(Foto Istimewa)
BANDUNG, FORMASNEWS.COM- Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan, Kota Bandung merupakan kota yang terbuka bagi masyarakat dari berbagai daerah yang ingin datang untuk bekerja, belajar, maupun memulai usaha. Namun ia mengingatkan pentingnya tertib administrasi kependudukan bagi para pendatang yang ingin menetap di Kota Bandung.
Hal tersebut disampaikan Farhan saat pelepasan program Mudik Aman Bersama Bio Farma 2026 di Kantor Bio Farma, Kota Bandung, Jumat (13/03/2026).
Menurut Farhan, setelah momentum mudik Lebaran biasanya banyak warga yang kembali ke Bandung bersama kerabat atau keluarga dari kampung halaman.
Ia mempersilakan hal tersebut selama para pendatang memiliki niat yang jelas serta melengkapi administrasi kependudukan.
“Kota Bandung ini kota yang terbuka. Saudara dari luar kota boleh datang ke Bandung. Tapi ingat, administrasi kependudukannya harus rapi,” ujar Farhan.
Ia menuturkan, masyarakat yang datang ke Bandung untuk bekerja atau menempuh pendidikan sebaiknya segera mengurus perpindahan administrasi kependudukan, termasuk mengganti KTP menjadi KTP Kota Bandung.
“Kalau datang ke Bandung untuk sekolah atau bekerja, gantilah KTP-nya menjadi KTP Bandung. Jadi waktu berangkat ke sini pastikan sudah membawa surat pindah agar administrasinya jelas,” katanya.
Farhan menjelaskan, kepemilikan KTP Bandung akan memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik yang disediakan pemerintah daerah.
Dengan menjadi warga administrasi Kota Bandung, masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi penting, mulai dari peluang pekerjaan hingga akses pendidikan, termasuk peluang mendapatkan kursi pendidikan di perguruan tinggi.
“Dengan sudah punya KTP Kota Bandung, berbagai fasilitas untuk warga Bandung akan bisa didapatkan, mulai dari informasi lapangan pekerjaan sampai dengan informasi pendidikan,” ucapnya.
Selain itu, Farhan berpendapat, kepemilikan KTP Bandung dapat mempermudah masyarakat yang ingin memulai usaha di Kota Bandung, termasuk dalam memperoleh rekomendasi kredit atau akses pembiayaan usaha.
Ia juga mengingatkan agar para pendatang datang ke Bandung dengan tujuan yang jelas, bukan sekadar mencoba peruntungan tanpa rencana yang matang.
“Jangan cuma datang ke Bandung, numpang di rumah saudara seminggu dua minggu, lalu sebulan tidak jelas kegiatannya. Kalau memang ingin bekerja atau sekolah di Bandung, pastikan administrasinya lengkap,” tegasnya.
Farhan meminta para camat dan aparatur kewilayahan untuk memastikan pendataan penduduk berjalan dengan baik sehingga mobilitas masyarakat yang datang ke Kota Bandung dapat tercatat dengan tertib.
Menurutnya, Pemerintah Kota Bandung menyambut baik masyarakat dari luar daerah selama mereka mematuhi aturan administrasi yang berlaku.
“Saya husnuzon bahwa yang datang dari luar kota kembali ke Kota Bandung semuanya orang baik. Maka kami akan terima dengan baik. Sekali lagi penekanannya, administrasi kependudukan harus rapi,” pungkasnya. (rob)
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
BRI Percepat Pembiayaan Sektor Produktif, KUR Tembus Rp84,36 Triliun Hingga Mei 2026
BRI Peduli Serahkan Ambulans ke Polres Kuningan, Perkuat Layanan Darurat untuk Masyarakat
BRI Gandeng Gereja di Bandung Salurkan Ratusan Paket Sembako bagi Masyarakat Rentan
BRI Perkuat Sinergi dengan Lapas Banjar Lewat Bantuan Ambulans Program TJSL
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa