Anggota Komisi II DPRD Kota Bandung Indri Rindani, membuka acara khitanan massal Pemkot Bandung, Ngadoor. (Foto Istimewa)
BANDUNG, FORMASNEWS.COM- DPRD Kota Bandung akan terus menambah penerima program khitanan massal gelaran Pemkot Bandung, Ngakhitan Gratis Door to Door (Ngadoor), di tahun-tahun menjelang. Selain meringankan keluarga miskin yang membutuhkan biaya khitan, acara gelaran Bagian Kesra Pemkot Bandung ini juga bertujuan untuk melengkapi budaya syukuran hajat khitanan.
“Program Ngadoor ini adalah program dari salah satu visi misinya Wali Kota Bandung dan Wakil Wali Kota. Sebelumnya program sunatan ini mungkin ada, ya, di pemerintahan yang sebelumnya. Tetapi ini menjadi berbeda karena program ini sunatan masalnya bukan asal sunat saja karena kita menghadirkan program sunatan masalnya ini yang kelasnya eksklusif, premium,” tutur Anggota Komisi II DPRD Kota Bandung Indri Rindani, saat membuka acara khitanan massal Pemkot Bandung, Ngadoor, di Kelurahan Cigondewah Rahayu, Kecamatan Bandung Kulon, Senin (17/11/2025).
Ia menilai program ini begitu penting karena khitanan, khususnya bagi keluarga muslim itu sangat dibutuhkan. Akan tetapi, tidak semua warga bisa membayar biaya khitan. Oleh karena itu, kata Indri, program ini ingin memperlihatkan bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat.
“Mengkhitan itu memang bukan hal yang mahal. Tetapi tidak sedikit yang tidak mampu karena terhambat biaya, dan alhamdulillah Pemerintahan Kota Bandung dan Teh Indri mewakili dewan pun bisa hadir untuk masyarakat, dan ini salah satu program kesehatan yang kita prioritaskan karena kita tahu sendiri di Kota Bandung tidak sedikit yang miskin ekstrim,” katanya.
Indri, yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Kota Bandung itu mengatakan, anggaran untuk program Ngadoor ini akan terus dikawal. Bahkan, tahun depan akan ditambah penerima manfaat program ini.
“Jadi insyaallah ini adalah salah satu bukti kehadiran bahwa Pemerintah Kota Bandung ada untuk masyarakat Kota Bandung untuk menuju Bandung yang UTAMA. Ini masih 215 anak-anak yang disunat gitu. Insyaallah tahun depan kita amankan di 500 anak yang kita bisa sunat,” ujarnya.
Program ini juga menyentuh esensi-esensi kebahagiaan dengan menyediakan hadiah pendukung syukuran yang biasa hadir dalam budaya khitan.
“Jadi tidak hanya disunat, masyarakat yang anak laki-lakinya ikut di program Ngadoor ini pun dihajatkan, dikasih tumpeng, parselnya, ada hadiah mobil-mobilannya. Bagaimana enggak happy ya, anak-anak disunat dengan banyaknya hadiah juga seperti ini. Jadi intinya Pemerintah Kota Bandung hadir memberikan kebahagiaan untuk masyarakat kota Bandung dengan program Ngadoor ini. Jadi insyaallah kita akan dorong terus dari DPRD Kota Bandung, terutama di Banggar, untuk bisa program ini hadir di masyarakat,” ujar Indri. (**)
Balai Rakyat Indonesia Jadi Warisan Program YBM BRILiaN, Warga Sukawening Garut Kini Punya Pusat Aktivitas Mandiri
YBM BRILiaN Luncurkan Program Family Strengthening di Garut, Perkuat Ketahanan Keluarga Mustahik
Insan BRILian Region 9 Bandung Bergerak Cepat Galang Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatra
Kolaborasi BRI, Danantara, dan Rumah BUMN Perkuat Ekosistem UMKM Siap Ekspor di Jawa Barat
BRI Region 9 Bandung Tegaskan Komitmen Keberlanjutan Lewat Aksi Lingkungan dan Pemberdayaan UMKM
Pos UKK Adem Ayem Indramayu Raih Penghargaan Pos UKK Terbaik Jawa Barat pada HKN ke-61
Melalui Program TJSL, BRI Peduli Laksanakan BRINita di Griya Hijau Hidroponik
YBM BRILian Gelar Lagi Khitanan Massal Serentak di Tiga Lokasi
BRI Bersama YBM BRILian Region 9 Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bencana di Cisolok dan Cikakak
Program Desa BRILian Salah Satu Bukti Nyata BRI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa