Kampung Biru RW 04 (Lebak Larang Babakan Kicau) Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, yang diresmikan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Minggu (15/12/2019).
BANDUNG, FORMASNEWS.COM – Kecamatan Coblong meluncurkan program Bancarea, sebuah, gerakan kolaborasi berbagai elemen untuk menuntaskan beragam masalah yang bermunculan di wilayah dengan karakteristik masyarakat heterogen ini. Program, tersebut diresmikan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.
Camat Coblong, Krinda Hamidipraja mengungkapkan setidaknya terdapat empat persoalan utama yang kini dihadapi di wilayahnya. Yakni keberadaan sejumlah titik kawasan kumuh, kemudian angka Open Defecation Free (ODF) , HIV AIDS dan stunting.
“Kita ini punya potensi yang cukup banyak. Ada ITB, Unpad, LIPI, BPSDM, Ormas, OKP, Relawan, Komunitas dan masih banyak lagi yang kini dicanangkan dengan Bancarea di Lebak Larang,” ucap Krinda di Kampung Biru RW 04 (Lebak Larang Babakan Kicau) Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Minggu (15/12/2019).
Krinda menuturkan, gerakan pertama Bancarea ini yakni membuat mural gang sepanjang 70 meter. Kemudian, dinding sejumlah rumah juga dilakukan pengecatan beraneka warna.
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, sedang melihat kerjinan Kampung Biru RW 04 (Lebak Larang Babakan Kicau) Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, yang diresmikan, Minggu (15/12/2019).
“Rencana hampir 400 meter sekarang baru 70 meter, dengan mural menggambarkan lintas seni budaya, agama, lintas masyarakat. Mural ini sebagai salah satu cara agar kawasannya tidak terlihat kumuh,” katanya..
Pemanfaatan dinding rumah dan gang juga untuk mengampanyekan pencegahan HIV/AIDS dengan dikemas dalam bentuk grafiti. Krinda menilai, kampanye melalui visual ini lebih mudah sampai ke masyarakat.
Sedangkan soal ODF di wilayahnya, Krinda sudah merancang pembuatan septictank komunal dan beberapa septictank mini. Dia juga akan mencoba dengan pembuatan sempadan sungai.
“Kalau untuk stunting kita kerja sama dengan Batan, puskesmas serta diadakan PMTAS (pemberian makanan tambahan anak sekolah). Kemudian CSR juga kita coba untuk pemberian makanan gizi tambahan kepada anak-anak,” tambahnya.
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana yang datang meresmikan pencanangan gerakan Bancarea mengaku sangat terkesan dengan kolaborasi masyarakat. Padahal dia menilai di wilayah tersebut karakteristik masyarakatnya cukup heterogen dengan banyaknya pendatang baik dari kalangan pekerja maupun mahasiswa.
“Saya meyakini budaya gotong royong masih kental melekat di masyarakat Kota Bandung. Sekarang ini tinggal meningkatkannya sehingga kian menumbuhkan kesadaran untuk bekerja sama menuntaskan masalah di tengah masyarakat,” tegas Yana. (**)
Editor :Yat
BRI dan TNI Perkuat Kolaborasi Sosial Lewat Renovasi Masjid Annur di Kodim 0605 Subang
BRI Genjot Pembiayaan Properti dan Otomotif Lewat Consumer Expo 2026 di Bandung
Cashback hingga Kartu Debit FC Barcelona Jadi Magnet BRI di Indomaret Fun Bike 2026
BRI Perkuat Digitalisasi Transaksi Merchant di Bandung Lewat Program Merchant Lucky Ride
Zakat Pekerja BRI Jadi Investasi SDM Jawa Barat, 556 Pelajar dan Mahasiswa Terima Beasiswa
BRI Ubah Pola Kurban Korporasi, Insan BRILian Bandung Sebar Hewan Kurban Langsung ke Kampung-Kampung
Dorong Lingkungan Bersih di Kawasan Pendidikan Militer, BRI Salurkan Armada Sampah ke Sesko AU
BRI Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah Rp200 Juta untuk Warga Antapani
BRI Perkuat Keamanan Digital, Gencarkan Edukasi Bahaya Penipuan KUR Online
BRImo Bawa Nasabah Asal Sukabumi ke Camp Nou
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa