Penandatanganan Implementation Agreement (IA) USB YPKP bersama sejumlah institusi dan praktisi teknologi dari Korea Selatan. (Foto : Istimewa)
BANDUNG, FORMASNEWS.COM – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP memperkuat langkah internasionalisasinya melalui workshop “Mastering Generative AI for Technical Innovation” yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi mahasiswa, tetapi juga menghasilkan kerja sama strategis dengan mitra global.
Kegiatan yang diinisiasi Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HMSI) ini menjadi pintu masuk kolaborasi internasional, ditandai dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) bersama sejumlah institusi dan praktisi teknologi dari Korea Selatan.
Penandatanganan kerja sama tersebut melibatkan Kim Soo Il dari Busan University of Foreign Studies, Kwanyoung Kim selaku Managing Director ATOP Consulting, serta Paul Choi sebagai Founder & CEO P&M Group Korea. Dari pihak kampus, kerja sama ditandatangani oleh Kaprodi Teknik Elektro Ivany Sarief, S.T., M.T., Kaprodi Teknik Informatika Gunawan, S.T., M.Kom., serta Kaprodi Sistem Informasi Khaerul Manaf, S.T., M.Kom., Ph.D.
Kolaborasi ini dinilai sebagai langkah strategis dalam membuka peluang pengembangan akademik, riset, serta inovasi teknologi berbasis global, khususnya di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
Selain agenda kerja sama, workshop juga menghadirkan diskusi mendalam mengenai perubahan lanskap teknologi. Praktisi nasional Pratomo Bowo Leksono, S.T., menyoroti pergeseran signifikan dalam dunia kerja teknologi akibat kehadiran AI, yang kini mampu mengotomatisasi berbagai proses pengembangan perangkat lunak.
Ia menegaskan bahwa meski AI memberikan efisiensi tinggi, pengguna tetap harus memahami keterbatasannya, termasuk potensi kesalahan informasi (hallucination) dan risiko keamanan data.
Sementara itu, para pembicara internasional menekankan pentingnya kesiapan mental dan kolaborasi lintas negara dalam menghadapi era disrupsi teknologi. Kwanyoung Kim, Ph.D., menyampaikan visi untuk mendorong Indonesia menjadi bagian dari ekosistem teknologi global yang adaptif dan inovatif.
Paul Choi menambahkan bahwa keberhasilan di era digital sangat dipengaruhi oleh sikap dan pola pikir individu, bukan hanya kemampuan teknis semata. Sementara itu, Kim Soo Il menegaskan bahwa peran manusia dalam pendidikan tetap krusial meski teknologi AI terus berkembang pesat.
Workshop ini diikuti oleh pimpinan universitas, dosen, serta mahasiswa dari berbagai program studi di Fakultas Teknik, dan menjadi bagian dari upaya kampus dalam memperkuat kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja berbasis teknologi.
Melalui kegiatan ini, Universitas Sangga Buana YPKP menegaskan arah barunya sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif membangun jejaring internasional guna meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global. (red)
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Layanan Safe Deposit Box BRI Bandung Jadi Pilihan Nasabah Lindungi Aset Berharga
Yayasan Bandung Cinta Damai Terima Ambulans dari BRI untuk Perkuat Layanan Sosial Kesehatan
Insan Pers Turun Tangan, PWI Jabar dan BRI Bandung Salurkan Sembako untuk Warga
Ancaman Siber Mengintai Jelang Lebaran, BRI Ajak Nasabah Tingkatkan Literasi Keamanan Digital
Libatkan Pesantren dan Yayasan, BRI Region 9 Bandung Perkuat Distribusi Bantuan Sembako
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa