Para ulama dan umat Islam se Jawa Barat mendeklarasikan anti hoax dan mendukung terciptanya Pilkada Jabar yang damai dan kondusif. Kegiatan yang dikemas dalam sebuah pengajian ini diadakan di Masjid Al-Munawwaroh, Rancabentang, Cibereum, Kota Bandung, Rabu (14/3/2018) malam. Foto : Istimewa.
BANDUNG, FORMASNEWS.COM – Sejumlah ulama dan umat Islam se Jawa Barat mendeklarasikan anti hoax dan mendukung terciptanya Pilkada Jabar yang damai dan kondusif. Kegiatan yang dikemas dalam sebuah pengajian ini diadakan di Masjid Al-Munawwaroh, Rancabentang, Cibereum, Kota Bandung, Rabu (14/3/2018) malam.
Pimbina Majelis Taklim Sayyidul Wujud, Habib Ahmad Kazim Al-Kaff menuturkan, deklarasi anti hoax ini bertujuan untuk memerangi berita bohong yang belakangan ini ramai beredar, terutama di kalangan generasi muda di Jawa Barat. Oleh karena itu, generasi muda saat ini perlu bimbingan agar tidak termakan isu berita bohong (hoax) yang dapat memecah belah umat.
“Mereka perlu bimbingan, terutama untuk mencegah hal-hal yang dapat memecah belah keadaan dan norma agama ataupun antar umat beragama. Diantara mereka kadang tidak mengerti bagaimana bersikap terutama di Sosial Media (Sosmed), karena di Sosmed ini kita harus bijak menggunakannya, jadi makanya sedikit demi sedikit kita arahkan untuk bijak menggunakan Sosmed,” katanya ditemui usai deklarasi.
Habib pun mengatakan betapa pentingnya masyarakat dalam menggunakan Sosmed demi terciptanya kondusifitas negara. Apalagi belakangan ini banyak pihak-pihak tertentu yang kerap menggunakan Sosial Media untuk menyebarkan berita bohong. “Kebijakan untuk menggunakan Sosmed ini sangat penting, jangan sampai disalahgunakan untuk memecah belah umat, terutama saling fitnah dengan berita bohong yang beredar sekarang ini,” ucapnya.
Lebih lanjut, Habib mengatakan, saat ini telah banyak dampak negatif dari beredarnya hoax. Salah satunya saling fitnah yang tanpa didasari kebenaran. “Mereka saling menghujat, saling memaki dengan tidak ada kepastian fakta yang ada. Mereka selalu berkata bohong dan itu sedikitnya menyebar seperti penyakit. Dan penyakit ini yang harus kita obati. Mereka-mereka ini harus diberi pengertian apalagi sekarang sudah ada UU IT yang siap menjerat pelaku hoax,” tuturnya.
Untuk itu ia pun berpesan, masyarakat khsusnya umat Islam tidak termakan hoax yang akan berakibat bagi dirinya sendiri. “Bahwa itu melanggar Undang-undang negara, jangan sampai nanti mereka terkena dampaknyabaik dari hukum negara ataupun siksa akhirat,” terangnya.
Sementara menjelang pelaksanaan Pilkada serentak, khususnya di Jawa Barat, Habib mengatakan bahwa peran ulama sangat diperlukan untuk memerangi berita-berita bohong tersebut. “Untuk kami para Ulama, Assatidz, Ustad dan majelis taklim, apapun itu, Pilkada Jabar sedang berlangsung, tugas kami adalah menjaga kondusifitas, menjaga keamanan dan kebersamaan umat di Jabar agar selalu bersatu. Apapun keputusannya, dan siapapun pemenangnya kami harus bersatu dan kami harus menyatakan kami cinta Jabar,” tegasnya.
Atas dasar itu, dirinya berharap deklarasi ini bisa menyebar ke seluruh pelosok negeri ini. “Harapan deklarasi ini bisa menular ke tempat lain agar mereka tahu, agar mereka sadar bahwa hoax itu salah. Mudah-mudahan tidak hanya di Jabar saja, tapi di seluruh Indonesia demi menjaga keutuhan NKRI,” tutupnya. (Iwan Setiawan/Yat)
BRILink Melejit di Sukabumi, 4.658 Agen BRI Layani Transaksi Rp47,3 Triliun
Dominasi Sektor Perdagangan, Penyaluran KUR BRI Cibadak Tembus Rp107,8 Miliar
BRI Perkuat Peran Sosial Lewat TJSL, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Ciamis
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Layanan Safe Deposit Box BRI Bandung Jadi Pilihan Nasabah Lindungi Aset Berharga
Yayasan Bandung Cinta Damai Terima Ambulans dari BRI untuk Perkuat Layanan Sosial Kesehatan
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa