Direktur Network dan Retail Funding Bank Rakyat Indonesia, Aquarius Rudianto saat memberikan kuliah umum dalam forum akademik bertajuk “The Future of Banking: Artificial Intelligence, Fintech Disruption, and the New Financial Landscape”, yang digelar Program Studi Administrasi Bisnis FISIP Universitas Padjadjaran di Bale Sawala, Gedung Rektorat Kampus Jatinangor, Sumedang, Rabu (16/4/2026). (Foto: Istimewa)
SUMEDANG, FORMASNEWS.COM – Disrupsi teknologi finansial yang semakin cepat mendorong dunia pendidikan untuk ikut menyiapkan generasi muda memahami perubahan industri keuangan. Hal itu menjadi fokus kuliah umum yang digelar Program Studi Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjadjaran di Bale Sawala, Gedung Rektorat Kampus Jatinangor, Sumedang, Rabu 16 April 2026.
Ratusan mahasiswa menghadiri forum akademik bertajuk “The Future of Banking: Artificial Intelligence, Fintech Disruption, and the New Financial Landscape” yang membahas bagaimana teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) dan inovasi fintech membentuk arah baru industri perbankan.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Network dan Retail Funding Bank Rakyat Indonesia, Aquarius Rudianto menekankan bahwa transformasi digital telah mengubah pola layanan keuangan secara signifikan. Perbankan kini tidak lagi hanya mengandalkan layanan konvensional, tetapi juga memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, serta pengalaman nasabah.
Menurutnya, kehadiran teknologi seperti AI dan fintech mendorong bank untuk terus berinovasi, namun tetap menjaga prinsip inklusi keuangan agar akses layanan keuangan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
Aquarius menilai, pemahaman terhadap perkembangan industri keuangan perlu mulai diperkenalkan sejak bangku kuliah. Mahasiswa dinilai memiliki peran strategis sebagai generasi yang akan menghadapi langsung perubahan ekosistem ekonomi digital.
Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Regional 9 Bandung, Dewi Hestiningrum mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen BRI dalam memperkuat literasi keuangan di lingkungan pendidikan tinggi.
Ia menilai, perubahan teknologi di sektor keuangan membuat masyarakat, khususnya generasi muda, harus memiliki pemahaman yang lebih baik dalam memanfaatkan layanan keuangan secara bijak.
“Perkembangan teknologi telah mengubah lanskap industri keuangan secara signifikan, termasuk dalam cara layanan diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Karena itu literasi keuangan menjadi penting agar generasi muda mampu menghadapi dinamika ekonomi yang semakin kompleks,” ujarnya.
Melalui forum diskusi akademik tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami perubahan yang terjadi di industri perbankan, tetapi juga mampu melihat peluang baru yang muncul di era digital, termasuk dalam pengembangan inovasi keuangan di masa depan. (red)
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
BRI Percepat Pembiayaan Sektor Produktif, KUR Tembus Rp84,36 Triliun Hingga Mei 2026
BRI Peduli Serahkan Ambulans ke Polres Kuningan, Perkuat Layanan Darurat untuk Masyarakat
BRI Gandeng Gereja di Bandung Salurkan Ratusan Paket Sembako bagi Masyarakat Rentan
BRI Perkuat Sinergi dengan Lapas Banjar Lewat Bantuan Ambulans Program TJSL
BRI dan TNI Perkuat Kolaborasi Sosial Lewat Renovasi Masjid Annur di Kodim 0605 Subang
BRI Genjot Pembiayaan Properti dan Otomotif Lewat Consumer Expo 2026 di Bandung
Cashback hingga Kartu Debit FC Barcelona Jadi Magnet BRI di Indomaret Fun Bike 2026
BRI Perkuat Digitalisasi Transaksi Merchant di Bandung Lewat Program Merchant Lucky Ride
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa