Dirut PD Pasar Bermartabat, Herry Hermawan berbicara strategi saat PSBB di Kota Bandung siapkan SDM di pasar tradisional, untuk melayani belanja online, Kamis (16/4/2020). Foto : Istimewa.
BANDUNG,FORMASNEWS.COM – PD Pasar Bermartabat menyiapkan sejumlah skema layanan pembelian dalam jaringan atau online daring melalui telepon ke sejumlah pasar tradisional. Hal ini untuk menyambut pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan dilaksanakan Kota Bandung.
Direktur Utama PD Pasar Bermartabat Herry Hermawan menjelaskan, strategi pertama yakni dengan menambah jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) di pasar tradisional, dengan mengalihkan karyawan dari kantor pusat. Sehingga proses pembelanjaan bisa dilakukan lebih cepat.
“Kita mulai membenahi mekanisme dengan memperbaiki sistem awalnya dari proses pembelian, karena biasanya dilakukan oleh petugas unit pasar yang terbatas. Sehingga kita akan BKO kan tenaga karyawan pasar dari pusat ke pasar-pasar, jadi yang membelikannya akan lebih banyak jadi bisa segera packing lalu kirim,” kata Herry, Kamis (16/4/2020).
Dirut PD Pasar Bermartabat, Herry Hermawan sedang rapat mengatur strategi saat PSBB di Kota Bandung siapkan SDM di pasar tradisional, untuk melayani belanja online, Kamis (16/4/2020). Foto : Istimewa.
Selain menambah SDM, Herry juga terus berkoordinasi mengupayakan memperbanyak jaringan jasa pengiriman. Sehingga, pemesanan bisa segera sampai ke masyarakat tanpa harus menunggu pengirim dari PD Pasar Bermartabat.
“Kedua menambah jumlah pengirim. Pengirim bisa oleh tenaga harian lepas kita. Kalau tenaga harian lepas kita terbatas juga kita tambah dengan tenaga ojeg pangkalan di pasar. Kemudian teman-teman ojol juga akan kita maksimalkan dan terakhir dari pedagang sendiri ada yang menyiapkan tenaga pengantar,” terangnya.
Herry memaparkan saat ini tren pemesanan melalui jalur telepon ini terus mengalami peningkatan. Bahkan dalam satu hari bisa mencapai 50 orderan. Sejumlah pasar tradisional bahkan sampai kewalahan.
Sejak beroperasi 7 hari lalu, mencapai 4.000 transaksi di 23 pasar tradisional. Dengan minimal transaksi sebesar Rp 100.000. “Saat PSBB permintaan melalui jalur telepon mungkin bisa mencapai hingga dua kali lipat. Ditambah lagi, sekarang ini permintaan kebutuhan di luar pangan pun sudah mulai bermunculan,” katanya.
“Kemarin ada tuntutan ditambah komoditas lain, misalnya ada yang minta bantu belanja masker. Dengan belanja hotline akan lebih banyak variasi tidak hanya bahan pangan saja,” imbuhnya.
Untuk itu, sambung Herry, PD. Pasar Bermartabat juga ikut mematangkan persiapan guna mendukung pemberlakukan PSBB di Kota Bandung. Layanan daring ini juga mendapat dukungan dari pedagang yang dinilainya ikut terbantu dalam mendongkrak penjualan.
“Dari sisi pedagang suplainya tercukupi, tapi orang yang belinya tidak ada. Sehingga dengan hotline ini merupakan alternatif buat mereka untuk menghabiskan dagangannya, walaupun belum senormal seperti kemarin. Mereka merespon baik karena kita tidak memungut sepeserpun biaya karena service aja,” katanya. (Joni)
Editor : Yat
Dari Sekolah, BRI BO Sukabumi Dorong Pelajar Jadi Generasi Cerdas Finansial
BRI Region 9 Bandung Perkuat UMKM di Era AI, Dewi Hestiningrum Sari Raih Penghargaan
BRI Gandeng Taspen Tingkatkan Perlindungan dan Literasi Keuangan Pensiunan di Cirebon
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Wingdik 300/Teknik, Perkuat Layanan Kesehatan di Subang
BRI Perkuat Sinergi dengan TNI, Yonzipur 3/YW Terima Bantuan Ambulans untuk Layanan Kemanusiaan
BRI dan YBM BRILian Salurkan Survival Kit untuk Korban Kebakaran Kampung Adat di Sukabumi
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Kelas Inspirasi dan Bantuan Pendidikan di Subang
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
BRI Percepat Pembiayaan Sektor Produktif, KUR Tembus Rp84,36 Triliun Hingga Mei 2026
BRI Peduli Serahkan Ambulans ke Polres Kuningan, Perkuat Layanan Darurat untuk Masyarakat
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa