Tampak terlihat Ek, yang sedang bergantung diri memakai talui sepatu di sebuah pohon, Selasa (9/4/20224)/Foto : Yat
CIMAHI, FORMASNEWS.COM- Warga RT 04 RW 09 dan RW 17 Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, di gegerkan dengan ditemukan mayat yang diduga bergantung diri mengunakan seperti tali sepatu terikat dilehernya tergantung di sebuah pohon, Selasa (9/4/2024) sekitar pukul 10 00 WIB.
Hasil pantaun di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang merupakan perbatasan RW 09 dan RW 17 Kelurahan setempat, mayat yang tergantung diri di pohon itu sejajar dengan benteng penyekat tanah milik salah seorang dokter.
Adapun, barang bukti yang di temukan, satu buah senter, power bank dan sandal jepit yang berada dibawah kakinya.
Saat wartawaan media ini melakuakan pemantau ke TKP, sudah berada Ketua RW 09 dan RW 17 dan sejumlah tokoh masyartakat sedang melihat peristiwa tersebut. Kata Ketua RW 09, peristiwa dugaan gantung diri sudah di laporkan ke Polresta Kota Cimahi
Menurut salah seorang warga Entis, peristiwa kasus gantung diri itu bemula di temukan oleh Oman yang sedang ngarit rumput, kemudian oleh Oman di laporkan kepada ustad Irfan yang juga sebagai tokoh masyarakat.
Dari informasi itu, hampir semua warga di dua RW itu berdatangan untuk melihat peristiwa mayat yang bergantung diri di akhir bulan suci Ramadhan ini.
Mayat yang bergantung diri itu berinisial Ek dan merupakan rekan kerjanya. EK, di perkirakan berusia sekitar 30 tahun adalah bekerja sebagai supir yang biasa menganggkut rongsokan disalah seorang pengusaha rongsokan di RW 08.
”Kemarin, Senin Red, masih bekerja dengan saya dan tidak mengeluh apapun. Bahkan saya tanya, kapan mau mudik, dia jawab nanti, dan sayamah mudik juga tidak akan lama,”ujar Entis menirukan Ek.
Masih kata Entis, Ek adalah seorang warga setempat tinggal bersama orang tua dan keluarganya. Sementara istrinya dan satu anaknya tinggal di daerah Cipongkor Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Sejak peristiwa dugaan gantung diri ini di tayangkan, di TKP sekira pukul 12 00 WIB baru di tangani oleh seorang babinsa Kelurahan Leuwigajah dengan memasang Garis kuning polisi (police line) atau garis pembatas polisi. (Red)
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Layanan Safe Deposit Box BRI Bandung Jadi Pilihan Nasabah Lindungi Aset Berharga
Yayasan Bandung Cinta Damai Terima Ambulans dari BRI untuk Perkuat Layanan Sosial Kesehatan
Insan Pers Turun Tangan, PWI Jabar dan BRI Bandung Salurkan Sembako untuk Warga
Ancaman Siber Mengintai Jelang Lebaran, BRI Ajak Nasabah Tingkatkan Literasi Keamanan Digital
Libatkan Pesantren dan Yayasan, BRI Region 9 Bandung Perkuat Distribusi Bantuan Sembako
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa