Pansus Raperda terkait Pemajuan Kebudayaan DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja, di Ruang Rapat Komisi D DPRD Kota Bandung, Jumat, (16/9/2022)./Foto : Jaja.
BANDUNG, FORMASNEWS.COM- Panitia khusus (Pansus) Rancangan peratuaran daerah (Raperda) Kota Bandung, terkait Pemajuan Kebudayaan DPRD Kota Bandung mengusulkan mata pelajaran muatan lokal masuk kurikulum pelajaran Sekolah Dasar.
Hal tersebut dibahas pada rapat kerja Pansus 4 bersama Dinas kebudayaan dan pariwisata (Disbudpar), Bagian Hukum, Tim Naskah Akademik dan Perwakilan Komunitas Kebudayaan Kota Bandung di Ruang Rapat Komisi D DPRD Kota Bandung, Jumat, (16/9/2022) lalu.
Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Pansus 4 Dudy Himawan, S.H., serta dihadiri beberapa anggota Pansus 4 antara lain drg. Maya Himawati, Sp., Ort., Folmer Silalahi, S.T., H. Erwin, S.E., Hj. Salmiah Rambe, S.pd.I., Hj. Siti Nurjannah, SS, dan Hj. Nenden Sukaesih, S.E.
Anggota Pansus 4, Nenden Sukaesih mendorong pemerintah untuk membiasakan penerapan budaya lokal pada generasi muda, bisa dilakukan di lembaga formal atau komunitas.
“Banyak komunitas budaya di Bandung, atau kita harus menerapkan di sekolah-sekolah. Minimal SD masuk muatan lokal terkait budaya sunda, bahasa Sunda dan lain-lain. Pengenalan lagu-lagu tradisional bisa dilakukan dengan lomba-lomba,” kata Nenden.
Selain itu, anggota Pansus lainnya, Siti Nurjannah juga mendorong Disbudpar agar bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung untuk memasukkan pelajaran muatan lokal di sekolah dan mengenalkan budaya lokal Sunda.
“Kita punya budaya bagus, luhur, Sunda terkenal dengan ciri khasnya yang positif, harus kita pertahankan. Perlu kerja sama Disbudpar dengan Disdik, supaya muatan lokal budaya dan bahasa Sunda ini masuk di kurikulum SD,” kata Siti.
Pembentukan Pansus 4 untuk Raperda Pemajuan Kebudayaan hadir untuk menjaga warisan budaya Kota Bandung agar tidak hilang. Anggota Pansus 4, Salmiah Rambe mengingatkan agar Perda ini sesuai visi misi Kota Bandung.
“Sejatinya budaya adalah suatu tindakan yang bisa mendekatkan makhluk pada penciptanya. Saya harap juga Perda ini akan selalu menjadi perpanjangan dari visi misi kota Bandung. Yaitu visinya mewujudkan Kota Bandung yang unggul, nyaman, dan agamis,” ujar Salmiah. (Indra)
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Layanan Safe Deposit Box BRI Bandung Jadi Pilihan Nasabah Lindungi Aset Berharga
Yayasan Bandung Cinta Damai Terima Ambulans dari BRI untuk Perkuat Layanan Sosial Kesehatan
Insan Pers Turun Tangan, PWI Jabar dan BRI Bandung Salurkan Sembako untuk Warga
Ancaman Siber Mengintai Jelang Lebaran, BRI Ajak Nasabah Tingkatkan Literasi Keamanan Digital
Libatkan Pesantren dan Yayasan, BRI Region 9 Bandung Perkuat Distribusi Bantuan Sembako
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa