Asep Sopian Kepala Desa Mulyasari saat memberi keterangan Persnya kepada Wartawan Media Online FormasNews.com Antho DR Awit yang bertugas di Kabupaten. Garut.
GARUT, FORMASNEWS.COM- Warga masyarakat Desa Mulyasari Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut, yang terdampak dari penyebaran Virus Corona atau Covid-19. Khususnya warga yang tercatat di RW.001 hingga RW.009, mereka mengucapkan syukur alhamdulilah dan terima kasih perhatiannya Kepala Desa atas keselamatan kesehatan warga.
Salah seorang warga RW 01 yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, kepedulian Kades itu, karena telah memberikan bantuan alat kesehatan berupa masker, melakukan menyemprotan lingkungan dengan cairan disinfektan ke semua halaman rumah penduduk depan samping kanan dan kiri rumah.
Salah seorang perangkat Desa Mulyasari sedang menyerahkan bantuan pangan kepada Caca Ketua RW.001 Kampung Cibeureum untuk dialokasikan kepada warganya. (fhoto : Antho DR Awit)
“Selain meberikan alat kesehatan, Kades ini juga memberikan sembako sebagai amanah dari Pemerintah. Adapun isinya, meliputi 5 kilogram beras dan 2 kilogram daging ayam dibagikan kepada 2000 Kepala Keluarga (KK),” ujarnya, Jumat (24/4/2020).
Kepala Desa Mulyasari Asep Sopian, disela- sela pembagian mengatakan, pembagian sembako kepad warga khususnya terdampak Covid-19, sebagai mana intruksi pemerintah pusat bertujuan agar masyarakat tidak keluar rumah dan menjaga keselamatan dan kesehatan dari penyebaran Virus Covid-19 yang saat ini sudah merebak kemana- mana sampai kepelosok perkampungan Desa.
“Bantuan itu telah dialokasikan kepada masyarakat sebelum munggahan sebamyak 2000 KK. Dalam pembagian sembako ini, alhamdullilah tidak ada satu pun yang terlewat. Kecuali masyarakat yang menerima kartu PKH atau Kartu BPNT sebanyak 285 KK, mereka tidak menerima,” ujar Asep ketika ditemui Wartawan FormasNews.com diruang kerjanya.
Lebih lanjut, Asep Sopian menyatakan, sementara bantuan paket sembako yang disalurkan kepada masyarakat dananya bersumber dari pengalokasian Anggaran Dana Desa (ADD), sesuai dengan Kenmendes RI yaitu ADD dapat digunakan untuk percepatan penanganan Covid-19.
“Untuk Desa Mulyasari tahun 2020 ini, mendapat ADD Rp.1,2 Miliar. Dari jumlah itu, dialokasikan untuk penanganan Covid-19 sebesar 35%. Begitu juga, Desa yang mendapat ADD Rp.1 Miliar alokasi penanganan Covid-19 sebesar 25% dan Desa yang mendapat ADD Rp.800 juta alokasi penanganan Covid-19 hanya sebesar 20%,” tegas Kades Mulyasari. (Antho DR Awit)
Editor : Yat
Dari Sekolah, BRI BO Sukabumi Dorong Pelajar Jadi Generasi Cerdas Finansial
BRI Region 9 Bandung Perkuat UMKM di Era AI, Dewi Hestiningrum Sari Raih Penghargaan
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
BRI Percepat Pembiayaan Sektor Produktif, KUR Tembus Rp84,36 Triliun Hingga Mei 2026
BRI Peduli Serahkan Ambulans ke Polres Kuningan, Perkuat Layanan Darurat untuk Masyarakat
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa