(Foto Istimewa).
BANDUNG, FORMASNEWS.COM- Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumapul Cihaurgeulis 02, Senin (09/02/2026). Peresmian ini menandai hadirnya model baru layanan pemenuhan gizi yang terintegrasi langsung dengan sekolah penerima manfaat.
Farhan menyebut, SPPG Cihaurgeulis 02 sebagai inovasi karena lokasinya melekat dengan sekolah. Model ini berbeda dari pola sebelumnya yang umumnya memiliki jarak antara dapur layanan dan sekolah penerima manfaat.
“SPPG-nya ini melekat dengan sekolah yang akan menerima manfaat. Ini salah satu model baru yang akan kita lihat perkembangannya,” ujar Farhan.
Menurutnya, kedekatan fisik antara SPPG dan sekolah memberikan keunggulan dalam pengawasan kualitas makanan. Jika terdapat evaluasi terkait penyajian atau menu, perbaikan dapat dilakukan secara cepat dan langsung.
“Dengan tidak adanya jarak antara SPPG dengan sekolah, maka berbagai perbaikan penyajian dan menu itu bisa langsung dikoreksi dengan cepat,” katanya.
Tak hanya soal kualitas gizi, model ini juga mengintegrasikan aspek edukasi dan pengelolaan sampah. Sisa makanan tidak hanya dikelola sebagai limbah, tetapi dijadikan sarana pembelajaran bagi siswa tentang pengolahan sampah organik.
Farhan mengatakan, pendekatan yang diterapkan bersifat menyeluruh atau 360 derajat. Pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup atau kelurahan, melainkan juga menjadi bagian dari sistem kerja SPPG dan pendidikan karakter siswa.
Kelurahan Cihaurgeulis bersama pihak sekolah akan menjadikan lokasi ini sebagai pusat praktik pengolahan sisa makanan menjadi kompos dan bentuk pengolahan lainnya. Dengan demikian, layanan gizi terhubung langsung dengan pendidikan lingkungan.
Farhan menyebut model terintegrasi ini akan dipelajari lebih lanjut sebelum diusulkan kepada Badan Gizi Nasional untuk direplikasi di sekolah-sekolah lain.
“Kita jadikan model dulu, kita pelajari. Nanti akan kita usulkan agar bisa diadopsi lebih luas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan RP Hartoyo, Jonni BS Nugroho menyatakan pihaknya sejak awal menyiapkan lahan dan sistem agar pengelolaan sampah sekolah dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat disatukan.
Menurutnya, konsep ini memperkuat fungsi SPPG bukan hanya sebagai dapur layanan, tetapi juga sebagai pusat edukasi.
Saat ini, SPPG Cihaurgeulis 02 melayani sekitar 800 siswa tingkat SMP, SMA, dan SMK. Kapasitasnya akan terus ditingkatkan hingga mencapai 3.000 penerima manfaat, termasuk tambahan dua sekolah dasar dan kelompok masyarakat seperti ibu hamil serta anak-anak yang membutuhkan asupan gizi tambahan. (rob)
BRI Lakukan Asesmen Kebutuhan Pengungsi Korban Pergerakan Tanah di Bantargadung
Pos Indonesia Manfaatkan Kantor Pos sebagai Lokasi Ujian Online Mahasiswa Universitas Terbuka
Gandeng Dua Yayasan Lokal, BRI Pastikan 5.000 Paket Sembako Tepat Sasaran di Jatibarang
Ramadan 1447 H, PT Pos Properti Indonesia Perkuat Budaya Berbagi Lewat Aksi Sosial Rutin
Transformasi Digital Perbankan Dukung Distribusi Pangan, BRI Hadirkan Bank Garansi Online bagi Mitra Bulog di Subang
HUT ke-130 BRI, Sinergi BRI dan Kelurahan Braga Perkuat Ketahanan Sosial Warga
BAZNAS dan ANGKASA Resmikan Koperasi Konsumen Berkah Bersama di Rancabali, Modal USD 3.000 Digelontorkan
Bantuan BRI Perkuat UMKM Lampu Gentur Cianjur, 70 Pengrajin Dapat Akses Kredit Rp1,5 Miliar
Lewat Bantuan Alat Musik, BRI BO Cibadak Perkuat Pelestarian Seni Budaya Lokal Sukabumi
BRI Perkuat Pemulihan Pascabencana Longsor Cisarua Lewat Bantuan Berkelanjutan
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa