Camat Baregbeg Edi Muyana didampingi kepala UPTD Puskesmas Baregbeg Gorlia Bayu Rini, saat menijau keluarga Almarhum Ikin jabir di Dusun Saguling Kolot Desa Saguling Kecamatan Baregbeg, Senin (20/1/2020). Foto : Andra.
CIAMIS, FORMASNEWS.COM – Ikini Jabir (26), warga miskin yang sakit- sakitan dan tinggal dirumah yang gubug reyod Dusun Saguling Kolot RT 3 RW 6, Desa Saguling Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis. Ahirnya meninggal dunia setelah dibawa ke Rumah Sakit Al Arif Baregbeg oleh warga dan Pemerintah Desa setempat, Minggu (19/1/2020).
Ikin Jabir meninggal dunia di rumah tetanganya, karena rumah orang tuanya sedang diperbaiki oleh warga dengan cara gotong- royong, Ikin meninggal setelah menahan sakit yang dideritanya sejak beberapa bulan lalu, almarhum langsung dimakamkan pada hari itu juga dengan permintaan keluarganya.
“Ya Ikin Jabir telah meninggal dan dikuburkan, pada Minggu (19/1/2020) pagi, Ikin meninggal dunia setelah mengalami sakit yang cukup lama, sebelum meninggal, Ikin sempat dibawa ke RSU Al –Arif Baregbeg oleh warga dan pihak Pemerintah Desa,” ujar Adang Permana ketua RT setempat.
Dikatakan, Adang bahkan selama hidupnya, Ikin yang hanya tinggal berdua dengan orang tuanya dan tinggal dirumah kuramng layak huni itu, selalu mendapat perhatian dari warga sekitar baik untuk makan maupun perbaikan rumahnya.
“Kami dengan warga sudah berusaha untuk menolong Ikin, baik untuk makan maupun untuk perbaikan tempat tinggalnya, untuk membantu Ikin kami dengan warga selalu patungan, bahkan saat ini kami dengan warga dilingkungan RW 6, sedang melakukan perbaikan rumah orang tunya dengan cara gotong – royong,” jelasnya.
Sementra itu, menurut kepala Desa Saguling, Otong Ogih, Ikin Jabir dan orang tuanya memiliki kartu kesehatan dari pemerintah, bahkan Ikin dan orang tuanya selama ini sudah menjadi perhatian penuh, baik dari pemerintah Desa maupun dari pihak Puskesmas Baregbeg, sehingga keluarga Ikin tidak diterlantarakan oleh Pemerintah.
“Kami pihak pemerintah Desa selalu memantau dan memberikan bantuan pada keluaraga Ikin, baik bantuan kesehatan maupun bantuan untuk kebutuhan hidupnya. Namun karena kondisi yang bersangukan mengalami ganguan jiwa, sehingga cukup sulit untuk diarahkan,” jelasnya.
Disampikan kepala UPTD Puskesmas Baregbeg, Gorlia Bayu Rini, pasien Ikin sudah terpapar kesehatan sejak dia pulang dari merantau, malahan pada tanggal 14 Januari 2020 lalu yang bersangkutan berobat ke Pustu dusun setempat, dengan diantar oleh kepala dusun setempat.
“Pada saat itu kami sudah melakukan cek fisik kepada Ikin, kami menyarankan kepada keluarga untuk dirujuk ke RS, maksudnya agar memperoleh perawatan lanjutan, seperti cek Lab, siapa tau ada penyakit. Tapai pada saat itu keluarga belum mengijinkan, terlebih Ikin dan ibunya mengalami ganguan jiwa,” jelasanya. (Andra).
Editor : Yat
Mahasiswa Unpad Diajak Membaca Arah Industri Perbankan di Tengah Disrupsi AI dan Fintech
Kolaborasi BRI dan Yayasan di Cirebon Perkuat Layanan Kemanusiaan Berbasis Komunitas
Rajutan UMKM Tasikmalaya Tembus Italia, BRI Dukung Permodalan Lewat KUR
BRILIANPRENEUR BRI Cetak UMKM Go Global, Restu Mande Tembus Forum Ekonomi Dunia
BRIncubator 2026 Dibuka, Ini Cara dan Syarat UMKM Jawa Barat Ikut Program BRI
Layanan Safe Deposit Box BRI Bandung Jadi Pilihan Nasabah Lindungi Aset Berharga
Yayasan Bandung Cinta Damai Terima Ambulans dari BRI untuk Perkuat Layanan Sosial Kesehatan
Insan Pers Turun Tangan, PWI Jabar dan BRI Bandung Salurkan Sembako untuk Warga
Ancaman Siber Mengintai Jelang Lebaran, BRI Ajak Nasabah Tingkatkan Literasi Keamanan Digital
Libatkan Pesantren dan Yayasan, BRI Region 9 Bandung Perkuat Distribusi Bantuan Sembako
Komisi A DPRD Kota Bandung, Mamfaatkan Regulasi JPO Bisa Hasilkan PAD
Bapenda Kabupaten Bogor Lakukan Pelayanan Pajak Online
PPKM Darurat Diperpanjang, Pemkot Berikan Relaksasi Sejumlah Kebijakan
Kolabor-Aksi Kemenparekraf dengan Sepuluh Kepala Daerah
Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden, untuk Bendung Lonjakan Kasus Covid-19
Copyright ©2017 FormasNews.com - Bersatu Membangun Bangsa