Pj. Wali Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan (kanan), menerima cindra mata dari Direktur PT. San San Saudaratex Jaya Budi Danubrata usai Direktur PT. San San Saudaratex Jaya, Selasa (7/2/2023)./Foto : Ist.
CIMAHI, FORMASNEWS.COM- Penyakit Kanker, merupakan penyebab kematian nomor dua di dunia. Kanker juga, mengakibatkan 9,6 juta kematian setiap tahun. Kasus kematian, akibat kanker itu diperkirakan 70% kematian terjadi di negara berkembang, termasuk Indonesia.
Berdasarkan Globocan 2020, kasus baru kanker di Indonesia sebanyak 396.314 kasus dengan kematian sebesar 234.511 orang. Kanker tertinggi pada perempuan adalah kanker payudara (65.858 kasus), diikuti kanker leher rahim (36.633 kasus). Kemudian, untuk laki-laki adalah kanker paru (34.783 kasus) dan kanker kolorektal (34.189 kasus).
Pj. Wali Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan mengatakan hal itu, Ketika memperingati Hari Kanker Sedunia pada 4 Februari setiap tahunnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Pencanangan Deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara dengan IVA test dan Sadanis, di 15 kelurahan tingkat Kota Cimahi, bertempat di PT. Sansan Saudaratex Jaya, Selasa (7/2/2023).
Pj. Wali Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan dan jajaran poto bersama pada kegiatan Pencanangan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudaraer Indonesia Kota Cimahi, di PT. San San Saudaratex Jaya, Selasa (7/2/2023)./Foto : Ist.
Dikatakan Dikdik, kasus kanker di Kota Cimahi periode 2015-2020 berdasarkan data RS yang ada di Kota Cimahi, seperti kanker payudara 672 Orang dan kanker servix 140 Orang. Demikian juga, sebagaimana data BPJS, kanker merupakan penyakit katastropik dengan pembiayaan kedua tertinggi setelah penyakit jantung (3,5 triliun).
Meskipun penyakit kanker membunuh lebih banyak dari pada AIDS, Malaria dan TBC, akan tetapi, 43% kanker dapat dicegah dengan cara 1). Mengurangi konsumsi tembakau dan alcohol, 2). Mengurangi paparan bahan pemicu kanker,3). Mengikuti program vaksinasi, dan 4). Menjalani perilaku hidup bersih dan sehat.
Adapun tujuan kegiatan pencanangan ini, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan kepedulian individu dalam mencegah dan mengendalikan kanker dengan terdeteksinya sejak dini. Seperti, penyakit kanker leher rahim dan kanker payudara melalui IVA test dan Sadanis. Pencanangan, dilaksanakan dengan jadwal sebagai berikut.
Pertama, pencanangan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara dengan IVA Test dan Sadanis di 15 kelurahan tingkat Kota Cimahi akan dilaksanakan, Selasa 07 Februari 2023, pukul 08.00 WIB sampai selesai, tempa di PT. Sansan Saudaratex Jaya.
Kedua pelayanan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara dengan IVA Test dan Sadanis di 15 kelurahan tingkat Kota Cimahi akan dilaksanakan, Rabu – Selasa tangga 1 – 28 Februari 2023, pukul 08.00 WIB sampai elesai, tempat Puskesmas Wilayah Kota Cimahi.
“Sasaran dalam kegiatan deteksi dini ini wanita usia subur 30 – 50 tahun yang sudah menikah dengan sasaran 100 orang / kelurahan,” katanya.
Sementara Kampanye multitahun hari kanker sedunia pada tahun 2022-2024 mengangkat tema “Close The Care Gap” yang dalam bahasa Indonesia berarti “tutup kesenjangan perawatan” bertujuan untuk membangun akses perawatan kanker yang lebih adil dan merata. Termasuk, mengajak semua pihak untuk menutup kesenjangan perawatan kanker sesuai perannya masing-masing.
“Adanya penyakit kanker di Kota Cimahi, perlu mendapatkan perhatian semua pihak. Berdasarkan data laporan kanker tahun 2022 di Kota Cimahi yaitu kanker payudara sebanyak 115 orang, kanker leher rahim / serviks 6 orang, dan neoplasma / tumor jinak 445 orang,” tambah Dikdik.
Lebih lanjut Dikdik menyatakan, dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kanker leher rahim dan kanker payudara, bukan hanya tugas Dinkes saja. Namun, diperlukan kerjasama dan dukungan semua pihak, maka itu diharapkan terwujudnya masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat, angka kesakitan dan kematian karena kanker leher rahim dan kanker payudara di Kota Cimahi dapat diturunkan secara signifikan.
“Salah satu penyebab tingginya kasus kanker di Indonesia, karena kondisi lingkungan yang terus menghasilkan bahan karsinogenik, seperti rokok, daging olahan dan sebagainya. Penyebab lain juga mempengaruhi seperti kebiasaan bergadang, kurang olahraga dan makan terlalu banyak,” tuturnya.
Dalam kasus kanker ini, hampir 30-50% bisa dicegah dengan menghindari faktor risiko dalam menjalankan perilaku hidup cerdik (cek kesehatan secara rutin, enyahkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet gizi seimbang, istirahat cukup, dan kelola stres).
“Selain itu juga, dengan imunisasi Hepatitis B dan HPV telah terbukti dapat mencegah jutaan kasus kanker di dunia. Kanker juga dapat dideteksi dini dan diobati segera sehingga angka kesembuhan juga tinggi,” paparnya.
Hadir dalam kegiatan Pencanangan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara Direktur PT. San San Saudaratex Jaya Budi Danubrata, Ketua Yayasan Kanker Indonesia Kota Cimahi, Ketua TP. PKK Kota Cimahi Euis Hotimah Dikdik, Plt. Ketua DWP Kota Cimahi Dra. Rina Ratnaningsih, Asisten Pemkesra Setda Kota Cimahi Maria Fitriana, dan Kepala Dinkes Kota Cimahi Mulyati. (Red)
BRILink Melejit di Sukabumi, 4.658 Agen BRI Layani Transaksi Rp47,3 Triliun
Dominasi Sektor Perdagangan, Penyaluran KUR BRI Cibadak Tembus Rp107,8 Miliar
BRI Perkuat Peran Sosial Lewat TJSL, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Ciamis
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Layanan Safe Deposit Box BRI Bandung Jadi Pilihan Nasabah Lindungi Aset Berharga
Yayasan Bandung Cinta Damai Terima Ambulans dari BRI untuk Perkuat Layanan Sosial Kesehatan
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa