Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita. (Foto: Istimewa)
BANDUNG, FORMASNEWS.COM – Warga Kota Bandung berpeluang mendapatkan layanan administrasi kependudukan yang lebih cepat, adaptif, dan inovatif. Hal ini menyusul usulan Komisi I DPRD Kota Bandung untuk merevisi Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan yang dinilai sudah tertinggal oleh perkembangan kebijakan dan kebutuhan masyarakat.
Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati, menyampaikan bahwa Perda Nomor 8 Tahun 2012 yang menjadi dasar pelayanan administrasi kependudukan saat ini sudah tidak lagi sepenuhnya relevan. Sejak terakhir direvisi pada 2015, pemerintah pusat telah menerbitkan puluhan regulasi baru yang berdampak langsung pada sistem dan mekanisme pelayanan kependudukan di daerah.
“Administrasi kependudukan bukan sekadar urusan administratif, tapi menyangkut hak dasar warga negara. Mulai dari identitas, akses layanan publik, hingga program sosial,” ujar Radea.
Ia menilai, tanpa pembaruan regulasi di tingkat daerah, potensi ketidaksinkronan antara aturan pusat dan pelaksanaan di lapangan akan terus terjadi. Hal tersebut dapat berdampak pada kurang optimalnya pelayanan kepada masyarakat, terutama di tengah tuntutan digitalisasi dan percepatan layanan publik.
Revisi Perda ini diharapkan dapat menjadi landasan hukum yang lebih kuat bagi Pemerintah Kota Bandung untuk menghadirkan inovasi pelayanan administrasi kependudukan yang responsif terhadap kebutuhan warga, tanpa melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.
Selain itu, usulan perubahan Perda ini juga sejalan dengan komitmen DPRD Kota Bandung dalam meningkatkan kualitas regulasi daerah. Inisiatif ini merupakan hasil kesepakatan bersama pimpinan DPRD, fraksi, dan alat kelengkapan dewan yang mendorong setiap komisi agar aktif merespons isu strategis sesuai bidangnya.
Ke depan, DPRD Kota Bandung optimistis pembahasan Raperda ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan regulasi yang tidak hanya tertib secara hukum, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (red)
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Layanan Safe Deposit Box BRI Bandung Jadi Pilihan Nasabah Lindungi Aset Berharga
Yayasan Bandung Cinta Damai Terima Ambulans dari BRI untuk Perkuat Layanan Sosial Kesehatan
Insan Pers Turun Tangan, PWI Jabar dan BRI Bandung Salurkan Sembako untuk Warga
Ancaman Siber Mengintai Jelang Lebaran, BRI Ajak Nasabah Tingkatkan Literasi Keamanan Digital
Libatkan Pesantren dan Yayasan, BRI Region 9 Bandung Perkuat Distribusi Bantuan Sembako
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa