Ketua KPK, Firli Bahuri. (Foto Net)
JAKARTA, FORMASNEWS.COM- Para sahabat KPK yang baik, kita semua selaku anak bangsa tentu merasa terpukul karena mendengar ada seorang hakim, Panitera dan Pengacara terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Tim KPK di Surabaya.
Keprihatinan ini tentunya berlanjut setelah secara berturut – turut beberapa pejabat eksekutif setidaknya tiga orang kepala daerah yang juga terkena OTT.
Semua peristiwa ini garis besarnya karena pelanggaran system yang gagal, buruk atau lemah. Indonesia sebagai negara hukum sudah memiliki sistem pencegahan dan pemberantasan korupsi yang makin lama terus diperbaiki.
Sistem harus dibangun agar tidak ada celah dan peluang untuk melakukan korupsi, tidak boleh ada lagi sistem yang ramah kepada korupsi.
Sinergi antar lembaga negara dalam pencegahan dan penindakan juga sedang kita Orkestrasikan. Kalau tidak ada pelanggaran sistem yang seorang pejabat lakukan maka tidak akan mungkin dapat masuk ke dalam aksi perilaku korupsi.
Tetapi apabila pelanggaran sistem dilakukan maka tentu saja, oknum- oknum ini bisa berefek perilaku korupsi dan penindakan tegas pasti dilakukan oleh lembaga yang antikorupsi KPK.
Maka itu, dalam pemberantasan korupsi KPK tidak akan pandang bulu, siapa saja yang melanggar sistem yang telah dibuat demi menjaga integritas kelembagaan dan produktivitas pembangunan yang dicanangkan presiden sebagai pemimpin pasti mereka akan terkena dan dimintakan pertanggungjawaban pidana baik pemidanaan badan maupun perampasan harta miliknya untuk pemiskinan.
Maka karena itulah mari berhati hati dan jangan pernah mau berniat sedikit pun untuk korupsi. Tegak kan Marwah lembaga dan harga diri agar kita bisa mewariskan sebuah negara dan birokrasi yang bersih yang membanggakan rakyat Indonesia serta warisan peradaban antikorupsi bagi generasi selanjutnya.
Terkait adanya para pejabat di lingkungan Yudikatif dan juga termasuk penegak hukum karena hakim dan pengacara adalah penegak hukum tentu sangat prihatin dan kami akan membicarakan dengan organisasi induk yang bersangkutan.
Kami ingin tindakan pencegahan di organisasi induk-nya bisa terus diperkuat supaya pelanggaran hukum dan etika terhadap sistem tidak berlangsung di lembaga tersebut.
Sekali lagi, Kami berjanji bahwa penegakan hukum tidak akan pandang bulu dan KPK dan seluruh penegak hukum tidak akan pernah lelah pemberantasan korupsi sampai Indonesia bebas dari korupsi.
Sambil menunggu konferensi pers terhadap Kegiatan OTT di Surabaya, saya mohon doa dan dukungan semua sahabat agar semua berjalan lancar dan baik. Terima kasih. Salam FB. Jakarta, 20 Januari 2022. *** (Penulis Ketua KPK, Firli Bahuri)
Insan BRILian Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Regol Bandung
BRILink Melejit di Sukabumi, 4.658 Agen BRI Layani Transaksi Rp47,3 Triliun
Dominasi Sektor Perdagangan, Penyaluran KUR BRI Cibadak Tembus Rp107,8 Miliar
BRI Perkuat Peran Sosial Lewat TJSL, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Ciamis
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Layanan Safe Deposit Box BRI Bandung Jadi Pilihan Nasabah Lindungi Aset Berharga
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa