dorong Pelajar Jadi Generasi Cerdas Finansial
BRI Region 9 Bandung Perkuat UMKM di Era AI, Dewi Hestiningrum Sari Raih Penghargaan
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa