Kajati Jabar Ade Sutiawarman yang juga sebagai Pengawas IAD Wilayah daerah Jabar, sedang melihat pameran usai membuka kegiatan Pertemuan Konsultasi IAD Wilayah dan Daerah Jabar, di Aula R. Soeprapto Kejaksaan tinggi (Kejati) Jabar, Rabu (10/5/2023)./Foto : Ist.
BANDUNG, FORMASNEWS.COM- Kepala kejaksaan tinggi (Kajati) Jawa Barat (Jabar) Ade Sutiawarman yang juga sebagai Pengawas Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah daerah Jabar, membuka kegiatan Pertemuan Konsultasi IAD Wilayah dan Daerah Jabar, di Aula R. Soeprapto Kejaksaan tinggi (Kejati) Jabar, Rabu (10/5/2023).
Kegiatan itu diikuti seluruh anggota IAD Wilayah dan Daerah Jabar, turut hadir dalam acara tersebut Ketua IAD Wilayah Jabar Ny. Lya Sutiawarman dan para Asisten.
Kajati Jabar mengatakan, organisasi IAD adalah merupakan ajang untuk saling bersilaturahmi diantara semua anggota, agar dapat saling berkomunikasi, berkonsultasi dan berdiskusi dalam mengatasi berbagai persoalan serta untuk mewujudkan rasa persatuan dan kesatuan keluarga besar IAD.
“Diharapkan diadakanya kegiatan ini, ibu-ibu anggota dapat termotivasi untuk saling meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama anggota serta lingkungan masyarakat, dengan melakukan kegiatan yang bersifat positif, dan berguna untuk masyarakat umum lainnya,” ujarnya.
Dikatakan Kajati, tugas ibu-ibu sungguh berat, karena dipundak ibu-ibu dituntut harapan untuk mampu menciptakan keseimbangan, baik sebagai ibu rumah tangga yang mendampingi suami dan mendidik putra-putrinya maupun sebagai isteri Pegawai Negeri pada institusi Kejaksaan RI.
Untuk itu, peranan ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi IAD, hendaknya dapat berlangsung selaras dan serasi. Terutama di dalam menunjang tugas para suami. Karena “behind the great man there’s a great woman” (di belakang pria yang hebat selalu ada wanita hebat yang mendampinginya).
“Berkaitan dengan Media sosial (Medsos), saya meminta agar ibu-ibu untuk selalu berhati hati dan bijak dalam bermedia sosial. Ibu- bu, untuk tidak mengupload atau memposting gaya hidup berlebihan atau kegiatan yang terkesan mewah, sehingga menimbulkan kesan pamer,” katanya.
Karena kehati-hatian dalam penggunaan Medsos sangatlah penting, untuk menghindari kecerobohan yang dapat menimbulkan dampak negatif baik bagi karir suami maupun bagi instistusi kejaksaan yang kita banggakan ini.
“Seperti kita ketahui bersama dengan perkembangan informasi teknologi, dalam hitungan detik informasi dapat tersebar luas. Selain itu juga saya berharap, agar keberadaan ibu-ibu ditengah masyarakat untuk selalu mawas diri, dapat bersikap mumpuni dan bersahaja sehingga bisa menjadi panutan di dalam kehidupan bermasyarakat,” tegas Kajati. (Bimar)
BRImo Bawa Nasabah Asal Sukabumi ke Camp Nou
Insan BRILian Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Regol Bandung
BRILink Melejit di Sukabumi, 4.658 Agen BRI Layani Transaksi Rp47,3 Triliun
Dominasi Sektor Perdagangan, Penyaluran KUR BRI Cibadak Tembus Rp107,8 Miliar
BRI Perkuat Peran Sosial Lewat TJSL, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Ciamis
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa