Anggota DPRD Provinsi Jabar Dapil XII (Kota/Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu) Drs.H. Anwar Yasin,sedang melaksanakan kegiatan Penyebarluasan Perda di Angkringan Safa Sari, Kecamatan Sindang Kabupaten Cirebon, Minggu (4/2/2024)./Foto : Ist.
CIREBON, FORMASNEWS.COM- Pangan merupakan kebutuhan sehari -hari masyarakat, karena kalau tidak ada pangan masyartakat sendiri akan kerepotan. Untuk itu, kebutuhan pangan jangan hanya mengandalkan dari luar saja, akan tetapi harus bisa mengadakan pangan secara mandiri.
Terkait dengan hal itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Daerah Pemilihan Jabar XII (Kabupaten/Kota Cirebon dan Kabupaten Indramayu) Anwar Yasin menggelar Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jabar No 4 Tahun 2012 tentang Kemandirian Pangan, di Angkringan Safa Sari Kecamatan Sindang, Minggu (4/2/2024).
“Kemandirian Pangan ditengah kehidupan sosial sekarang ini, menjadi tanggung jawab semua elemen masyarakat khususnya anak muda. Dalam hal ini, anak muda bisa menciptakan bagaimana bisa memberikan kontribusi tehadap keberadaan pangan untuk kehidupan sehari hari secara mandiri,” ujarnya.
Dikatakan Anwar Yasin, kegiatan yang merupakn untuk kehidupan masyarakat, kali ini pihaknya sengaja mengajak salah satu klub motor yang berada di wilayah Kabupaten Cirebon. Pasalnya, kesadaran terhadap lingkungan sekitar harus menjadi prioritas guna membangun kemandirian pangan khususnya di masyarakat.
“Kita sengaja sosialisasi kali ini kita ajak anak- anak klub motor untuk turut berpartisipasi, karena biasanya mereka kan suka tidak peduli. Makanya biar mereka turut memikirkan nasib kedepannya, apalagi soal ketahanan pangan ini kan penting untuk kita. Jadi semua bisa turut serta dan memberikan kontribusi kepada masyarakat,” tuturnya.
Lebih Lanjut Anwar Yasin menyatakan, Langkah yang di lakukan dirinya adalah sebagai antisipasi yang harus dibangun oleh berbagai pihak termasuk para anak muda demi menyelamatkan kehidupan sosial dari krisis pangan. Maka itu, kemandirian pangan harus segera dilakukan sekarang ini.
“Kita perlu sadarkan mereka bahwa krisis yang paling bahaya adalah krisis pangan, bila terjadim krisis pangan mereka juga akan terkena dampaknya sehingga harus ditumbuhkan kepedulian mereka agar kita bisa bersama-sama merealisasikan kemandirian pangan. Tanpak terlihat,mereka para anak muda Club motor ini antusias ingin mendapatkan pembinaan untuk turut berkontribusi,” tegas Anwar Yasin.(Rls/Adv)
BRImo Bawa Nasabah Asal Sukabumi ke Camp Nou
Insan BRILian Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Regol Bandung
BRILink Melejit di Sukabumi, 4.658 Agen BRI Layani Transaksi Rp47,3 Triliun
Dominasi Sektor Perdagangan, Penyaluran KUR BRI Cibadak Tembus Rp107,8 Miliar
BRI Perkuat Peran Sosial Lewat TJSL, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Ciamis
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa