Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, H. Soni Daniswara, ketika Monitoring UPTD Puskesmas Babakan Tarogong di Jl. Babakan Tarogong, Rabu (9/20/2024)./Foto : Ist.
BANDUNG, FORMASNEWS.CPM – Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, H. Soni Daniswara, melaksanakan Monitoring UPTD Puskesmas Babakan Tarogong di Jl. Babakan Tarogong, Kelurahan Babakan Asih, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Rabu (9/20/2024).
Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala UPTD Puskesmas Babakan Tarogong, dr. Fardhiyan, Camat Bojongloa Kaler, Ayi Sutarsa, Sekretaris Lurah Babakan Tarogong, Mulyana dan Relawan Bongsor (Bojongloa Kaler Sosial Respon).
Dalam tinjauannya itu, Soni menyoroti infrastruktur dan daya tampung pasien UPT Puskesmas Babakan Tarogong yang dinilai kurang layak. Soni menilai infrastruktur UPT Puskesmas Babakan Tarogong perlu diperbaiki terlebih lagi banyak pasien berobat di sana.
“Puskesmas ini salah satu sarana kesehatan harus diimbangi infrastruktur dan fasilitas yang baik. Karena yang datang ke sini orang sakit. Melihat daya tampung sangat tidak memadai. Kita lihat ruang pasien TB paru yang harusnya terpisah ini disatukan. Tempat pemeriksaan tidak layak dan tidak layak SOP dari kesehatan,” ujar Soni.
Sebetulnya, kata Soni, perbaikan infrastruktur di Puskesmas Babakan Tarogong ini sudah diajukan pda 2019 silam. Namun, dikarenakan saat itu terjadi pandemi Covid-19, terjadi refocusing anggaran sehingga hingga kini belum ditindakalnjuti.
“Sudah dari 2019 sudah diusulkan, tapi karena Covid jadi tertunda,” ujarnya.
Lebih lanjut Soni pun berharap perbaikan infrastruktur di PT Puskesmas Babakan Tarogong bisa segera mungkin dilakukan. Ia pun sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung agar segera menindaklanjutinya.
“Kemarin saya sudah bicarakan dengan Dinkes ini bisa ditindaklanjuti demi kepentingan orang banyak. Kebetulan ini di belakang Puskesmas ada lahan yang dijual mungkin akan jadi solusi Puskesmas ini jadi fasilitas yang layak,” kata Soni.
Sementara itu di tempat yang sama, Kepala UPT Puskesmas Babakan Tarogong Fardhiyan Solichin membenarkan jika infrastruktur yang ada saat ini memang kurang memberikan pelayanan kesehatan terbaik.
Apalagi dalam pelayanan pasien di UPT Puskesmas Babakan Tarogong, kata Fardhiyan mencapai 100-120 orang per harinya.
“Pelayanan sehari dari Senin-Sabtu itu 100-120 orang,” katanya.
Berdasarkan hasil surveyor, kata Fardhiyan, UPTD Puskesmas Babakan Tarogong sudah seharusnya diperbaiki dan ditambah terutama soal infrastruktur gedung.
“Banyak usulan dari surveyor soal limbah medis B3 kami tidak ada tempat karena kahan tebatas. Surveyor juga meminta harus ada perluasan,” ucapnnya. (Niko)
BRILink Melejit di Sukabumi, 4.658 Agen BRI Layani Transaksi Rp47,3 Triliun
Dominasi Sektor Perdagangan, Penyaluran KUR BRI Cibadak Tembus Rp107,8 Miliar
BRI Perkuat Peran Sosial Lewat TJSL, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Ciamis
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Layanan Safe Deposit Box BRI Bandung Jadi Pilihan Nasabah Lindungi Aset Berharga
Yayasan Bandung Cinta Damai Terima Ambulans dari BRI untuk Perkuat Layanan Sosial Kesehatan
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa