Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., menjadi narasumber Pembinaan Pasca Survey Akreditasi UPTD Puskesmas, di Puskesmas Caringin. (Foto Istimewa)
BANDUNG, FORMASNEWS.COM- Peningkatan mutu pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari jumlah pasien yang ditangani. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., menuturkan, pelayanan kesehatan yang diselenggarakan pemerintah, termasuk puskesmas, juga selayaknya mengedepankan keberhasilan edukasi pola hidup sehat yang diterapkan masyarakat.
“Keberhasilan puskesmas dan rumah sakit umum daerah bukan dari banyak yang datang berobat, tetapi bagaimana masyarakat teredukasi supaya hidup sehat. Bagaimana membuat warga semakin sehat lagi. Ketika makin sehat, tentu ekonomi juga bisa makin naik karena warga bugar dan produktif,” tutur Rizal, saat menjadi narasumber Pembinaan Pasca Survey Akreditasi UPTD Puskesmas, di Puskesmas Caringin, Kamis (13/11/2025).
Rizal menjelaskan, saat ini layanan puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama yang dijalankan pemerintah, menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan. Puskesmas ditekankan untuk menjadi fasilitas kesehatan yang mampu menuntaskan kebutuhan medis warga sehingga masyarakat tak melulu bergantung pada layanan rumah sakit.
“Bagaimana pelayanan puskesmas ini bisa melayani masyarakat semua. Antisipasi bagaimana masyarakat bisa seluruhnya terlayani, apalagi sifatnya mendesak. Ini harapan kita, komitmen bersama. DPRD akan selalu berkolaborasi, terutama ketika mutunya baik tentu akan didorong anggaran,” ujarnya.
Rizal juga mengapresiasi layanan yang diberikan Puskesmas Caringin. Puskesmas ini melayani sekitar 33 ribu warga dari Kelurahan Margahayu Utara dan Kelurahan Babakan Ciparay. Dengan tingkat populasi penduduk tinggi, tentu layanan kesehatan akan dihadapkan dengan banyak dinamika.
“Tetapi apresiasi kepada UPT Puskemas Caringin yang bisa melayani dengan prima. Saya jarang mendapat komplen tentang puskesmas ini. Ini sangat berkaitan sekali dengan apa yang menjadi komitmen DPRD berhubungan dengan akreditasi yang sangat berpengaruh untuk pelayanan masyarakat. Seyogiyanya pelayanan kesehatan ini harus prima bagi masyarakat. Selalu berkolaborasi dengan sektor yang lain, itu akan meningkatkan pelayanan dan dirasakan masyarakat. Jika mengedepankan kejujuran, integritas, dan pelayanan kepada masyarakat maka kesulitan akan berkurang,” tutur Rizal. (**)
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
BRI Percepat Pembiayaan Sektor Produktif, KUR Tembus Rp84,36 Triliun Hingga Mei 2026
BRI Peduli Serahkan Ambulans ke Polres Kuningan, Perkuat Layanan Darurat untuk Masyarakat
BRI Gandeng Gereja di Bandung Salurkan Ratusan Paket Sembako bagi Masyarakat Rentan
BRI Perkuat Sinergi dengan Lapas Banjar Lewat Bantuan Ambulans Program TJSL
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa