Sat Pol PP Kabupaten Subang, sedang meninjau TPA Sampah Panembong Kelurahan Parung Kecamatan Subang sudah over Kapasita, mengakibatkan longsor ke sungai Cilamatan dan terbawa hanyut, Kamis (16/01/2020). Foto : Istimewa.
SUBANG, FORMASNEWS. COM – Tempat Pembuangan Ahir (TPA) Sampah Panembong Kelurahan Parung Kecamatan Subang sudah over Kapasitas, sehingga tumpukan sampah yang berada di TPA, longsor ke sungai Cilamatan dan terbawa hanyut, yang mengakibatkan sungai Cilamatan tecemar longsoran sampah plastik, Kamis (16/01/2020).
Dampak longsoran sampah plastik itu, bukan hanya sekedar sungai yang tercemar, melainkan sekitar 40 ha sawah milik petani warga Kelurahan Wanareja yang berada di bantaran Sungai Cilamatan, Subang, tercemar sampah plastik dan dipastikan gagal panen.
Kejadian tersebut mengundang tanggapan dan perhatian berbagai pihak diantanya Kapolsek Subang Kompol Iwan Setiawan ia mengatakan, begitu pihaknya mendapat laporan dari lurah langsung ke lokasi. Setelah, dilihat ternyata benar hamparan sawah dipenehi sampah plastik. “Dengan kejadian itu, saya ingatkan kepada petani kalau sedang hujan jangan sampai ada yang di sawah, kuatir ada banjir bandang,” kata Kapolsek.
Ungkapan Kapolsek Subang dibenarkan juga pemilik sawah, dia mengatakan kalau sampah-sampah plastik itu berasal dari TPA di Kampung Caringin, RT 32/RW 12, Kelurahan Parung yang longsor dan masuk ke Sungai Cilamatan. “Memang warga khawatir akibat kejadian ini tanaman padinya yang tinggal beberapa bulan berbuah dan panen menjadi gagal total,” jelas Iwan.
Lurah Wanareja, Imas Maslamah menyatakan sangat prihatin atas peristiwa yang menimpa warganya. Pihaknya sudah berkomunukasi dengan instansi terkait termasuk Muspika Kecamatan Subang yang turun langsung ke lokasi. “Kami sedang berupaya meminta bantuan pada pihak terkait, terutama lahannya yang terdampak sekitar 5 kelompok tani,” ungkap Imas.
Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang, Rona Mairansyah mengakui kejadian itu diakibatkan kondisi TPA Panembong yan sudah sangat tidak layak dan sudah over kapasitas. Padahal sebelumnya Kata Rona sudah menugaskan pegawainya untuk mengeruk bagian tumpukan sampah yang dekat sungai. Agar tidak hanyut terbawa arus sungai.
“Volume sudah sangat penuh karena sampah terus menerus datang setiap hari ke sana. Tapi jangan kuatir Bupati subang sedang berusaha mencari tanah untuk TPA dan pemasangan kawat bronjong hanya saja, itu memakan waktu. Untuk lahan TPA diajukan milik perkebunan sekitar 100 hektare sehingga sangat ideal dibanding Panembong yang hanya 2 hektare. Tetapi ini masih diupayakan melalui Pemprov Jabar,” tegasnya. (Ha – Yam).
Editor : Yat
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Layanan Safe Deposit Box BRI Bandung Jadi Pilihan Nasabah Lindungi Aset Berharga
Yayasan Bandung Cinta Damai Terima Ambulans dari BRI untuk Perkuat Layanan Sosial Kesehatan
Insan Pers Turun Tangan, PWI Jabar dan BRI Bandung Salurkan Sembako untuk Warga
Ancaman Siber Mengintai Jelang Lebaran, BRI Ajak Nasabah Tingkatkan Literasi Keamanan Digital
Libatkan Pesantren dan Yayasan, BRI Region 9 Bandung Perkuat Distribusi Bantuan Sembako
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa