Muspika Kecamatan Pagaden, Polsek, Kecamatan, Danramil dan UPTD Puskesmas sedang pengecekan masker dan sembako, Rabu (4/3/2020). Foto : H. Yaman
SUBANG, FORMASNEWS. COM- Sejak munculnya issu wabah Corana, masker di wilayah Kabupaten Subang langka, itu di sampaikan beberapa orang apoteker yang membuka usaha di bidang apotik kepada tim gabungan Muspika Kecamatan Pagaden, yang melakukan pengecekan masker dilapangan.
Kerja bareng Muspika Kecamatan Pagaden yaitu Polsek, Kecamatan, Danramil dan UPTD Puskesmas Pagaden dalam rangka kegiatan pengecekan masker dan sembako di pimpin langsung Kapolsek Pagaden Kompol. Bony Yuniar dilaksanakan pada rabu (4/3/2020).
Atas dasar arahan petunjuk dan perintah Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani SIK. MH, Muspika Pagaden yang dipimpin Kapolsek Kompol Bony Yuniar AA. SIP. MH, bersama Panit Binmas Polsek Pagaden Ipda Bambang dan Panit 1 Sabhara Polsek Pagaden Ipda Durahman serta Panit 1 Intel Ipda Daspi melaksanakan pengecekan masker dan sembako di wilayah hukum Polsek Pagaden.
Dilapangan Kapolsek Pagaden diwakili Panit 1 : Binmas, panit 1 Sabhara, Panit 1 Intel dan Angt Sek Pagaden, dan Camat Pagaden diwakili Kasi Kesos, Kasie Trantib dan Sat Pol PP Kec. Pagaden Koramil Pagaden diwakili Babinsa Serta UPTD Puskesmas Pagaden
“Jumlah kekuatan dua puluh orang : Terdiri dari anggota Polsek Pagaden 11. Anggota Koramil 2 orang Dari Kecamatan 5 orang Dan UPTD Puskesmas 2 orang.” Kata Panit Binmas Bambang mewakili Kapolsek.
Hasil Pemeriksaan masker ke apotik apotik di dapat keterangan dari petugas apoteker, “bahwa setelah ada issu wabah corona pemesanan masker sangat meningkat, sedangkan pengiriman dari suplayer terbatas, sehingga terjadi kelangkaan masker, ” kata Apoteker Dila kepada petugas.
Penuturan tentang langkanya masker dipasaran bukan hanya yang di sampaikan apoteker Dila saja, semua apotek yan ada dipagaden hampir semua mengatakan demikian,” Kata Ipda Bambang.
Untuk kegiatan pemeriksaan sembako dipasaran petugas gabungan melaksanakan pemeriksaan di Pasar Inpres Kec. Pagaden Kab. Subang, namun terlebih dahulu berkordinasi dan komunikasi dengan Mantri Pasar Tarayadi, hasilnya bahwa harga sembako di Pasar Inpres Pagaden masih relatip normal tidak ada kenaikan yang segnifikan kecuali bawang putih ada kenaikan.( H. Yaman).
Editor : Yat
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Layanan Safe Deposit Box BRI Bandung Jadi Pilihan Nasabah Lindungi Aset Berharga
Yayasan Bandung Cinta Damai Terima Ambulans dari BRI untuk Perkuat Layanan Sosial Kesehatan
Insan Pers Turun Tangan, PWI Jabar dan BRI Bandung Salurkan Sembako untuk Warga
Ancaman Siber Mengintai Jelang Lebaran, BRI Ajak Nasabah Tingkatkan Literasi Keamanan Digital
Libatkan Pesantren dan Yayasan, BRI Region 9 Bandung Perkuat Distribusi Bantuan Sembako
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa