dr. Maxi juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Subang, saat memberikan keterangan Pers, Selasa (21/4/2020). Foto :Istimewa.
SUBANG, FORMASNEWS.COM – Pasien dan Keluarga yang berobat ke Rumah Sakit maupun klinik hendaknya jujur soal riwayat tempat bekerja, sebab tidak sedikit dampak nya kepada perawat dan tenaga medis harus diisolasi, hal tersebut disampaikan dr. Maxi juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Subang, pada saat memberikan keterangan pers, selasa (21/4/2020).
Ada 6 peramedis di RSUD Subang terpaksa harus diisolasi mandiri di rumahnya. Itu Artinya mereka selama 14 hari tidak bekerja. Selain itu ada 10 orang paramedis yang kontaknya tidak terlalu erat, itu harus diisolasi di ruang Tulip RSUD Subang,“ kata dr Maxi kepada wartawan.
Meskipun diisolasi semua perawat hingga saat ini masih tetap bekerja di rumah sakit, mereka di isolasi di ruang VIV , dan ruangan itu ditutup untuk pasien karena dikhususkan untuk isolasi tenaga perawat.
“Mengenai tenaga dokter selama ini belum ada yang diisolasi karena dokter, kalau tenaga dokter walaupun ada erat kaitannya dengan pasen yang sebelumnya tidak jujur , mereka selalu memakai alat pelindung diri saat memeriksa,” ucap dr.Maxi.
Lebih jauh dr Maxi dr Maxi mengungkapkan, warga Subang yang terkonfirmasi positif Corona atau Covid-19 dari hasil Swab bertambah satu orang dari sebelumnya 17 orang menjadi 18 orang. Hanya saja yang bersangkutan telah meninggal dengan jenis kelaminnya perempuan dan berusia 56 tahun meninggal tanggal 11 april 2020 di RS daerah Purwakarta.
Mereka yang positif 16 orang masih mendapat perawatan medis. Ada 9 orang diisolasi di RSUD Subang, 2 orang di rumah sakit luar Subang dan 5 yang isolasi mandiri karena sejak awal tidak dirawat di RSUD Subang .
Sedangkan yang mengisolasi diri di rumah kata dr Maxi ,” mereka cukup paham tentang perawatannya karena dari tenaga kesehatan. Sehingga mendapat rekomendasi untuk isolasi Mandiri di rumah. Kemudian yang dua orang lagi sama setelah melalui berbagai pertimbangan diperbolehkan untuk mengisolasi mandiri,” pungkasnya. (H. Yaman)
Editor : Dado
Dari Sekolah, BRI BO Sukabumi Dorong Pelajar Jadi Generasi Cerdas Finansial
BRI Region 9 Bandung Perkuat UMKM di Era AI, Dewi Hestiningrum Sari Raih Penghargaan
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
BRI Percepat Pembiayaan Sektor Produktif, KUR Tembus Rp84,36 Triliun Hingga Mei 2026
BRI Peduli Serahkan Ambulans ke Polres Kuningan, Perkuat Layanan Darurat untuk Masyarakat
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa