Rapim GPK Organisasi Sayap PPP, Keberadaanya Masih Diperlukan. (Foto :Ist)
CIMAHI, FORMASNEWS.COM -Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) yang merupakan Organisasi sayap Partai Persatuan Pembangunan (PPP), keberadaanya masih dipandang perlu. Karena, GPK dinilai mempunyai potensi dalam mengembangkan Partai PPP kedepan.
GPK Juga merupakan organisasi sayap PPP yang di anggap bisa mengimbangi tuntutan jaman. Jadi, PPP tidak dinilai kolot atau ketinggalan jaman.
Hal tersebut disampaikan Agus Solihin Ketua PW GPK Jabar, saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Wilayah GPK Jabar, dikantor DPC PPP Kota Cimahi. Jalan Usman Dhomiri, Kelurahan Padasuka, Kota Cimahi. Minggu (13/12/2020).
Dijelaskan Asol sapaan akrab Agus Solihin, Rapim yang digelar PW GPK Jabar adalah suatu kewajiban organisasi, dimana didalamnya banyak agenda pengurus yang harus didiskusikan bersama para Pimpinan Cabang (PC) se-Jawa Barat.
“Alhamdulillah, tadi kami sudah bisa melaksanakan Rapim yang dihadiri oleh 27 Kota/Kabupaten GPK yang ada di Jawa Barat,” ucap Asol.
Disebutkannya, ada beberapa poin yang disepakati dalam Rapim Wilayah tadi, seperti ikut menyepakati hasil Muktamar ke-lX DPP PPP dimakasar yang mendukung pencalonan Ir. H. Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum PPP, sepakat akan melaksanakan musyawarah wilayah GPK Jabar pada Januari 2021, membenahi lembaga GPK Jabar, dan sikap GPK terhadap isu para Kiyai, habaib, ustad yang menjadi korban penembakan di karawang beberapa waktu yang lalu,” ungkap Asol.
Lebih lanjut Asol menegaskan, PW GPK Jabar menyerahkan kasus pembunuhan itu sepenuhnya kepada lembaga independen (Komnasham) untuk diselidik lebih jauh, agar semuanya terungkap secara terang benderang.
“Bagaimanapun, pembunuhan itu tidak diperkenankan dalam Islam. Sebab perbuatan itu merupakan dosa besar, Jadi harus tuntas apa yang menjadi permasalahannya.” Bebernya.
Ia berharap apa yang sudah disepakati didalam Rapim wilayah GPK Jabar tadi, akan berarti bagi semua kalangan terutama di tubuh GPK sendiri maupun bagi partai.
Ketua PC GPK Bogor, Surmardji, pada intinya menyepakati apa yang menjadi masukan dari setiap PC di Jawa Barat. Terutama sikap GPK terhadap pembunuhan enam umat Islam yang dilakukan aparat keamanan.
Pihaknya berharap bisa mendorong DPP PPP untuk menyampaikan kepada pihak keamanan agar bertindak jujur, tidak berbuat terlalu anarkis terhadap umat Islam.
“Mudah-mudahan semuanya cepat terselesaikan agar di negara kita ini tidak terjadi lagi kegaduhan-kegaduhan.” Harapnya. (Dewa/Nuansarealitanews.com)
BRI Perkuat Keamanan Digital, Gencarkan Edukasi Bahaya Penipuan KUR Online
BRImo Bawa Nasabah Asal Sukabumi ke Camp Nou
Insan BRILian Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Regol Bandung
BRILink Melejit di Sukabumi, 4.658 Agen BRI Layani Transaksi Rp47,3 Triliun
Dominasi Sektor Perdagangan, Penyaluran KUR BRI Cibadak Tembus Rp107,8 Miliar
BRI Perkuat Peran Sosial Lewat TJSL, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Ciamis
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa