Kantor PT. TASPEN (Persero) Cabang Bandung. (Foto : Ist)
BANDUNG, FORMASNEWS.COM- PT. TASPEN (Persero) yang merupakan penyelenggara Jaminan Sosial Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pejabat Negara yaitu Program Tabungan Hari Tua (THT), Program Pensiun, Program JKK dan JKM. Diduga, pernah menahan tabungan pensiun masa tua seorang pensiunan guru ASN di Kota Bandung.
Usep Asikin seorang pensiunan guru agama menuturkan, sekitar bulan Agustus 2022 yang lalu pihaknya ketika akan mencairkan uang tabungan pensiunan masa tua dirinya di PT. TASPEN (Persero) Kantor Cabang Utama (KCU) Bandung, ternyata tidak bisa di cairkan. Alasannya, karena dirinya mempunyai utang ke Bank bjb Saharjo Jakarta sebesar Rp. 75.000.000,-
“Bagian pelayanan di depan PT. TASPEN (Persero) KCU Bandung ke saya, memberitahukan. Bahwa kalau Bapak punya utang ke Bank bjb Saharjo Jakarta sebesar Rp. Rp. 75.000.000,-. Mendengar pernyataan bagian pelayanan itu, saya kaget. Karena, saya tidak pernah pinjam uang ke Bank bjb dan tidak pernah punya buku rekening Bank bjb,” ujarnya kepada FormasNews.com, dirumahnya, Senin (3/10/2022).
Dikatakan Usep, dengan ditahannya uang tabungan pensiun masa tua oleh PT. TASPEN (Persero) KCU Bandung, jelas saat itu sudah dirugikan secara materil maupun moral. Karena dirinya dituduh dan dipermalukan oleh orang pelayanan PT. TASPEN (Persero) KCU Bandung. Pihaknya mengakui, kalau punya utang ke Bank BRI betul dirinya pernah meminjam.
“Saya heran kenapa, orang Pelayanan PT. TASPEN (Persero) KCU Bandung, menahan uang tabungan pensiunannya karena saya dituduh punya utang ke Bank bjb. Kalau, menahan uang tabungan pensiunan karenan saya punya utang ke BRI, saya memaklumi memang saya meminjam ke BRI. Tapi, meski saya betul punya utang ke BRI, dalam pecairan uang tabungan psensiun masa tua tidak bisa dikaitkan dengan utang,” tuturnya.
Kasus yang meninpa dirinya, baik penahanan uang tabungan pensiunan saat itu dan dinyatakan dirinya memiliki utang ke Bank bjb Saharjo Jakarta sebesar Rp. Rp. 75.000.000,-. Ta pelak kondisi ini menjadi pikiran dirinya. Pihaknya, heran kenapa sisten manajemen Bank bjb jebol, bisa mengelurkan pinjaman atas nama dirinya.
“Sementara, dirinya tidak pernah meminjam. Saya heran, kenapa bisa terjadi seperti itu, mencatut namanya meminjam uang ke Bank bjb Saharjo Jakarta,” tutur Usep.
Lebih lanjut Usep Asikin menyatakan, karena dirinya merasa tidak pernah meminjam uang ke Bank bjb, dan supaya uang tabungan pensiun masa tua segera didapat. Pihaknhya, sengaja kasus ini menguasakan kepada Pengacara Sschrial, SH. “Alhamdulilah, uang tabungan pengsiunan masa tua yang menjadi haknya pada pertengahan September 2022 di cairkan oleh PT. TASPEN (Persero) KCU Bandung,” katanya.
Pimpinan Services Sector Head ,PT. TASPEN (Persero) KCU Bandung Dadang Hendriawan, terkait hal itu ketika di konfirmasi di kantornya, Senin (3/10/2022) mengatakan, sebagaimana data yang ada di PT.TASPEN Pusat, Usep Asikin memiliki pinjaman ke Bank bjb Saharjo Jakarta sebesar Rp. Rp. 115.000.000,-. Maka, atas data tersebut ada penahan sementara dari PT. TAPEN (Persero) untuk di klarifikasikan kepada yang bersangkutan.
Namaun ketika Usep Asikin pengakuannya tidak merasa memijam uang ke Bank bjb Saharjo Jakarta, Pihak PT. TASPEN (Persero) KCU Bandung sendiri, menghubungi Bank bjb Saharjo Jakarta. Sengaja untuk di pertemukan antara Usep Asikin berserta Pengacara dengan Fadil, selaku pimpinan Bank bjb Saharjo.
“Alhamdulillah, setelah kami hubungi pihak Bank bjb Saharjo Jakarta, sudah klier. Memang betul, Usep Asikin tidak pernah datang dan tidak pernah mengajukan pinjaman ke Bank bjb Saharjo Jakarta,” tuturnya.
Sementara ketika di konfirmasi Fadil pimpinan Bank bjb Saharjo Jakarta, melalui WhatsApp, mengenai adanya dugaan seorang pensiunan ASN Usep Asikin punya pinjaman di Bank bjb, sementara Usep sendiri tidak pernah meminjam dan tidak pernah punya buku rekening, hingga berita ini tayangkan belum ada tanggapan. Untuk berimbangnya berita ini, dalam waktu dekat akan mengirimkan surat konfirmasi ke Bank bjb Saharjo Jakarta. (Sanusi)
BRImo Bawa Nasabah Asal Sukabumi ke Camp Nou
Insan BRILian Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Regol Bandung
BRILink Melejit di Sukabumi, 4.658 Agen BRI Layani Transaksi Rp47,3 Triliun
Dominasi Sektor Perdagangan, Penyaluran KUR BRI Cibadak Tembus Rp107,8 Miliar
BRI Perkuat Peran Sosial Lewat TJSL, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Ciamis
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa