Bupati Subang H. Ruhimat,sedang diwawancara terkait Kecelakaan maut yang terjadi di jalur wisata Ciater Subang, pada hari Sabtu pekan lalu, dialami bus pariwisata yang sedang membawa rombongan Kader Posyandu dari Kota Depok, Senin (20/01/2020). Foto : H- Ymn.
SUBANG, FORMASNEWS- Kecelakaan maut yang terjadi di jalur wisata Ciater Subang, pada hari Sabtu pekan lalu, dialami bus pariwisata yang sedang membawa rombongan Kader Posyandu dari Kota Depok, mengakibatkan 8 orang meninggal dunia 10 orang lula berat dan 12 orang luka ringan. Mendapat perhatian khusus, dari Bupati Subang H. Ruhimat, Senin (20/01/2020).
Untuk mengantisipasi agar kecelakaan maut itu tidak terulang kembali, Bupati Subang minta kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Subang, agar memperbanyak pemasangan rambu-rambu dan marka jalan mulai dari tugu batas Kabupaten Subang dengan Bandung Barat, hingga ke Subang Kota.
Dikatkan, Bupati memasuki Subang dari wilayah selatan, jalanya banyak sekali turunan yang curam, serta belokan tajam, bagi para pengguna jalan yang baru pertama melintas di Subang Selatan banyak yang panik. Sehingga mengalami kecelakaan yang cukup patal.
“Rata-rata yang mengalami kecelakaan maut di jalur wisata itu, pengendara yang baru pertama kali ke Subang, sehingga kewajiban kita, harus secepatnya memasang rambu peringatan begitu masuk ke wilayah Subang. Minimal mereka lebih waspada dan berhati-hati ketika melihat rambu-rambu yang ada,” ungkap Bupati Subang.
Selain itu menurut Bupati, Dishub Subang juga harus menyiapkan sebuah tempat berupa rest area khusus untuk melakukan uji kelaikan kendaraan. Sehingga dengan begitu kecelakaan maut itu bisa diminimalisasi.
Ditekankan Bupati Subang Operasi Oper Dimensi dan Oper Loud (ODOL) di wilayah Kabupaten Subang, harus ditingkatkan oleh Dinas Perhubungan. Karena rata-rata kendaraan yang mengalami kecelakaan maut di jalur wisata dialami oleh kendaraan yang melanggar ketentuan lalulintas baik kendaran angkutan barang maupun umum.
“Untuk itu Pemkab Subang dalam waktu dekat ini akan segera mengusulkan, ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terkait semua kebutuhan untuk rambu-rambu dan rest area khusus pegujian,” pungkas Bupati. (H.Ymn).
Editor : Yat
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Layanan Safe Deposit Box BRI Bandung Jadi Pilihan Nasabah Lindungi Aset Berharga
Yayasan Bandung Cinta Damai Terima Ambulans dari BRI untuk Perkuat Layanan Sosial Kesehatan
Insan Pers Turun Tangan, PWI Jabar dan BRI Bandung Salurkan Sembako untuk Warga
Ancaman Siber Mengintai Jelang Lebaran, BRI Ajak Nasabah Tingkatkan Literasi Keamanan Digital
Libatkan Pesantren dan Yayasan, BRI Region 9 Bandung Perkuat Distribusi Bantuan Sembako
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa