Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., menghadiri acara Forum Konsultasi Publik gelaran Disdukcapil Kota Bandung, di Hotel Mutiara, Bandung, Selasa, 1 Juli 2025 (Humpro DPRD Kota Bandung)
BANDUNG, FORMASNEWS.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, S.H., menghadiri acara Forum Konsultasi Publik gelaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung, di Hotel Mutiara, Bandung, Selasa, 1 Juli 2025.
Forum tersebut mengangkat tema “Akeselerasi Layanan Akta Kematian dan Penguatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) Guna Mewujudkan Pelayanan Prima”.
Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, mengatakan acara ini merupakan forum penting karena menjadi dasar dari pelayanan publik lainnya.
“Akta kematian menjadi dokumen penting tidak hanya berfungsi administrasi saja, tetapi di sana ada hak bagi ahli waris. Seringkali ketika bermasalah, semua berderet ke perbankan, dan lainnya,” kata Kang Asmul, sapaan akrab Asep Mulyadi.
Kang Asmul menambahkan, untuk dapat memenuhi kebutuhan layanan, diperlukan akurasi data kependudukan untuk kepastian hukum. Saat ini masih banyak warga yang kesulitan dalam mengurus administrasi kependudukan. Kasus bermunculan karena warga tidak tahu prosedur atau cara.
“Bisa jadi karena faktor keterbatasan akses. Mereka enggan mengurus hal yang dianggap berbelit. Termasuk halnya proses birokrasi yang terlalu panjang. Maka perlu pembenahan melalui pemanfaatan teknologi,” tuturnya.
Kang Asmul menambahkan, pelayanan publik berbasis teknologi bukan lagi hanya piihan, tetapi keharusan. Oleh karena itu, sistem kependukan digital adalah upaya konkret menuju pelayanan publik yang terintegrasi.
“Sudah sewajarnya Bandung menjadi percontohan perkembangan layanan cepat ini,” katanya.
Meski begitu, ia menilai keberhasilan transformasi digital ini sangat tergantung kesiapan aparatur kewilayahan. Kecamatan dan kelurahan adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Mereka jadi garda terdepan dalam menyosialisaikan implementasi layanan IKD. Oleh karena itu, dewan mendorong dalam proses transformasi ini perlu alokasi anggaran untuk peningkatan pelayanan masyarakat. Anggaran ini akan disiapkan pula untuk kesiapan pelayanan di kewilayahan.
“DPRD masih gencar mengalokasikan anggaran dibagi ke kewilayahan. Terutama untuk sosialisasi pelayanan kepada masyarakat. Ini akan menjadi integrasi data lintas sektor. Jadikan forum ini untuk menguatkan komitmen bersama, melaksanakan amanah dari publik,” tutur Kang Asmul.
Kepala Disdukcapil Kota Bandung Tatang Muhtar mengatakan, upaya peningkatan layanan publik ini merupakan amanat dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil pada Kementerian Dalam Negeri. Disdukcapil Kota Bandung menggelar akselerasi layanan ini untuk memenuhi kenyamanan dan keamanan data publik. (red)
BRI Genjot Pembiayaan Properti dan Otomotif Lewat Consumer Expo 2026 di Bandung
Cashback hingga Kartu Debit FC Barcelona Jadi Magnet BRI di Indomaret Fun Bike 2026
BRI Perkuat Digitalisasi Transaksi Merchant di Bandung Lewat Program Merchant Lucky Ride
Zakat Pekerja BRI Jadi Investasi SDM Jawa Barat, 556 Pelajar dan Mahasiswa Terima Beasiswa
BRI Ubah Pola Kurban Korporasi, Insan BRILian Bandung Sebar Hewan Kurban Langsung ke Kampung-Kampung
Dorong Lingkungan Bersih di Kawasan Pendidikan Militer, BRI Salurkan Armada Sampah ke Sesko AU
BRI Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah Rp200 Juta untuk Warga Antapani
BRI Perkuat Keamanan Digital, Gencarkan Edukasi Bahaya Penipuan KUR Online
BRImo Bawa Nasabah Asal Sukabumi ke Camp Nou
Insan BRILian Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Regol Bandung
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa