Kepala UPT Obyek Wisata Pantai Selatan Garut Ridwan Kausar, S.Sos, poto bersama usai survai para pengunjung ke tempat obyek Wisata poto bersama Forkompincam Kecamatan Pameungpeuk Garut .(Foto: Antho DR Awit)
GARUT, FORMASNEWS.COM- Obyek wisata pantai selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat. Meliputi objek wisata Sayangheulang Kecamatan Pameungpeuk, pantai Santolo Kecamatan Cikelet dan pantai Rancabuaya Kecamatan Caringin. Merupakan, objek wisata yang banyak dikunjungi para wisatawan lokal, nasional maupun wisatawan mancanegara. Namun, seiring dengan kasus pademi Covid -19 di Indonesia sejak bulan Maret hingga Juni 2020 ditutup.
Kepala Unit Pelayanan Technis (UPT) Obyek Wisata Pantai di Garut Selatan, Ridwan Kausar, S.Sos mengatakan, setelah di tutup pada bulan Juli 2020 seluruh objek wisata di pantai selatan sekarang ini baru dibuka Kembali. Namun untuk menjaga penyebaran Virus Corona, setiap para pengunjung harus mematuhi protokol Kesehatan sesuai standar yang di terapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut.
Para pengunjung sebelum masuk ketempat obyek wisata oleh para petugas loket suhu badannya diperiksa.(Foto: Antho DR Awit)
“Para pengunjung harus melaksanakan cara 3M (Mencuci Tangan memakai sabun, Menggunakan/Memakai Masker dan Menjaga Jarak) dan Menghindari dari Kerumanan,” katanya ketika di temui wartawan FormasNews.com dilokasi pantai Santolo Garut,Sabtu (15/8/2020).
Dikatakan Kausar, pihaknya sebelumya memohon maap karena baru bisa jumpa dengan FormasNew.com. Karena dirinya, saat ini mengelola tiga objek wisata yang harus bertanggung jawab terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Untuk pengunjung bila bukan hari libur, biasa biasa saja. Tapi kalua dihari libur Sabtu dan Minggu, alhmaduliah mecapai 4 hingga 5 ribu orang. Namun, meski pengunjung di hari libur sebanyak itu tetap belum bisa mencapai target PAD, “ imbuhnya.
Ketika ditanya pendapatan dari retribusi parkir, Kausar menjawab bahawa soal parkir itu ranah Dinas Perhubungan. Sementara retribusi perparkirannya dikelola oleh Karangtaruna desa masing-masing.
Lebih lanjut Kausar menyatakan, perbandingan target PAD tahun 2019 dan tahun 2020 sangat jauh berbeda. Sebelum adanya Virus Sars Covid-19 ramenya pengungjung bukan hanya Sabtu dan Minggu saja, tapi dihari-hari biasa pun tetap ramai dengan pengungjung baik wisatawan nusantara maupun mancanegara. Sehingga, bisa memenuhi pencapaian target PAD.
“Untuk pencapain PAD tahun 2020 belum ditargetkan PAD nya. Pasalnya, selain belum diketahui kapan akan selesainya Covid-19 ini. Pada Maret hingga bulan Juni 2020, seluruh objek wisata di pantai selatan di tutup,” tuturnya.
Untuk mencegah penyebaran Virus Sars Pandemi Covid-19, sesama pengunjung maupun petugas pantai. Seluruh pengunjung sebelum masuk ketempat obyek wisata baik pejalan kakai, pengguna sepeda motor maupun kendaraan roda empat lebih oleh para petugas loket diperiksa suhu badannya. “Hal itu, dilakukan karena sampai saat ini yang namanya Covid-19 masih tetap ada dan entah kapan berahirnya, “ tegas Kausar. (Antho DR Awit).
BRI dan TNI Perkuat Kolaborasi Sosial Lewat Renovasi Masjid Annur di Kodim 0605 Subang
BRI Genjot Pembiayaan Properti dan Otomotif Lewat Consumer Expo 2026 di Bandung
Cashback hingga Kartu Debit FC Barcelona Jadi Magnet BRI di Indomaret Fun Bike 2026
BRI Perkuat Digitalisasi Transaksi Merchant di Bandung Lewat Program Merchant Lucky Ride
Zakat Pekerja BRI Jadi Investasi SDM Jawa Barat, 556 Pelajar dan Mahasiswa Terima Beasiswa
BRI Ubah Pola Kurban Korporasi, Insan BRILian Bandung Sebar Hewan Kurban Langsung ke Kampung-Kampung
Dorong Lingkungan Bersih di Kawasan Pendidikan Militer, BRI Salurkan Armada Sampah ke Sesko AU
BRI Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah Rp200 Juta untuk Warga Antapani
BRI Perkuat Keamanan Digital, Gencarkan Edukasi Bahaya Penipuan KUR Online
BRImo Bawa Nasabah Asal Sukabumi ke Camp Nou
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa