Gubernur Jawa Barat, M. Ridwan Kamil (kanan) memberikan bantuan sembako untuk distribusikan bantuan dengan menggunakan jasa ojek berbasis aplikasi daring atau ojek online dan pegawai Kantor Pos, Jalan Soekarno Hatta, Minggu (19/4/2020). Foto : Isitimewa.
BANDUNG,FORMASNEWS.COM- Sebanyak 4.668 Warga Kota Bandung mulai mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sebelum Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Bantuan sosial (Bansos) itu berupa uang tunai dan pangan senilai Rp 500.000 per Kepala Keluarga (kk) selama tiga bulan.
Rinciannya, bantuan tunai sebesar Rp 150.000 dan Rp 350.000 dalam bentuk 10 kilogram beras, 1 kilogram terigu, 1 kilogram gula pasir, 2 liter minyak goreng dan 2 kilogram telur. Bantuan akan diberikan tiga kali yaitu bulan April, Mei, dan Juni.
Penyaluran bantuan Pempov Jabar itu berkolaborasi dengan PT Pos Indonesia serta ojek online di Kantor Pos Sentral Bandung, Jalan Soekarno Hatta, Minggu (19/4/2020).
Para pegawai Pos dan ojek berbasis aplikasi daring atau ojek online siap siap mengantarkan bantuan sosial ke pada warga Bandung, Minggu (19/4/2020). Foto : Isitimewa.
Gubernur Jawa Barat, M. Ridwan Kamil menyampaikan, distribusi bantuan tersebut dilakukan menggunakan jasa ojek berbasis aplikasi daring atau ojek online (ojol) dan pegawai Kantor Pos. “Kali ini kita lakukan pengecekan serta persiapan untuk mengantarkan bantuan ini kepada warga Bandung,” bebernya.
Sedangkan Ketua Satgas Kantor SPP PT Pos Kota Bandung, Burhanudin menyampaikan, pendistribusian itu kuotanya berjumlah 4.668. “Ini akan distribusikan kepada penerima yang berhak. Kami akan mencacah sesuai dengan tahap sasaran. Kami kordinasi dengan Camat, lurah RT dan RW untuk memeriksa apakah yang bersangkutan itu ada atau tidak sesuai dengan alamatnya,” kata Burhanudin.
Burhanudin menjelaskan, bantuannya berupa beras, terigu, gula, minyak goreng, telor dan uang tunai. Polanya menggunakan jasa ojek berbasis aplikasi daring atau ojek online dan pegawai Kantor Pos. Para pengantar bantuan dari PT Pos berjumlah 138 orang dan dari Ojol 20 orang.
“Jadi dari Bulog, barangnya ditaruh di Kantor Pos, dari Kantor Pos dikirim oleh ojek online dan pegawai Pos, sampai ke rumah-rumah sesuai data. Untuk Ojol satu motor itu maksimal 3 paket bantuan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa diterima dan dimanfaatkan oleh warga Bandung,” katanya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandung, Eric M. Attauriq mengucapkan terima kasih atas bantuan yang akan disalurkan kepada warga Bandung itu. Ia akui dengan kolaborasi seperti itu, bisa meringankan warga Bandung untuk kebutuhan sehari-hari. “Alhamdulilah sebelum PSBB, bantuan pemprov Jabar sudah disalurkan,” katanya. (Yan)
Editor : Yat
Dari Sekolah, BRI BO Sukabumi Dorong Pelajar Jadi Generasi Cerdas Finansial
BRI Region 9 Bandung Perkuat UMKM di Era AI, Dewi Hestiningrum Sari Raih Penghargaan
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
BRI Percepat Pembiayaan Sektor Produktif, KUR Tembus Rp84,36 Triliun Hingga Mei 2026
BRI Peduli Serahkan Ambulans ke Polres Kuningan, Perkuat Layanan Darurat untuk Masyarakat
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa