Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya (Foto: Istimewa)
BANDUNG, FORMASNEWS.COM – Besarnya anggaran kesehatan yang dikucurkan Pemerintah Kota Bandung kembali menjadi sorotan DPRD. Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya, mempertanyakan efektivitas penggunaan anggaran RSUD Bandung Kiwari yang mencapai Rp250 miliar, menyusul masih ditemukannya persoalan pelayanan kesehatan yang dikeluhkan masyarakat.
Menurut Edwin, anggaran yang besar seharusnya berbanding lurus dengan kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh warga. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan masih adanya masyarakat yang kesulitan memperoleh kamar perawatan hingga harus menunggu lama di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
“Anggaran RSUD Bandung Kiwari mencapai Rp250 miliar dan Dinas Kesehatan Kota Bandung Rp1,56 triliun. Pertanyaannya, sejauh mana anggaran sebesar ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat?” ujar Edwin di Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu 21 Januari 2026.
Ia menilai, persoalan pelayanan bukan semata-mata soal teknis lapangan, melainkan mencerminkan pengelolaan dan tata kelola rumah sakit yang perlu dievaluasi secara menyeluruh. DPRD, kata dia, berkepentingan memastikan setiap rupiah uang rakyat digunakan secara tepat sasaran.
“Rumah sakit daerah tidak boleh hanya sibuk mengelola anggaran, tetapi abai pada kualitas pelayanan. Ini menyangkut kepercayaan publik terhadap pemerintah,” tegasnya.
Edwin juga menekankan pentingnya peningkatan responsivitas tenaga medis dan sistem pelayanan, terutama di IGD yang menjadi pintu utama layanan kesehatan darurat. Menurutnya, pelayanan yang lambat berpotensi mengancam keselamatan pasien.
Lebih jauh, DPRD Kota Bandung memastikan akan menjalankan fungsi pengawasan secara optimal terhadap kinerja RSUD Bandung Kiwari dan Dinas Kesehatan. Evaluasi, kata Edwin, menjadi langkah yang tidak bisa dihindari jika keluhan masyarakat terus berulang.
“Evaluasi bukan untuk mencari kesalahan, tapi untuk memastikan pelayanan kesehatan publik berjalan sesuai harapan dan standar yang seharusnya,” ujarnya.
Ia berharap RSUD Bandung Kiwari mampu berbenah dan menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan mutu layanan, sehingga anggaran besar yang dialokasikan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Bandung. (red)
BRI Perkuat Pemulihan Pascabencana Longsor Cisarua Lewat Bantuan Berkelanjutan
YBM BRILiaN Fasilitasi Transformasi Mustahik Lewat Program Usaha Produktif di Banjar dan Ciamis
Balai Rakyat Indonesia Jadi Warisan Program YBM BRILiaN, Warga Sukawening Garut Kini Punya Pusat Aktivitas Mandiri
YBM BRILiaN Luncurkan Program Family Strengthening di Garut, Perkuat Ketahanan Keluarga Mustahik
Insan BRILian Region 9 Bandung Bergerak Cepat Galang Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatra
Kolaborasi BRI, Danantara, dan Rumah BUMN Perkuat Ekosistem UMKM Siap Ekspor di Jawa Barat
BRI Region 9 Bandung Tegaskan Komitmen Keberlanjutan Lewat Aksi Lingkungan dan Pemberdayaan UMKM
Pos UKK Adem Ayem Indramayu Raih Penghargaan Pos UKK Terbaik Jawa Barat pada HKN ke-61
Melalui Program TJSL, BRI Peduli Laksanakan BRINita di Griya Hijau Hidroponik
YBM BRILian Gelar Lagi Khitanan Massal Serentak di Tiga Lokasi
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa