Ketua KPU Kota Bandung, Suharti menyerahkan cindra mata kepada Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana, saat audensi kepada Walikota Bandung, Oded M Danial, di Pendopo Kota Bandung, Senin (14/1/2019). Foto : Dok Humas Pemkot Bandung.
BANDUNG, FORMASNEWS.COM – Pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 sudah di depan mata. Untuk menyukseskan hari besar itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung, melakukan audensi kepada Walikota Bandung, Oded M Danial, di Pendopo Kota Bandung, Senin (14/1/2019).
Ketua KPU Kota Bandung, Suharti mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan keamanan di 7.103 Tempat Pemungutan Suara (TPS), pihaknya meminta kepada Walikota setidaknya14.206 orang Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). Hal itu dengan asumsi akan ada dua anggota Satlinmas di setiap TPS.
“Tak hanya itu, juga dibutuhkan sekitar 50.000 orang untuk menjadi Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di seluruh TPS. Namun, ternyata tidak mudah untuk menggaet KPPS,” katanya.
Ketua KPU Kota Bandung, Suharti poto bersama dengan Walikota Oded M. Danial dan Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana, saat audensi, di Pendopo Kota Bandung, Senin (14/1/2019). Foto : Dok Humas Pemkot Bandung.
Dikatakannya, ada beberapa kelurahan yang sulit untuk mendapatkan KPPS. Alasannya karena adanya potensi gugatan setelah Pemilu dilakukan. Itulah sebagian besar tanggapan masyarakat, sehinga diperlukan sosialisasikan terus menerus dan mengedukasi kepada masyarakat.
“Sosialisasi ini penting untuk meningkatkan angka partisipasi publik terhadap pesta demokrasi. Pada Pilkada tahun lalu, Kota Bandung mampu meraih partisipasi publik sebesar 76%. Kali ini, Kota Bandung akan mengejar target partisipasi nasional yakni 77,5%.,” tuturnya.
Setiap TPS akan mendapatkan lima kotak suara, terdiri dari pemilihan presiden/wakil presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kota/Kabupaten. Dalam satu kecamatan, rata-rata terdapat 300-400 TPS. Dari jumah itu, berarti sekitar ada 2000 kotak suara yang harus diamankan.
Walikot Bandung, Oded M Danial, menginstruksikan kepada jajarannya untuk menginventarisasi kebutuhan gudang, termasuk penganggaran untuk sewa gudang bilang memungkinkan. Terkait dengan, Pilpres dan Pileg, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah memberikan Hibah kepada KPU Kota Bandung senilai Rp1,2 miliar untuk berbagai kebutuhan.
“Untuk memudahkan koordinasi antara Pemkot Bandung dengan KPU akan dibuat desk Pemilu yang berlokasi di lingkungan Balaikota. Terutama terkait sosialisasi teknis pencoblosan yang harus dilakukan secara masif. Sekarang fokus dulu ke pembuatan Desk pemilu agar punya tempat untuk berkoordinasi terkait sosialisasi dan lain-lain,” tegas Wakil Walikota, Yana Mulyana menimpali. (Yat)
BRI Peduli Sentuh Akar Persoalan Stunting Lewat Perbaikan Hunian di Ciamis
Renovasi Rumah Jadi Langkah BRI Peduli Dukung Pencegahan Stunting di Indramayu
Dari Sekolah, BRI BO Sukabumi Dorong Pelajar Jadi Generasi Cerdas Finansial
BRI Region 9 Bandung Perkuat UMKM di Era AI, Dewi Hestiningrum Sari Raih Penghargaan
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa