Ketua KONI Kota Cimahi, Ares Permono sedang menerima cindara mata saat melakukan kuinjungnnya ke KONI ke tiga KONI Tasikmala, Kuningan dan Cirebon selama dua hari (16-17/9/2020). Foto :Istimewa.
CIREBON,FORMASNEWS.COM- Komite Olahraga Nasional Koni (KONI) Kota Cimahi, selama dua hari (16-17/9/2020) mengadakan kunjungan ke KONI Tasikmala, Kuningan dan Cirebon. Kunjungan ke tiga KONI ini, sengaja untuk menimba ilmu karena KONI tersebut mampu berprestasi. Untuk bisa meraih prestasi di Pekan olahraga daerah (Porda) Jabar 2022 yang ditagerkan Walikota Cimahi. KONI Cimahi, harus tancap gas dan harus bisa merealisasikan target tersebut.
Serangkaian kunjungan kerja KONI Cimahi, dimulai ke KONI Kabupaten Tasikmalaya. Menurut Wakil Ketua I KONI, Bidang Organisas H. Maman Dali, KONI Tasikmalaya mampu berprestasi peringkat 8 Besar pada Porda 2014 dan 2018 lalu. Keberhasilan yang diraihnya itu, tidak terlepas adanya dukungan penuh Pemerintah Tasikmalaya. Selain itu, anggaran yang diberikan Pemerintah Tasikmalaya memadai, temasuk adanya keterlibatan SKPD/ SOTK menjadi Bapak Angkat Cabang Olahraga ketika ada event setingkat PORDA.
“Kemarin Porda 2018 kita anggarkan Rp 15 Miliar, sedang untuk anggaran tahun sekarang karena adanya Covid-19 hanya 6,4 Miliar karena rekonsiliasi. Oleh karena itu, yang tidak kalah penting semua Kepala Dinas mau menjadi Bapak Angkat Cabor, itu kuncinya” katanya disaksikan Mulyana Kasi Dispora Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (16/09/2020).
Berbeda dengan Kuningan, Kemampuan KONI Kabupaten Kuningan meraih prestasi dari Posisi 16 besar Poeda XII Jabar di Bekasi 2014 menjadi posisi ke 10 besar (urutan 9) pada Porda XIII di Kabupaten Bogor 2018, nampaknya mendapat perhatian serius dari kalangan pengurus KONI Kota Cimahi, sehingga sejumlah pengurus melakukan studi banding ke KONI Kota Kuningan.
Seperti ditegaskan Ketua KONI Kota Cimahi, Aris Permono maksud dan tujuan berkunjung ke KONI Kuningan itu, berkeinginan untuk ” belajar ” mendapat masukan khususnya kiat kiat terutama adanya lonjakan dari urutan ke 16 pada Porda 2014 menjadi masuk 10 besar dan Porda Jabar 2018. “Tentu semua itu bukan hal yang mudah tetapi KONI Kuningan mampu dan berhasil meraih sukses” kata Aris saat berkunjung dengan jajaran pengurus KONI Kuningan, Rabu (16/9/2020).
Ketua KONI Kota Cimahi, Ares Permono dan pengurus lainnya poto bersama saat melakukan kuinjungnnya ke KONI ke tiga KONI Tasikmala, Kuningan dan Cirebon selama dua hari (16-17/9/2020). Foto :Istimewa.
Rombongan jajaran KONI Cimahi diterima Ketua KONI Kuningan H.Enay Sunaryo beserta jajarannya di ruang rapat KONI Komplek Stadion Mashud Wisnusaputra Kuningan.
Ketua KONI Kuningan Enay Sunaryo, dalam kesempatan itu juga menjelaskan jauh sebelum pelaksanaan Porda XIII di Bogor, selalu mengingatkan untuk diperketatnya atlet yang bisa dikirim ke Porda XIII tersebut selain untuk mengoptimalkan dana yang ada juga benar benar atlet yang bertarung bisa dipertanggung jawabkan, sehingga tidak ada kesan asal ikut meramaikan.
Apabila dana yang disediakan untuk Porda XIII masih terbatas sedangkan target perolehan medali lebih banyak atau Kuningan menargetkan 10 besar.
Dia mengakui target target sebesar itu dirasakan sangat berat, mengingat peringkat Porda XII 2014 menduduki rangking 16 Jabar dengan perolehan 31 medali, 12 emas, 6 perak, dan 13 Perunggu. Tapi dia juga tetap optimis bisa mencapai target 20 besar pada perolehan Porda XIII 2018 di Kabupaten Bogor.
Setelah melakukan inventarisasi para atlet di tiap cabor pada akhir pelaksanaan BK. “Kami bersyukur pada Porda XIII Jabar 2018 di Kabupaten Bogor itu Kuningan masuk 10 besar dengan memperoleh 20 emas, 20 perak, dan 29 medali perunggu” katanya.
Enay juga menjelaskan visi dan misi KONI Kabupagen Kuningan 2029-2023 yakni visi “Kuningan berprestasi pada Porda 2022 dengan mempertahankan peringkat pada kelompok 10 besar pada Porda 2022 di Tasikmalaya, Kabupaten Bandung Barat, dan Subang” tambah Enay.
KONI Kuningan, saat ini membina 27 Cabang olahraga (Cabor) prestasi dan tiga Cabor fungsional yaitu Bapopsi, Bapor KORPRI dan Perwosi. Untuk dicabor prestasi terdapat empat cabor yang baru yaitu Jujitsu (PBJI), Gulat (PGSI) soft Tenis (Pesti) dan Drum Band (PDBI). Sedangkan yang tidak aktif diantaranya Paralayang dan Anggar.
“Untuk mencapai prestasi pihaknya bekerja sama dengan UPI Bandung melakukan pendidikan dan pelatihan bagi calon pelatih, mengadakan work shop, penyusunan program latihan serta melakukan program kemenpora bekerjasama dengan IAAF ( International assosiation of Athletic), Diklat kepelatihan level 1 dan 2 yang sudah dilakukan 2019,” tuturnya.
Dikatakannya, dengan adanya pandemi Covid-19, membuat semua sektor terganggu termasuk kelancaran program latihan para atlet, Namun demikian latihan atlet tetap dilakukan sesuai jadwal yang telah disusun dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang diberlakukan pemerintah.
Sementara itu, di akhir Studi Banding KONI Kota Cirebon, Wati Musilawati, memberikan pelajaran berharga bagi KONI Cimahi. Pasalnya, Menurut dia bahwa pemerintah berkontribusi besar terhadap hasil yang diraih. “Kita selalu sinergis, bahkan di Covid-19 saja pemerintah masih mengucurkan dana 6,4 Miliar dari pengajuan 8 Miliar. Ditambah lagi, terus di lakukan kosolidan dan pembinaan terhadap atlet serta intensif khusus menjadi alasan KONI kota Cirebon tetap berprestasi,” katanya.
Hal senada dikatakan, Kadisporbud kota Cirebon H. Agus Herman, dalam jumpa pers, usai acara kunjungan KONI, di Hotel Bentani, Jalan Siliwangi No.69, Cirebon. Kamis (17/9/2020). Agus menjelaskan, pihaknya selalu bersinergi dengan KONI kota Cirebon. Sehingga prestasi setiap event selalu menjadi yang terbaik.
“Intinya dibutuhkan keterbukaan, baik KONI dan pemerintah. Dan mustahil berprestasi jika pemerintah tidak mensuport, tahun kemarin Porda 2018 yang lalu atlet peraih medali emas , KONI memberikan kadeudeuh kepada peraih medali emas sebesar 100 juta” jelas Agus.
Menanggapi hal itu, Ketua Umum KONI Cimahi, H. Aris Permono, mengatakan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi hasil studi banding terhadap Walikota Cimahi. KONI Cimahi harus mampu bersaing dan bersinergi dengan pemerintah kota Cimahi.“Alhamdulillah, Kunjungan kerja ini sangat bermanfaat bagi KONI Cimahi, akan secepatnya, melaporkan hasilnya ke Walikota Cimahi. Untuk bahan progres KONI Cimahi kedepan,” ujar Aris. (Asep Ruhiya/Yat)
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Layanan Safe Deposit Box BRI Bandung Jadi Pilihan Nasabah Lindungi Aset Berharga
Yayasan Bandung Cinta Damai Terima Ambulans dari BRI untuk Perkuat Layanan Sosial Kesehatan
Insan Pers Turun Tangan, PWI Jabar dan BRI Bandung Salurkan Sembako untuk Warga
Ancaman Siber Mengintai Jelang Lebaran, BRI Ajak Nasabah Tingkatkan Literasi Keamanan Digital
Libatkan Pesantren dan Yayasan, BRI Region 9 Bandung Perkuat Distribusi Bantuan Sembako
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa